Advertisement

Salah Satu Fungsi Plasenta adalah Memberi Nutrisi, Apa Lagi Perannya?

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Enrico Hervianto SpOG   04 September 2025

Salah satu fungsi plasenta adalah memberi nutrisi, oksigen, dan perlindungan penting bagi janin.

Salah Satu Fungsi Plasenta adalah Memberi Nutrisi, Apa Lagi Perannya?Salah Satu Fungsi Plasenta adalah Memberi Nutrisi, Apa Lagi Perannya?

DAFTAR ISI


Kehamilan adalah perjalanan luar biasa yang hanya bisa terjadi karena adanya organ penting bernama plasenta.

Organ ini terbentuk di awal kehamilan dan terus berkembang seiring pertumbuhan janin. Banyak calon ibu mungkin bertanya-tanya, sebenarnya apa fungsi plasenta?

Nah, menariknya, salah satu fungsi plasenta adalah memastikan janin mendapat suplai nutrisi dan oksigen agar bisa tumbuh sehat. Tanpa plasenta, kehamilan tidak bisa berjalan dengan normal.

Apa Itu Plasenta?

Plasenta adalah organ sementara yang terbentuk di dalam rahim selama kehamilan. Bentuknya mirip cakram, melekat pada dinding rahim, dan terhubung ke janin melalui tali pusat.

Plasenta mulai berkembang sejak minggu ketiga kehamilan dan berfungsi penuh sekitar trimester kedua.

Organ ini bukan hanya “jembatan” antara ibu dan janin, tapi juga sistem perlindungan yang sangat kompleks.

Jadi, kalau ibu mendengar bahwa salah satu fungsi plasenta adalah melindungi janin, itu memang benar adanya.

Apa Saja Fungsi Plasenta?

Ada banyak fungsi penting dari plasenta, dan semuanya saling terkait. Berikut penjelasan lengkapnya:

  1. Memberi nutrisi
    Salah satu fungsi plasenta adalah mengantarkan nutrisi dari ibu ke janin, seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral.
  2. Menyuplai oksigen
    Plasenta menyalurkan oksigen ke janin sekaligus membuang karbon dioksida keluar melalui darah ibu.
  3. Produksi hormon
    Plasenta menghasilkan hormon penting, seperti hCG, progesteron, dan estrogen untuk menjaga kehamilan tetap stabil.
  4. Perlindungan dari infeksi
    Plasenta membantu melindungi janin dari sebagian besar bakteri dan infeksi yang berbahaya.
  5. Pembuangan limbah
    Produk sisa metabolisme janin dikeluarkan melalui plasenta agar tidak menumpuk di tubuh janin.

Dengan kata lain, salah satu fungsi plasenta adalah menjaga keseimbangan seluruh sistem kehidupan janin di dalam rahim.

Bagaimana Cara Kerja Plasenta?

Plasenta bekerja melalui sirkulasi darah. Darah ibu mengalir melalui ruang di dalam plasenta, sedangkan darah janin mengalir di pembuluh tali pusat.

Kedua darah ini tidak bercampur langsung, tetapi pertukaran nutrisi, oksigen, dan limbah tetap terjadi melalui membran khusus.

Misalnya, ketika ibu makan makanan sehat, nutrisi tersebut masuk ke aliran darah dan dibawa ke plasenta. Dari sini, nutrisi itu masuk ke janin lewat tali pusat.

Jadi benar, salah satu fungsi plasenta adalah memastikan makanan yang ibu konsumsi sampai ke si Kecil.

Apa Perbedaan Plasenta Normal dan Tidak Normal?

Tidak semua plasenta berkembang sempurna. Ada beberapa kondisi medis terkait plasenta yang bisa berisiko bagi kehamilan, antara lain:

  • Plasenta previa: plasenta menutupi jalan lahir sehingga bisa menyebabkan perdarahan.
  • Solusio plasenta: plasenta terlepas terlalu cepat dari rahim, membahayakan ibu dan janin.
  • Plasenta akreta: plasenta menempel terlalu dalam di dinding rahim dan sulit lepas setelah persalinan.

Dalam kasus seperti ini, salah satu fungsi plasenta adalah yang seharusnya mendukung kehamilan, bisa terganggu sehingga perlu pemantauan ketat oleh dokter.

Jika punya keluhan atau informasi lebih lanjut seputar kehamilan, Ini Pilihan Dokter Kandungan di Halodoc yang Bisa Dihubungi.

Tips Menjaga Kesehatan Plasenta Selama Kehamilan

Ibu bisa melakukan beberapa langkah agar plasenta tetap sehat dan berfungsi optimal:

  • Konsumsi makanan bergizi: perbanyak buah, sayur, protein, dan biji-bijian.
  • Hindari rokok dan alkohol: keduanya bisa merusak aliran darah ke plasenta.
  • Kontrol tekanan darah: hipertensi bisa meningkatkan risiko gangguan plasenta.
  • Rutin cek kehamilan: dengan USG, dokter bisa memantau posisi dan kondisi plasenta.
  • Cukup istirahat dan kelola stres: gaya hidup sehat sangat berpengaruh pada fungsi plasenta.

Tips ini penting karena salah satu fungsi plasenta adalah memastikan janin tumbuh dalam kondisi terbaik.

Ketahui lebih dalam seputar Kehamilan – Tanda Awal, Trimester, dan Perawatannya berikut ini.

Hubungi Dokter Ini untuk Tips Kehamilan di Trimester Awal

Pada fase trimester awal, ibu hamil biasanya mengalami perubahan fisik maupun emosional, seperti mual, muntah, perubahan suasana hati, hingga rasa lelah berlebih. 

Untuk memastikan kondisi tetap sehat dan mendapatkan tips kehamilan yang tepat, segera hubungi dokter di Halodoc.

Berikut beberapa dokter yang bisa kamu hubungi di Halodoc:

  • dr. Marsell Phang, Sp.OG: Dokter spesialis kandungan dan kehamilan dengan pengalaman 12 tahun, lulusan Universitas Sam Ratulangi (2018). Kini praktik di Gresik, Jawa Timur, tercatat sebagai anggota POGI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Lucia Leonie, Sp.OG: Dokter spesialis kandungan dan kehamilan dengan pengalaman 13 tahun, lulusan Universitas Hasanuddin (2017). Kini praktik di Makassar, Sulawesi Selatan, tercatat sebagai anggota POGI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Fitria Angela Umar, Sp.OG: Dokter spesialis kandungan dan kehamilan dengan pengalaman 8 tahun, lulusan Universitas Sam Ratulangi (2022). Kini praktik di Makassar, Sulawesi Selatan, tercatat sebagai anggota POGI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Itulah dokter yang siap memberikan konsultasi serta tips terkait kehamilan di trimester awal agar ibu tetap sehat, nyaman, dan tenang menjalani masa kehamilan.

Dengan Halodoc, konsultasi bisa dilakukan secara mudah, aman, dan praktis tanpa harus keluar rumah.Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Kesimpulan

Singkatnya, salah satu fungsi plasenta adalah memberikan nutrisi, oksigen, dan perlindungan untuk janin sepanjang kehamilan.

Plasenta juga memproduksi hormon penting yang menjaga kehamilan tetap stabil. Tanpa plasenta, perkembangan janin tidak bisa berlangsung normal.

Kalau ibu sedang hamil atau berencana hamil, penting untuk menjaga kesehatan plasenta dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin.

Bila ada keluhan seperti perdarahan atau nyeri hebat, segera konsultasi dengan dokter spesialis kandungan di Halodoc agar ibu dan Si Kecil tetap sehat.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Placenta: How it Works, What’s Normal.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Placenta: Overview, Anatomy, Function & Complications.
American Pregnancy Association. Diakses pada 2025. Fetal Life-Support System American Pregnancy Association.