Ad Placeholder Image

Sariawan Berdarah? Tenang, Ini 5 Cara Jitu Obatinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 Februari 2026

Sariawan Berdarah Bikin Cemas? Ini Penyebab dan Solusinya

Sariawan Berdarah? Tenang, Ini 5 Cara Jitu ObatinyaSariawan Berdarah? Tenang, Ini 5 Cara Jitu Obatinya

Apa Itu Sariawan Berdarah dan Penyebabnya?

Sariawan adalah luka atau lesi terbuka yang terbentuk di jaringan lunak di dalam mulut, seperti bibir, pipi bagian dalam, atau lidah. Kondisi ini umumnya menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman. Sariawan dapat disebut sariawan berdarah ketika luka terbuka tersebut mengalami pecahnya pembuluh darah kecil, yang menyebabkan terjadinya perdarahan. Perdarahan ini biasanya ringan, namun dapat menimbulkan kekhawatiran dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Memahami penyebab sariawan berdarah menjadi langkah penting untuk penanganan yang tepat dan pencegahan kekambuhan. Berbagai faktor dapat memicu timbulnya luka sariawan yang kemudian berdarah.

Penyebab Umum Sariawan Berdarah

Sariawan yang berdarah seringkali merupakan indikasi bahwa luka sariawan tersebut meradang atau mengalami iritasi lebih lanjut. Beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan sariawan berdarah meliputi:

  • Trauma Fisik

    Luka di mulut yang mudah berdarah seringkali disebabkan oleh trauma. Contoh trauma fisik meliputi menggosok gigi terlalu keras dengan sikat gigi yang kaku, tergigit tak sengaja saat makan atau berbicara, atau gesekan dari makanan keras dan tajam seperti keripik atau tulang. Penggunaan alat ortodontik yang tidak pas juga dapat menyebabkan iritasi kronis.

  • Kekurangan Nutrisi

    Defisiensi atau kekurangan nutrisi tertentu dapat melemahkan daya tahan jaringan mulut, membuatnya lebih rentan terhadap luka dan perdarahan. Kekurangan vitamin C, vitamin B12, zat besi, atau asam folat adalah beberapa nutrisi penting yang berpengaruh pada kesehatan mukosa mulut dan pembekuan darah.

  • Infeksi

    Sariawan dapat menjadi pintu masuk bagi infeksi. Infeksi jamur (seperti kandidiasis oral), bakteri, atau virus (seperti virus herpes simpleks) dapat memperburuk kondisi sariawan, menyebabkan peradangan hebat dan memicu perdarahan.

  • Kondisi Kesehatan Tertentu

    Beberapa kondisi medis dapat meningkatkan risiko sariawan berdarah. Sistem kekebalan tubuh yang lemah, gangguan hormon, penyakit autoimun seperti penyakit Crohn, atau kondisi yang memengaruhi pembekuan darah seperti trombosit rendah (misalnya akibat demam berdarah), dapat menyebabkan sariawan lebih mudah berdarah dan sulit sembuh.

  • Kebiasaan Tertentu

    Gaya hidup juga turut berperan. Merokok dapat mengiritasi jaringan mulut dan menghambat penyembuhan luka. Konsumsi alkohol berlebihan dapat mengeringkan mulut dan menyebabkan iritasi. Stres juga diketahui dapat memicu kambuhnya sariawan dan memperlambat proses penyembuhan.

Cara Mengatasi Sariawan Berdarah di Rumah

Penanganan sariawan berdarah di rumah bertujuan untuk meredakan nyeri, mengurangi peradangan, dan mempercepat proses penyembuhan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Kompres Dingin

    Gunakan es batu yang dibungkus kain bersih atau kompres kain dingin pada area sariawan untuk membantu mengurangi pembengkakan, meredakan nyeri, dan menghentikan perdarahan ringan.

  • Jaga Kebersihan Mulut

    Pastikan kebersihan mulut tetap terjaga. Sikat gigi dengan lembut dua kali sehari menggunakan sikat gigi berbulu halus. Gunakan benang gigi secara hati-hati, dan kumur dengan air garam hangat untuk membantu membersihkan luka dan mencegah infeksi.

  • Hindari Pemicu

    Jauhi makanan pedas, asam, terlalu panas, atau keras yang dapat mengiritasi sariawan. Hindari juga minuman beralkohol yang dapat memperparah kondisi.

  • Minum Banyak Air

    Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik dapat membantu menjaga kelembaban mulut dan mencegah dehidrasi, yang penting untuk proses penyembuhan luka.

  • Makan Bergizi

    Konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya buah dan sayuran. Nutrisi yang cukup akan mendukung sistem kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka.

  • Gunakan Sedotan

    Saat minum, penggunaan sedotan dapat membantu menghindari gesekan langsung antara cairan dan luka sariawan, sehingga mengurangi iritasi.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sariawan berdarah seringkali dapat ditangani di rumah, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis profesional. Segera konsultasikan ke dokter jika mengalami:

  • Sariawan tidak sembuh dalam 1-2 minggu atau justru bertambah parah.
  • Perdarahan pada sariawan sangat banyak, sering terjadi, atau sulit berhenti.
  • Sariawan disertai demam tinggi, nyeri hebat, atau pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Sariawan sering kambuh tanpa diketahui penyebab pastinya.

Pencegahan Sariawan Berdarah

Mencegah sariawan berdarah melibatkan beberapa langkah proaktif untuk menjaga kesehatan mulut dan tubuh secara keseluruhan:

  • Lakukan kebersihan mulut yang baik dengan menyikat gigi secara lembut dan teratur.
  • Pilih sikat gigi berbulu lembut dan ganti secara berkala.
  • Hindari makanan atau kebiasaan yang dapat melukai mulut, seperti mengunyah es atau makanan yang terlalu keras.
  • Penuhi kebutuhan nutrisi harian, terutama vitamin B kompleks, vitamin C, dan zat besi.
  • Kelola stres dengan baik melalui teknik relaksasi atau aktivitas yang menyenangkan.
  • Hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol.
  • Lakukan pemeriksaan gigi dan mulut secara rutin ke dokter gigi.

Rekomendasi Medis Halodoc

Sariawan berdarah dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang mendasarinya, terutama jika sering kambuh atau tidak kunjung sembuh. Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Melalui Halodoc, dapat dengan mudah terhubung dengan dokter spesialis yang berpengalaman. Dokter akan membantu mengevaluasi kondisi, mengidentifikasi penyebab pasti sariawan berdarah, dan memberikan rekomendasi pengobatan yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan.