Scapula: Pengertian & Fungsi Tulang Belikat Bahu

Apa Itu Scapula?
Scapula, atau yang lebih dikenal sebagai tulang belikat, adalah tulang pipih berbentuk segitiga yang terletak di bagian belakang bahu. Tulang ini menghubungkan lengan atas (humerus) dengan tulang selangka (klavikula), memainkan peran penting dalam pergerakan dan stabilitas bahu.
Scapula memungkinkan berbagai gerakan lengan, seperti mengangkat, memutar, dan menjangkau. Selain itu, tulang ini juga menjadi tempat melekatnya banyak otot penting yang mendukung fungsi bahu secara keseluruhan.
Anatomi Scapula
Scapula memiliki beberapa bagian penting yang mendukung fungsinya:
- Akromion: Ujung tulang yang terhubung dengan tulang selangka.
- Prosesus Korakoid: Tonjolan berbentuk kait yang memberikan stabilitas pada bahu.
- Rongga Glenoid: Tempat tulang lengan atas (humerus) bersendi, membentuk sendi bahu.
Tulang belikat terletak di antara tulang rusuk kedua hingga kedelapan, memberikan fondasi yang kuat untuk pergerakan lengan dan bahu.
Fungsi Scapula
Scapula memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:
- Mendukung pergerakan lengan yang luas.
- Menstabilkan sendi bahu (glenohumeral).
- Menjadi tempat perlekatan berbagai otot bahu penting.
Otot-otot yang melekat pada scapula termasuk otot rotator cuff (subscapularis, infraspinatus, teres minor), bisep, trisep, deltoid, dan trapezius. Otot-otot ini bekerja sama untuk memungkinkan berbagai gerakan bahu dan lengan.
Gangguan pada Scapula
Berbagai masalah dapat memengaruhi scapula dan menyebabkan nyeri serta keterbatasan gerak. Beberapa gangguan umum meliputi:
- Cedera: Pukulan langsung atau jatuh dapat menyebabkan patah tulang atau memar pada scapula.
- Dismobilitas Scapula: Kelainan posisi atau gerakan tulang belikat yang tidak normal.
- Sindrom Impingement: Kondisi di mana tendon otot rotator cuff terjepit di antara tulang di bahu.
Nyeri pada scapula dapat menjalar ke leher, bahu, dan lengan, sehingga memengaruhi aktivitas sehari-hari.
Gejala Gangguan Scapula
Gejala gangguan scapula bervariasi tergantung pada penyebabnya, tetapi beberapa gejala umum meliputi:
- Nyeri di area bahu atau punggung atas.
- Keterbatasan gerak lengan.
- Sensasi berderit atau bergesekan saat menggerakkan bahu.
- Kelemahan pada otot bahu.
Jika mengalami gejala-gejala ini, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
Penanganan Gangguan Scapula
Penanganan gangguan scapula tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi. Beberapa pilihan penanganan meliputi:
- Fisioterapi: Latihan untuk memperkuat otot bahu dan meningkatkan rentang gerak.
- Obat-obatan: Pereda nyeri dan anti-inflamasi untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
- Injeksi Kortikosteroid: Untuk mengurangi peradangan di sekitar sendi bahu.
- Operasi: Dalam kasus yang jarang terjadi, operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki kerusakan struktural pada scapula atau jaringan sekitarnya.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika mengalami:
- Nyeri bahu yang parah dan tidak membaik dengan istirahat.
- Keterbatasan gerak yang signifikan pada lengan.
- Deformitas atau perubahan bentuk pada bahu.
- Gejala lain yang mengkhawatirkan.
Rekomendasi Halodoc
Jika mengalami masalah pada scapula atau bahu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui Halodoc. Dokter dapat membantu mendiagnosis penyebab nyeri dan merekomendasikan penanganan yang tepat. Unduh aplikasi Halodoc sekarang untuk mendapatkan akses mudah ke layanan kesehatan terpercaya.



