Ad Placeholder Image

Sakit Pinggang Belakang Disertai Demam? Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Kenapa Sakit Pinggang Belakang Disertai Demam?

Sakit Pinggang Belakang Disertai Demam? Ini PenyebabnyaSakit Pinggang Belakang Disertai Demam? Ini Penyebabnya

Apa Itu Sakit Pinggang Belakang Disertai Demam?

Sakit pinggang belakang disertai demam merupakan kombinasi gejala yang seringkali mengindikasikan adanya infeksi di dalam tubuh. Demam adalah respons alami tubuh terhadap patogen seperti bakteri atau virus, sementara nyeri pinggang bisa berasal dari berbagai organ di area punggung bawah.

Kondisi ini tidak boleh dianggap remeh karena dapat menjadi tanda penyakit serius yang memerlukan penanganan medis segera.

Penyebab Utama Sakit Pinggang Belakang Disertai Demam

Gejala sakit pinggang belakang yang bersamaan dengan demam umumnya menandakan adanya infeksi atau peradangan. Penting untuk mengetahui berbagai kemungkinan penyebab agar bisa mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Infeksi Ginjal (Pielonefritis) dan Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Ini adalah salah satu penyebab paling umum dari sakit pinggang belakang disertai demam. Infeksi ginjal (pielonefritis) seringkali berawal dari infeksi bakteri pada saluran kemih bagian bawah (ISK) yang kemudian menyebar naik ke ginjal.

Gejala yang menyertai bisa meliputi demam tinggi, nyeri tajam di pinggang atau punggung bawah, nyeri saat buang air kecil, sering buang air kecil, mual, muntah, serta urine yang keruh atau kadang berdarah.

Demam Berdarah Dengue (DBD)

DBD, yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk, dapat menyebabkan demam tinggi secara mendadak. Rasa nyeri bisa muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk pinggang, sendi, dan otot.

Gejala lain meliputi ruam merah, sakit kepala berat, nyeri di belakang mata, mual, dan muntah. Pada kasus parah, DBD dapat menyebabkan pendarahan dan syok.

Tifus (Demam Tifoid)

Tifus adalah infeksi bakteri Salmonella typhi yang menyerang saluran pencernaan. Gejala utama adalah demam tinggi yang meningkat secara bertahap, sakit kepala, lemah, nafsu makan menurun, serta nyeri perut yang bisa menjalar ke pinggang.

Konstipasi atau diare juga sering terjadi pada penderita tifus.

Gastroenteritis (Infeksi Pencernaan)

Infeksi pada saluran pencernaan yang biasa disebut flu perut atau gastroenteritis, dapat menyebabkan demam, mual, muntah, diare, dan kram perut. Nyeri perut atau kram ini kadang bisa dirasakan hingga ke area pinggang belakang.

Penyebabnya umumnya virus, bakteri, atau parasit dari makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Peradangan Organ Internal Lain

Beberapa kondisi peradangan pada organ di sekitar area perut atau pinggang juga bisa memicu gejala ini:

  • Kolesistitis (Peradangan Kantong Empedu): Nyeri perut kanan atas yang bisa menjalar ke punggung atau pinggang, disertai demam, mual, dan muntah.
  • Pankreatitis (Peradangan Pankreas): Nyeri hebat di perut bagian atas yang menjalar ke punggung, disertai demam, mual, muntah, dan detak jantung cepat.
  • Apendisitis (Radang Usus Buntu) atau Divertikulitis (Radang Divertikula Usus Besar): Meskipun nyeri utamanya di perut, peradangan hebat dapat memicu nyeri tumpang tindih ke area pinggang, ditambah demam.

Cedera Otot Parah

Meskipun lebih jarang, cedera otot parah pada punggung bawah yang menyebabkan kerusakan jaringan signifikan juga dapat memicu respons peradangan sistemik yang ditandai dengan demam.

Ini biasanya disertai nyeri lokal yang sangat intens dan terbatas pada area cedera.

Kapan Harus Segera Mencari Pertolongan Medis?

Penting untuk segera mencari bantuan medis jika sakit pinggang belakang disertai demam disertai dengan gejala berikut:

  • Demam tinggi (di atas 38,5°C) yang tidak kunjung turun.
  • Nyeri hebat yang tidak mereda atau semakin parah.
  • Sulit buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, atau perubahan warna/bau urine.
  • Mual dan muntah yang parah.
  • Menggigil.
  • Adanya darah dalam urine atau tinja.
  • Kelemahan atau kesulitan berjalan.

Langkah Penanganan Awal dan Pencegahan

Saat mengalami sakit pinggang belakang disertai demam, beberapa langkah awal bisa dilakukan sambil menunggu pemeriksaan dokter. Hal ini termasuk beristirahat total, minum cukup cairan untuk mencegah dehidrasi, dan menghindari aktivitas fisik berat.

Pencegahan meliputi menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan dan minuman yang bersih dan matang, serta segera mengatasi infeksi saluran kemih ringan agar tidak menyebar. Pastikan juga mendapatkan vaksinasi yang diperlukan dan hindari kontak dengan penderita penyakit menular.

Konsultasi Medis di Halodoc untuk Sakit Pinggang Disertai Demam

Sakit pinggang belakang disertai demam adalah gejala yang memerlukan perhatian serius dan diagnosis akurat dari tenaga medis profesional. Mengabaikan gejala ini dapat berujung pada komplikasi yang lebih serius.

Jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Melalui aplikasi Halodoc, dapat terhubung langsung dengan dokter spesialis untuk mendapatkan diagnosis, saran, dan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan.