Ad Placeholder Image

Sariawan: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati, dan Mencegahnya

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   23 Februari 2026

Sariawan adalah luka mulut non-menular yang dapat diredakan dengan hidrasi air putih, air kelapa, dan menghindari minuman asam.

Sariawan: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati, dan MencegahnyaSariawan: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati, dan Mencegahnya

DAFTAR ISI


Sariawan, atau dikenal juga dengan istilah canker sores, adalah lesi atau luka kecil yang berkembang di dalam mulut.

Berbeda dengan cold sores yang disebabkan oleh virus herpes dan muncul di luar mulut, sariawan tidak menular.

Sariawan bisa muncul satu per satu atau berkelompok dan umumnya sembuh dalam satu hingga dua minggu.

Gejala Sariawan

Gejala sariawan meliputi:

  • Luka kecil berwarna putih atau kekuningan dengan tepi merah di dalam mulut.
  • Rasa sakit atau perih di area luka, terutama saat makan, minum, atau berbicara.
  • Sensasi terbakar atau kesemutan sebelum luka muncul.
  • Pada kasus yang parah, dapat disertai demam, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Sariawan yang tidak sembuh dalam tiga minggu perlu diperiksakan ke dokter.

Penyebab Sariawan

Penyebab pasti sariawan belum diketahui secara pasti, tetapi ada beberapa faktor yang dapat memicu timbulnya sariawan, antara lain:

  • Cedera mulut: Luka kecil akibat menyikat gigi terlalu keras, tergigit, atau perawatan gigi.
  • Makanan: Makanan asam atau pedas, alergi makanan, atau kekurangan vitamin B12, zinc, folat, dan zat besi.
  • Stres dan kurang tidur: Kondisi stres dan kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memicu sariawan.
  • Perubahan hormonal: Perubahan hormon saat menstruasi, kehamilan, atau menopause.
  • Kondisi medis tertentu: Penyakit autoimun, penyakit celiac, atau infeksi virus.
  • Pasta gigi dan obat kumur: Produk yang mengandung natrium lauril sulfat.

Sariawan, Perbanyak Minum Apa?

Selain memperhatikan makanan dan kebersihan mulut, asupan cairan yang tepat dapat membantu meredakan sakit dan mempercepat penyembuhan sariawan. Memperbanyak minum air putih sangat dianjurkan, karena menjaga mulut tetap lembap dan mendukung proses penyembuhan alami.

Berikut adalah beberapa pilihan minuman yang baik dikonsumsi saat sariawan, serta minuman yang sebaiknya dihindari:

Minuman yang Baik Dikonsumsi Saat Sariawan

  • Air Putih (Banyak dan Teratur): Menjaga kelembapan mulut adalah kunci. Air putih membantu proses penyembuhan dan mencegah iritasi lebih lanjut.
  • Teh Herbal yang Lembut (Cukup Hangat/Suam – Tidak Panas): Teh chamomile, peppermint, atau teh herbal lainnya yang tidak asam dan tidak mengandung kafein dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri. Teh chamomile memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat menenangkan jaringan yang meradang.
  • Air Kelapa: Minuman isotonik alami ini memiliki sifat menyejukkan, kaya elektrolit, membantu hidrasi, dan tidak mengiritasi sariawan.
  • Susu atau Minuman Berbasis Susu yang Tidak Asam: Susu cenderung bersifat netral atau alkali, sehingga lebih kecil kemungkinannya menyebabkan iritasi pada permukaan mulut dibandingkan minuman asam.
  • Smoothie Dingin (Tanpa Buah Asam): Sensasi dingin membantu mengurangi rasa perih. Pilih bahan yang lembut seperti pisang, yoghurt, atau sayuran yang tidak asam. Tambahkan sedikit madu untuk sifat antibakteri alaminya.

Minuman yang Sebaiknya Dihindari Dahulu:

Minuman-minuman berikut dapat mengiritasi sariawan dan memperlambat penyembuhan:

  • Minuman Asam: Jus jeruk, jus tomat, minuman citrus.
  • Minuman Beralkohol.
  • Minuman Berkafein atau Panas: Kopi panas, teh hitam panas.
  • Minuman Bersoda atau Bergelembung.

Minuman asam atau panas dapat menimbulkan sensasi terbakar dan memperparah peradangan pada luka sariawan.

Yuk, ketahui juga informasi seputar Minuman Sehat – Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya berikut ini.

Tips Tambahan:

  • Gunakan sedotan jika perlu untuk meminimalkan kontak minuman dengan area sariawan.
  • Hindari minuman yang terlalu manis, karena gula dapat memicu pertumbuhan bakteri.

Cara Mengobati Sariawan

Sariawan umumnya dapat sembuh sendiri dalam 1-2 minggu. Namun, ada beberapa cara untuk meredakan gejala dan mempercepat penyembuhan:

  • Obat kumur: Berkumur dengan air garam hangat atau obat kumur antiseptik.
  • Obat oles: Mengoleskan obat oles yang mengandung benzokain atau kortikosteroid untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
  • Suplemen: Mengonsumsi suplemen vitamin B12, zinc, folat, atau zat besi jika kekurangan nutrisi.
  • Hindari pemicu: Menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu sariawan.

Penggunaan obat kumur yang mengandung chlorhexidine dapat membantu mengurangi durasi dan tingkat keparahan sariawan.

Pencegahan Sariawan

Meskipun tidak selalu mungkin untuk mencegah sariawan, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko:

  • Jaga kebersihan mulut: Sikat gigi secara teratur dengan sikat gigi yang lembut dan pasta gigi yang tidak mengandung natrium lauril sulfat.
  • Hindari makanan pemicu: Hindari makanan asam, pedas, atau makanan lain yang dapat memicu sariawan.
  • Kelola stres: Cari cara untuk mengelola stres, seperti olahraga, meditasi, atau yoga.
  • Tidur yang cukup: Usahakan untuk tidur 7-8 jam setiap malam.
  • Perhatikan asupan nutrisi: Pastikan mendapatkan cukup vitamin dan mineral dari makanan atau suplemen.

Simak informasi lebih lanjut mengenai Sariawan – Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahannya di sini.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter atau dokter gigi jika:

  • Sariawan berukuran besar atau sangat sakit.
  • Sariawan tidak sembuh dalam 3 minggu.
  • Sariawan sering kambuh.
  • Disertai demam tinggi, kesulitan menelan, atau pembengkakan kelenjar getah bening.

Kesimpulan

Sariawan memang tidak menyenangkan, tetapi dengan perawatan yang tepat dan perhatian terhadap pola makan serta gaya hidup, kamu dapat meredakan gejalanya dan mempercepat penyembuhan.

Perbanyak minum air putih, hindari makanan dan minuman yang memicu iritasi, serta jaga kebersihan mulut. Jika sariawan tidak kunjung sembuh atau sering kambuh, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi di Halodoc untuk mendapatkan saran penanganan lebih lanjut.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Canker Sores.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Canker Sores.
Nutrition Facts. Diakses pada 2026. How to Treat Canker Sores.