Sariawan Berapa Lama Sembuhnya? Minor & Mayor Beda!

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Sariawan yang Ampuh
- Cara Alami Mempercepat Penyembuhan
- Studi Mengenai Durasi Penyembuhan Sariawan
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Sariawan atau dalam istilah medis disebut sebagai stomatitis aphtosa adalah luka kecil dangkal yang muncul di dalam mulut, seperti di bibir bagian dalam, pipi dalam, gusi, hingga lidah. Meski ukurannya kecil, rasa perih yang ditimbulkan sering kali membuat kita kesulitan untuk makan, minum, atau bahkan berbicara. Kondisi ini sangat umum terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Ketika mengalami kondisi ini, pertanyaan yang paling sering muncul adalah berapa hari sariawan sembuh dengan sendirinya? Jawabannya sangat bergantung pada jenis sariawan yang kamu alami. Untuk sariawan minor (ukuran kurang dari 1 cm), umumnya akan sembuh sendiri dalam waktu 7 hingga 14 hari tanpa meninggalkan bekas luka. Namun, jika kamu mengalami sariawan mayor yang ukurannya lebih besar dan lebih dalam, proses penyembuhannya bisa memakan waktu hingga 6 minggu dan berpotensi meninggalkan jaringan parut.
Meskipun mayoritas sariawan dapat sembuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu, menahan rasa perih selama berminggu-minggu tentu sangat mengganggu kualitas hidup dan asupan nutrisi harian. Oleh karena itu, menggunakan obat sariawan yang tepat sangat direkomendasikan untuk meredakan nyeri secara cepat, mencegah infeksi sekunder, dan mempercepat proses regenerasi jaringan kulit di dalam mulut.
Nah, mau tahu apa saja pilihan obat sariawan yang aman, mudah didapat, dan efektif? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Obat Sariawan yang Ampuh
Untuk membantu mempercepat durasi penyembuhan dan meredakan rasa perih, ada berbagai pilihan produk kesehatan mulai dari gel pelindung, obat kumur antiseptik, hingga suplemen vitamin. Berikut adalah rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan secara mandiri di rumah:
1. Aloclair Plus Gel 8 ml
Aloclair Plus Gel adalah produk perawatan mulut yang diformulasikan khusus untuk mengatasi sariawan dan luka pada mukosa mulut. Produk ini mengandung ekstrak Aloe vera (lidah buaya) dan sodium hyaluronate. Cara kerja obat ini sangat unik, yaitu dengan membentuk selaput pelindung (film) di atas luka sariawan, sehingga ujung saraf yang terbuka tidak langsung bersentuhan dengan makanan, minuman, atau air liur.
Manfaat utama dari Aloclair Plus Gel adalah meredakan nyeri sariawan dalam hitungan menit dan membantu mempercepat penyembuhan jaringan mukosa secara alami tanpa menimbulkan rasa perih saat diaplikasikan, karena tidak mengandung alkohol.
Dosis dan aturan pakai:
- Keluarkan 1-2 tetes gel secukupnya hingga menutupi seluruh area sariawan atau lesi di mulut.
- Gunakan 3-4 kali sehari, atau sesuai kebutuhan.
- Hindari menyentuh luka dengan ujung tube. Jangan makan atau minum minimal 1 jam setelah pengaplikasian agar gel dapat bekerja maksimal.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Aloclair Plus Gel 8 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Enkasari Herbal 120 ml
Enkasari Herbal merupakan obat kumur dan telan berbahan dasar herbal alami yang sudah lama dipercaya masyarakat Indonesia untuk mengatasi sariawan dan bau mulut. Produk ini mengandung ekstrak daun saga, ekstrak daun sirih, dan ekstrak akar manis (licorice).
Daun saga dan akar manis memiliki sifat antiinflamasi (anti-peradangan) yang membantu mengempiskan pembengkakan pada sariawan, sementara daun sirih bertindak sebagai antiseptik alami yang membunuh bakteri penyebab infeksi dan bau mulut, sehingga penyembuhan sariawan menjadi lebih cepat.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 3 gelas takar (15 ml), diminum/dikumur 3-4 kali sehari.
- Anak-anak di atas 5 tahun: 1 gelas takar (5 ml), diminum/dikumur 2 kali sehari.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enkasari Herbal 120 ml di Toko Kesehatan Halodoc
3. Kuldon Sariawan 4 Tablet
Jika kamu lebih menyukai pengobatan dari dalam berupa tablet, Kuldon Sariawan bisa menjadi pilihan yang tepat. Tablet herbal ini mengandung kombinasi bahan alami seperti daun saga (Abrus precatorius), herba timi, bunga krisan, dan akar alang-alang.
Manfaat dari Kuldon Sariawan adalah untuk membantu meredakan panas dalam yang sering kali menjadi pemicu utama munculnya sariawan. Selain itu, kandungan herbalnya membantu meredakan peradangan pada tenggorokan, melancarkan buang air besar, dan menyegarkan mulut.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 2 tablet, diminum 3 kali sehari.
- Anak-anak: 1 tablet, diminum 3 kali sehari.
- Tablet dapat dikunyah atau ditelan langsung dengan air putih.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Kuldon Sariawan 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Sariawan yang Sering Tidak Disadari
- Trauma ringan pada mulut: Tidak sengaja menggigit pipi bagian dalam, menyikat gigi terlalu keras, atau gesekan dari kawat gigi (behel).
