Ad Placeholder Image

Scrub Badan Berapa Kali Seminggu? Sesuai Jenis Kulitmu!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 23 Juni 2026

Scrub Badan Berapa Kali Seminggu? Sesuaikan Jenis Kulitmu

Scrub Badan Berapa Kali Seminggu? Sesuai Jenis Kulitmu!Scrub Badan Berapa Kali Seminggu? Sesuai Jenis Kulitmu!

DAFTAR ISI


Memiliki kulit tubuh yang sehat, cerah, dan lembut adalah dambaan hampir setiap orang. Salah satu proses alami tubuh untuk menjaga kesehatan kulit adalah regenerasi sel. Secara alami, siklus pembaruan sel kulit manusia memakan waktu sekitar 28 hari. Namun, seiring bertambahnya usia, paparan sinar matahari, polusi, serta gaya hidup yang kurang sehat, proses pelepasan sel-sel kulit mati (deskuamasi) ini bisa melambat. Akibatnya, sel kulit mati menumpuk di permukaan (stratum korneum), membuat kulit tampak kusam, kering, kasar, dan bahkan memicu masalah kulit lainnya seperti jerawat punggung (bacne).

Untuk mengatasi penumpukan sel kulit mati tersebut, kulit sering kali membutuhkan bantuan dari luar melalui proses yang disebut eksfoliasi. Salah satu metode eksfoliasi fisik yang paling populer dan mudah dilakukan di rumah adalah dengan menggunakan body scrub atau lulur. Butiran-butiran halus di dalam scrub berfungsi mengikis tumpukan sel mati secara mekanis, sehingga merangsang peredaran darah, memperbaiki tekstur kulit, dan membantu penyerapan produk perawatan tubuh lainnya seperti body lotion agar bekerja lebih maksimal.

Namun, di balik segudang manfaatnya, eksfoliasi tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Terlalu sering menggosok kulit justru dapat merusak skin barrier (pelindung alami kulit), menyebabkan iritasi, kemerahan, hingga kondisi kulit menjadi sangat kering akibat hilangnya kelembapan alami (Transepidermal Water Loss). Oleh karena itu, penting untuk mengetahui aturan pakainya. Mungkin kamu sering bertanya-tanya, sebenarnya aturan ideal penggunaan scrub badan berapa kali seminggu agar aman dan efektif untuk kulit?

Nah, mau tahu apa saja pilihan body scrub yang bagus dan aman digunakan secara rutin? Berikut ulasannya yang bisa kamu jadikan referensi untuk rutinitas perawatan kulitmu di rumah!

Rekomendasi Scrub Badan yang Ampuh

Bagi kamu yang sedang mencari produk eksfoliasi tubuh yang berkualitas, aman, dan mudah ditemukan, berikut adalah beberapa rekomendasi body scrub dan lulur mandi yang bisa kamu dapatkan dengan mudah. Semua produk ini dirancang untuk mengangkat kotoran serta sel kulit mati dengan lembut, sekaligus menutrisi kulit.

1. Purbasari Lulur Mandi Bengkoang 235 g

Purbasari Lulur Mandi Bengkoang adalah produk eksfoliasi klasik yang sudah sangat dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Produk ini mengandung ekstrak bengkoang dan whitening extract, serta diperkaya dengan squalane dan minyak zaitun untuk menjaga kelembapan alami kulit. Kandungan aktif berupa butiran scrub bulat sempurna (perfect round scrub) dirancang secara khusus agar efektif mengangkat kotoran tanpa menimbulkan rasa sakit atau iritasi pada kulit.

Cara kerja produk ini adalah melalui eksfoliasi fisik. Saat diaplikasikan dan digosokkan perlahan, butiran scrub akan melepaskan ikatan sel-sel kulit mati di lapisan epidermis terluar. Sementara itu, ekstrak bengkoangnya bekerja menekan produksi melanin berlebih, sehingga penggunaan rutin akan membuat kulit tampak lebih cerah dan bersih. Manfaat utamanya adalah menyamarkan noda hitam, mencerahkan warna kulit, dan menghaluskan area kulit yang kasar seperti siku dan tumit.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Gunakan 1 hingga 2 kali dalam seminggu secara rutin.
  • Cara pakai: Gosokkan merata ke seluruh tubuh dalam keadaan kering. Pijat perlahan dengan gerakan melingkar, lalu bilas dengan air hingga bersih.

Peringatan: Hindari penggunaan pada kulit yang sedang terluka, meradang, atau terbakar sinar matahari. Produk ini termasuk produk kosmetik perawatan tubuh bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Purbasari Lulur Mandi Bengkoang 235 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Herborist Lulur Tradisional Bali Bengkoang 100 g

Herborist Lulur Tradisional Bali Bengkoang menawarkan pengalaman eksfoliasi dengan sensasi wewangian aromaterapi khas Bali. Lulur ini diformulasikan dari ekstrak bengkoang alami yang dipadukan dengan bahan pencerah (brightening extract) serta diperkaya pelembap nabati yang efektif menjaga elastisitas kulit.

Mekanisme kerjanya memadukan eksfoliasi mekanik dari partikel scrub halus yang luruh bersama sel kulit mati, dengan aksi biokimia dari antioksidan alami yang terdapat dalam bengkoang. Produk ini efektif untuk mengatasi kulit kusam dan mengangkat sel kulit mati dengan cepat. Manfaat lainnya adalah memberikan efek relaksasi berkat aroma khasnya, mencegah penuaan dini pada kulit akibat paparan polusi, dan membuat kulit lebih kencang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Ideal digunakan 2 kali seminggu, menyesuaikan dengan toleransi kulit masing-masing.
  • Cara pakai: Balurkan pada seluruh tubuh yang kering, pijat dengan gerakan memutar perlahan, diamkan sesaat hingga agak mengering, lalu gosok hingga kotoran rontok. Bilas tanpa perlu menggunakan sabun lagi jika diinginkan.

Peringatan: Jika terjadi kemerahan berlebih atau rasa perih yang tak tertahankan, segera hentikan pemakaian. Produk ini termasuk produk kosmetik perawatan tubuh bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Herborist Lulur Tradisional Bali Bengkoang 100 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Eksfoliasi yang Aman dan Maksimal
  1. Lakukan dengan Gerakan Lembut: Jangan menggosok kulit terlalu keras, cukup pijat dengan tekanan ringan dan gerakan memutar untuk menghindari micro-tears (luka tak kasat mata).
  2. Gunakan Pelembap Setelahnya: Segera aplikasikan body lotion atau body butter dalam waktu 3-5 menit setelah mandi untuk mengunci kelembapan kulit.
  3. Perhatikan Reaksi Kulit: Jika kulit terasa sangat kencang, perih, atau memerah seperti kepiting rebus, itu tanda kamu melakukan eksfoliasi terlalu keras atau terlalu sering (over-exfoliation).

3. Scarlett Whitening Body Scrub Romansa 250 ml

Scarlett Whitening Body Scrub varian Romansa ini diformulasikan khusus dengan kandungan Glutathione (sebagai mother of antioxidant) dan Vitamin E yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Butiran scrub pada produk ini dirancang cukup padat namun tetap halus dan tidak menyakitkan saat bergesekan dengan permukaan kulit tubuh.

Cara kerja Glutathione di dalam produk ini adalah dengan menetralkan radikal bebas yang merusak kulit serta menghambat enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen gelap. Dikombinasikan dengan Vitamin E yang mempercepat regenerasi sel baru, scrub ini tidak hanya mengangkat kotoran dan daki secara instan, tetapi juga menutrisi lapisan kulit baru yang terekspos. Manfaat utamanya meliputi mencerahkan kulit secara signifikan, meratakan warna kulit yang belang, serta memberikan aroma floral yang tahan lama.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Direkomendasikan pemakaian 1-2 kali per minggu.
  • Cara pakai: Oleskan scrub ke seluruh tubuh, diamkan selama 2-3 menit hingga agak meresap, lalu gosok secara perlahan dan bilas menggunakan air bersih.

Peringatan: Tidak disarankan untuk digunakan pada area wajah karena butiran scrub diformulasikan khusus untuk ketebalan kulit tubuh. Produk ini termasuk produk kosmetik perawatan tubuh bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Scarlett Whitening Body Scrub Romansa 250 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Shinzui Skin Lightening Body Scrub Matsu 200 g

Shinzui Skin Lightening Body Scrub Matsu mengandalkan bahan aktif alami berupa Herba Matsu Oil (HMO) yang diekstrak dari jamur Matsutake asal Jepang, serta ekstrak Jojoba Oil. Tekstur scrubnya creamy dengan butiran yang efektif meluruhkan sel kulit mati tanpa meninggalkan rasa kering yang berlebihan (terasa ketarik).

Herba Matsu Oil bekerja aktif dengan cara mengubah pigmen melanin yang gelap menjadi leukomelanin (pigmen yang lebih terang), secara aman tanpa efek samping merugikan. Sementara ekstrak Jojoba Oil berperan sebagai humektan yang melembapkan stratum korneum. Manfaat utama pemakaian rutin adalah menjadikan kulit tampak lebih putih, kenyal, bercahaya, serta tekstur kulit yang tadinya kasar bersisik menjadi kembali halus.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Gunakan secara teratur 1 hingga 2 kali dalam seminggu untuk hasil optimal.
  • Cara pakai: Usapkan dengan lembut ke seluruh kulit tubuh, fokuskan gosokan pada area yang lebih gelap atau tebal. Setelah kotoran terangkat, bilas dengan air.

Peringatan: Sama seperti produk eksfoliasi fisik lainnya, beri jeda waktu (hari) saat pemakaian. Produk ini termasuk produk kosmetik perawatan tubuh bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Shinzui Skin Lightening Body Scrub Matsu 200 g di Toko Kesehatan Halodoc

Panduan Frekuensi Scrub Sesuai Jenis Kulit

Kembali ke pertanyaan utama tentang berapa kali sebaiknya melakukan eksfoliasi, jawabannya sangat bergantung pada jenis dan kondisi kulit tubuhmu. Tidak ada aturan “satu ukuran untuk semua”, karena setiap orang memiliki tingkat sensitivitas kulit yang berbeda.

1. Kulit Normal dan Kombinasi

Bagi kamu yang memiliki kulit tubuh normal tanpa masalah kulit yang berarti, melakukan eksfoliasi 2 hingga 3 kali seminggu adalah frekuensi yang sangat dianjurkan. Pada jenis kulit ini, skin barrier cukup kuat untuk menerima eksfoliasi rutin tanpa memicu iritasi. Melakukannya secara konsisten akan menjaga tekstur kulit tetap lembut, memaksimalkan penyerapan losion, dan mencegah pori-pori tersumbat.

2. Kulit Kering dan Sensitif

Jika kulitmu rentan mengelupas, terasa gatal, atau mudah memerah, sebaiknya batasi penggunaan body scrub hanya 1 kali seminggu. Pemilik kulit sensitif sangat berisiko mengalami kerusakan lapisan pelindung kulit jika dieksfoliasi terlalu sering. Pilihlah lulur dengan partikel yang sangat halus atau yang bertekstur krim lembut dengan kandungan minyak tinggi. Jangan pernah menggunakan kekuatan penuh saat menggosok.

3. Kulit Berminyak dan Rentan Berjerawat (Acne-prone)

Kulit tubuh yang berminyak, misalnya di area punggung atau dada, lebih mudah mengalami penumpukan kotoran dan sebum (minyak). Untuk jenis kulit ini, eksfoliasi bisa dilakukan 2 hingga 3 kali seminggu. Namun perlu diingat, jika ada jerawat yang sedang meradang aktif (merah dan bernanah), hindari menggosok area tersebut dengan scrub fisik karena gesekan akan menyebabkan bakteri menyebar dan memperparah peradangan.

Studi Terkait Eksfoliasi Fisik

American Academy of Dermatology (AAD) menerbitkan pedoman dermatologis terkait keamanan eksfoliasi mekanis di rumah. Studi dan panduan tersebut menjelaskan bahwa eksfoliasi yang tidak tepat justru lebih banyak mendatangkan kerugian dibandingkan manfaat. Gesekan yang terlalu kuat dan partikel scrub yang tajam dapat memicu kerusakan pelindung epidermis yang sangat lambat untuk sembuh.

Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan tekstur body scrub dan mengatur frekuensi penggunaannya (misalnya 1-2 kali seminggu) adalah kunci agar sel kulit mati bisa dibersihkan tanpa mengganggu hidrasi alaminya. AAD juga sangat menekankan pentingnya penggunaan pelembap secara instan setelah eksfoliasi untuk mengembalikan lipid barrier yang ikut terangkat saat luluran.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Jika kamu memiliki kondisi kulit khusus seperti eksim, psoriasis, atau infeksi jamur yang memburuk setelah menggunakan produk perawatan kulit, segera hentikan pemakaian. Kamu bisa mendapatkan berbagai pilihan produk kesehatan maupun suplemen lainnya dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi secara langsung dengan dokter spesialis kulit atau dokter umum terkait masalah kulit yang sedang kamu alami melalui aplikasi Halodoc, kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
American Academy of Dermatology Association. Diakses pada 2024. How to safely exfoliate at home.
Healthline. Diakses pada 2024. What Does It Mean to Exfoliate? Why You Should and How to Start.
Medical News Today. Diakses pada 2024. How to exfoliate naturally.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. How Exfoliating Is Good for Your Skin.

FAQ

1. Apa yang akan terjadi jika scrub badan dilakukan setiap hari?

Melakukan eksfoliasi setiap hari adalah tindakan over-exfoliation yang sangat berbahaya bagi kesehatan kulit. Ini akan merusak skin barrier, membuat kulit menjadi sangat tipis, kemerahan, terasa perih saat disentuh, dan sangat rentan terhadap infeksi bakteri serta paparan sinar UV matahari yang bisa menyebabkan hiperpigmentasi lebih parah.

2. Kapan waktu terbaik untuk melakukan eksfoliasi tubuh?

Waktu paling direkomendasikan adalah saat mandi di malam hari. Pada malam hari, kulit tidak lagi terpapar sinar matahari, polusi, atau kotoran. Setelah dieksfoliasi di malam hari dan diolesi pelembap, kulit memiliki waktu berjam-jam untuk beristirahat dan memaksimalkan proses regenerasi sel saat kamu tidur pulas.

3. Apakah perlu menggunakan sabun mandi lagi setelah luluran?

Tergantung pada jenis produk lulur yang digunakan. Sebagian besar lulur mandi masa kini, seperti lulur mandi konvensional, sudah mengandung bahan pembersih sehingga kamu tidak wajib memakai sabun mandi lagi. Namun, jika kamu menggunakan lulur tradisional yang teksturnya cenderung pekat dan berminyak, membilas ulang dengan sabun mandi cair yang lembut bisa membantu menghilangkan sisa residu berminyak yang tertinggal.

4. Bisakah body scrub digunakan pada area wajah?

Sangat tidak disarankan. Kulit wajah jauh lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit area punggung, lengan, atau kaki. Partikel eksfolian pada body scrub biasanya didesain lebih besar, lebih kasar, dan lebih agresif. Menggunakannya di wajah bisa menyebabkan luka kecil (micro-tears), peradangan, dan memicu munculnya jerawat parah.