Ad Placeholder Image

Sakit Tenggorokan Sebelah Kanan Saat Menelan? Pahami!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Tenggorokan Sakit Kanan Saat Menelan: Ini Biang Keroknya

Sakit Tenggorokan Sebelah Kanan Saat Menelan? Pahami!Sakit Tenggorokan Sebelah Kanan Saat Menelan? Pahami!

Kenapa Tenggorokan Sakit Saat Menelan Sebelah Kanan? Ini Penjelasannya

Sakit tenggorokan sebelah kanan saat menelan seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman dan kekhawatiran. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi umum hingga iritasi tertentu. Memahami penyebabnya penting untuk penanganan yang tepat.

Secara umum, nyeri tenggorokan di salah satu sisi saat menelan seringkali berkaitan dengan peradangan lokal. Ini bisa diakibatkan oleh infeksi virus atau bakteri, radang amandel, hingga masalah pencernaan seperti asam lambung naik. Identifikasi gejala lain yang menyertai dapat membantu menentukan penyebab pasti.

Apa itu Sakit Tenggorokan Sebelah Kanan?

Sakit tenggorokan sebelah kanan merujuk pada rasa nyeri, tidak nyaman, atau sensasi mengganjal yang terfokus pada sisi kanan tenggorokan, terutama saat menelan. Kondisi ini berbeda dari sakit tenggorokan yang terasa di seluruh area tenggorokan. Nyeri unilateral (satu sisi) ini sering menjadi petunjuk adanya masalah lokal di area tersebut.

Rasa sakit dapat bervariasi dari ringan hingga berat, dan bisa disertai gejala lain seperti pembengkakan, kesulitan menelan makanan padat, atau bahkan demam. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan jika gejala tidak membaik dalam beberapa hari.

Penyebab Kenapa Tenggorokan Sakit Saat Menelan Sebelah Kanan

Berbagai kondisi medis dapat memicu sakit tenggorokan sebelah kanan. Pemahaman tentang penyebab ini membantu dalam menentukan langkah penanganan yang sesuai.

  • Infeksi Virus atau Bakteri

    Infeksi merupakan penyebab paling umum dari sakit tenggorokan. Virus seperti flu, pilek, mononukleosis, atau bahkan COVID-19 dapat menyebabkan peradangan pada faring (faringitis) atau amandel (tonsilitis). Peradangan ini kadang terfokus pada satu sisi, menimbulkan nyeri saat menelan di sebelah kanan.

  • Radang Amandel (Tonsilitis)

    Amandel adalah dua kelenjar kecil di bagian belakang tenggorokan. Ketika amandel mengalami peradangan, kondisi ini disebut tonsilitis. Amandel yang meradang bisa membengkak di salah satu sisi saja, misalnya amandel kanan, sehingga menyebabkan nyeri tajam saat menelan di sisi tersebut. Umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.

  • Penyakit Refluks Gastroesofageal (GERD)

    GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan, kadang mencapai tenggorokan. Asam lambung yang naik dapat mengiritasi lapisan tenggorokan. Iritasi ini bisa terjadi pada satu sisi, memicu rasa perih atau nyeri di tenggorokan sebelah kanan saat menelan, terutama setelah makan atau saat berbaring.

  • Sariawan atau Luka di Mulut

    Sariawan atau luka kecil di dalam mulut, terutama di area dekat tenggorokan atau pada pipi bagian dalam di sisi kanan, dapat menyebabkan rasa nyeri yang menjalar ke tenggorokan saat menelan. Ini termasuk luka akibat trauma ringan atau infeksi jamur.

  • Infeksi Gigi atau Abses Gigi

    Infeksi serius pada gigi di rahang kanan atas atau bawah, terutama gigi geraham, dapat menyebar dan menyebabkan nyeri di area tenggorokan. Abses gigi, yaitu kumpulan nanah akibat infeksi bakteri, juga bisa memicu pembengkakan dan nyeri yang menjalar ke tenggorokan sebelah kanan.

  • Iritasi Pita Suara (Laringitis)

    Iritasi atau peradangan pada pita suara (laringitis) terkadang dapat menyebabkan sensasi nyeri yang terasa hingga ke salah satu sisi tenggorokan. Ini biasanya terjadi akibat penggunaan suara berlebihan, infeksi virus, atau paparan iritan.

  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

    Kelenjar getah bening yang terletak di leher kanan dapat membengkak sebagai respons terhadap infeksi di area kepala atau leher. Pembengkakan ini bisa menekan saraf atau jaringan di sekitarnya, menimbulkan nyeri yang terasa di tenggorokan sebelah kanan, terutama saat menelan atau memutar kepala.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sakit tenggorokan seringkali membaik dengan sendirinya, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis profesional. Konsultasi dokter dianjurkan jika sakit tenggorokan sebelah kanan berlangsung lebih dari tiga hari.

Selain itu, segera cari pertolongan medis apabila nyeri disertai dengan demam tinggi, kesulitan bernapas, kesulitan menelan air liur, muncul ruam, suara serak yang parah, atau jika ada pembengkakan kelenjar getah bening yang sangat nyeri.

Langkah Penanganan Awal

Untuk meredakan nyeri tenggorokan sementara, beberapa langkah dapat dilakukan. Berkumur dengan air garam hangat beberapa kali sehari dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri.

Mengonsumsi cairan hangat seperti teh herbal dengan madu atau sup ayam juga bisa memberikan kenyamanan. Hindari makanan pedas, asam, atau keras yang dapat memperparah iritasi. Pastikan juga tubuh mendapatkan istirahat yang cukup untuk mendukung proses penyembuhan.

Pencegahan Sakit Tenggorokan

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi risiko sakit tenggorokan.

  • Mencuci tangan secara teratur, terutama setelah batuk, bersin, atau dari tempat umum.
  • Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit.
  • Tidak berbagi alat makan atau minum dengan orang lain.
  • Berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok.
  • Menjaga kelembapan udara di ruangan, terutama saat tidur.
  • Menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih yang cukup.
  • Mengelola stres dengan baik.

Jika nyeri tenggorokan sebelah kanan saat menelan tidak kunjung membaik atau disertai gejala yang mengkhawatirkan, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Melalui aplikasi Halodoc, dapat menghubungi dokter terpercaya untuk mendapatkan diagnosis dan rencana penanganan yang tepat sesuai kondisi.