- Makanan tertentu: Mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, asam (seperti nanas atau jeruk), atau makanan bertekstur kasar dan tajam.
- Bahan kimia pasta gigi: Reaksi sensitif terhadap kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang sering terdapat pada pasta gigi atau obat kumur.
- Kondisi psikologis dan hormon: Stres tinggi, kurang tidur, hingga perubahan hormon saat menstruasi pada wanita.
4. Betadine Obat Kumur 190 ml
Betadine Obat Kumur adalah cairan antiseptik rongga mulut dengan kandungan bahan aktif Povidone-Iodine 1%. Obat ini bekerja dengan cara merusak sel bakteri, virus, dan jamur yang ada di dalam rongga mulut dan tenggorokan. Penggunaan antiseptik ini mencegah sariawan mengalami infeksi yang lebih parah.
Selain mempercepat durasi penyembuhan sariawan, obat kumur ini sangat efektif untuk mengatasi masalah gusi bengkak, sakit tenggorokan, dan napas tidak sedap.
Dosis dan aturan pakai:
- Tuangkan sebanyak 15 ml (sesuai tutup botol takar).
- Kumur-kumur selama 30-60 detik. Pastikan cairan mencapai bagian belakang tenggorokan.
- Gunakan 3-5 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Betadine Obat Kumur 190 ml di Toko Kesehatan Halodoc
5. Enervon-C Multivitamin 30 Tablet
Sering kali, sariawan yang kunjung sembuh atau sering kambuh merupakan tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang menurun atau tubuh kekurangan nutrisi esensial. Enervon-C Multivitamin mengandung Vitamin C 500 mg, Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12).
Vitamin C berperan sangat penting dalam sintesis kolagen, yang merupakan protein utama untuk memperbaiki jaringan kulit dan mukosa yang rusak akibat sariawan. Sementara itu, Vitamin B Kompleks membantu metabolisme energi dan memperbaiki saraf di area sekitar luka. Mengonsumsi multivitamin ini akan mempercepat perbaikan sel dan mencegah sariawan datang kembali.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet sehari, diminum setelah makan untuk menghindari rasa tidak nyaman di lambung.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enervon-C Multivitamin 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mempercepat Penyembuhan Sariawan
1. Berkumur dengan Air Garam
Garam memiliki sifat osmotik yang dapat menarik cairan dari jaringan yang bengkak, sehingga membantu mengurangi peradangan. Campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu kumur selama 15-30 detik. Lakukan ini 2 hingga 3 kali sehari setelah makan.
2. Hindari Makanan Iritan
Selama sariawan belum sembuh, sangat disarankan untuk menghindari makanan pedas, asam, bersuhu terlalu panas, dan bertekstur keras seperti keripik. Makanan-makanan ini dapat mengiritasi luka yang terbuka dan membuat sariawan tak kunjung sembuh.
Studi Mengenai Durasi Penyembuhan Sariawan
Journal of Oral Pathology & Medicine menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan agen topikal seperti hyaluronic acid (asam hialuronat) secara signifikan dapat memangkas durasi penyembuhan recurrent aphthous stomatitis (sariawan berulang).
Dalam studi tersebut, pasien yang diaplikasikan gel pelindung mukosa melaporkan penurunan intensitas nyeri secara instan. Durasi penyembuhan sariawan yang biasanya memakan waktu hingga 10-14 hari, dapat dipersingkat menjadi 5-7 hari karena luka terhindar dari gesekan dan paparan bakteri di dalam rongga mulut.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Apabila sariawan yang kamu alami tidak membaik setelah lebih dari 3 minggu, ukurannya terus membesar, memerah parah, hingga disertai demam tinggi, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Canker sore – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Canker Sores: Causes, Symptoms & Treatment.
National Library of Medicine (PubMed). Diakses pada 2024. Management of recurrent aphthous stomatitis.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Sariawan: Penyebab dan Cara Mengatasinya.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Oral Health.
FAQ
1. Berapa hari sariawan sembuh tanpa diobati?
Pada kondisi normal dan untuk jenis sariawan minor, luka biasanya akan menutup dan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7 hingga 14 hari, meskipun tanpa pengobatan khusus.
2. Apakah sariawan itu menular?
Tidak. Berbeda dengan luka lepuh akibat virus herpes (cold sores) yang muncul di luar bibir, sariawan (stomatitis aphtosa) yang muncul di bagian dalam mulut tidak disebabkan oleh virus menular. Kamu tidak akan menularkan sariawan melalui ciuman atau berbagi alat makan.
3. Mengapa saya sangat sering mengalami sariawan?
Sariawan yang sering kambuh bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari stres kronis, kekurangan vitamin B12, zat besi, folat, atau zink. Selain itu, sistem kekebalan tubuh yang sedang menurun juga membuat seseorang lebih rentan mengalami sariawan berulang.
4. Bolehkah memecahkan atau menusuk sariawan?
Sangat tidak disarankan. Mengorek, menusuk, atau mencoba mengelupas lapisan putih pada sariawan justru akan memperparah peradangan, memperbesar ukuran luka, meningkatkan risiko infeksi bakteri, dan memperlama waktu penyembuhan.



