Ad Placeholder Image

Selang DJ Stent Bikin Urin Lancar, Ginjal Aman

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 April 2026

Selang DJ Stent: Jaga Urin Lancar, Ginjal Tetap Sehat

Selang DJ Stent Bikin Urin Lancar, Ginjal AmanSelang DJ Stent Bikin Urin Lancar, Ginjal Aman

Mengenal Selang DJ Stent: Fungsi, Manfaat, dan Kapan Dibutuhkan

Selang DJ stent atau double J stent merupakan sebuah selang kecil yang memiliki bentuk menyerupai huruf J pada kedua ujungnya. Selang ini dirancang khusus untuk dipasang di dalam saluran kemih, menghubungkan organ ginjal ke kandung kemih.

Pemasangan selang DJ stent memiliki tujuan vital, yakni memastikan aliran urin tetap lancar meskipun terdapat sumbatan. Keberadaan selang ini sangat membantu dalam berbagai kondisi medis, mulai dari adanya batu, tumor, hingga sebagai bagian dari prosedur pasca-operasi.

Apa Itu Selang DJ Stent?

Selang DJ stent adalah tabung tipis, fleksibel, dan berongga yang ditempatkan sementara di dalam ureter, yaitu saluran yang membawa urin dari ginjal ke kandung kemih. Kedua ujung selang ini melengkung menyerupai huruf J, berfungsi untuk menahan selang agar tetap pada posisinya di dalam ginjal dan kandung kemih.

Material selang ini umumnya terbuat dari plastik khusus yang aman untuk tubuh. Pemasangannya dilakukan oleh dokter spesialis urologi melalui prosedur minimal invasif.

Fungsi Utama Selang DJ Stent

Kehadiran selang DJ stent sangat krusial dalam menjaga kesehatan sistem kemih. Fungsi utamanya adalah memastikan urin dapat mengalir dengan baik dan mencegah komplikasi serius pada ginjal.

Berikut adalah beberapa fungsi utama selang DJ stent:

  • Mengatasi sumbatan: Selang ini berfungsi membuka kembali saluran kemih atau ureter yang tersumbat. Sumbatan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti batu ginjal, tumor, atau jaringan parut yang terbentuk akibat peradangan atau cedera. Dengan terbukanya saluran, urin dapat mengalir bebas dari ginjal ke kandung kemih, mencegah penumpukan yang bisa merusak ginjal.
  • Bantuan pasca-operasi: Setelah menjalani operasi atau prosedur tertentu pada saluran kemih, seperti pemecahan batu ginjal (lithotripsy) atau operasi perbaikan ureter, selang DJ stent seringkali dipasang. Tujuannya adalah membantu proses penyembuhan ureter, mengurangi risiko pembengkakan, dan mencegah terbentuknya jaringan parut yang dapat menyumbat kembali saluran. Selang ini juga memungkinkan ureter untuk beristirahat dan pulih.

Kapan Selang DJ Stent Dibutuhkan?

Keputusan untuk memasang selang DJ stent diambil oleh dokter berdasarkan kondisi medis pasien. Beberapa situasi umum yang memerlukan pemasangan selang ini meliputi:

  • Adanya batu ginjal: Terutama batu yang besar atau yang menyebabkan sumbatan dan hidronefrosis (pembengkakan ginjal karena penumpukan urin).
  • Penyempitan ureter: Kondisi ini bisa disebabkan oleh jaringan parut, infeksi, atau masalah bawaan lahir.
  • Adanya tumor: Tumor yang tumbuh di dalam atau di sekitar saluran kemih dapat menekan ureter dan menyebabkan sumbatan.
  • Setelah prosedur endoskopi atau operasi: Misalnya, setelah ureteroskopi untuk mengangkat batu ginjal, atau operasi lain yang melibatkan ureter.
  • Untuk mencegah kerusakan ginjal: Dengan memastikan aliran urin tetap lancar, selang ini melindungi ginjal dari kerusakan akibat tekanan balik urin.

Gejala dan Efek Samping Pemasangan Selang DJ Stent

Meskipun berfungsi penting, pemasangan selang DJ stent kadang menimbulkan beberapa gejala yang tidak nyaman. Gejala ini umumnya bersifat sementara dan akan mereda setelah selang dilepas.

Beberapa gejala umum yang mungkin dirasakan antara lain sering ingin buang air kecil, adanya darah dalam urin (hematuria), nyeri atau rasa tidak nyaman di area ginjal atau kandung kemih, dan terkadang nyeri saat buang air kecil. Urin berdarah seringkali disebabkan oleh iritasi selang pada lapisan ureter atau kandung kemih. Penting untuk diingat bahwa gejala-gejala ini akan hilang setelah selang dicabut oleh dokter.

Prosedur Pemasangan dan Pelepasan Selang DJ Stent

Pemasangan selang DJ stent umumnya dilakukan di bawah anestesi lokal atau umum. Dokter akan menggunakan alat khusus yang disebut cystoscope yang dimasukkan melalui uretra untuk memandu selang masuk ke dalam ureter dan ginjal.

Pelepasan selang juga merupakan prosedur yang relatif cepat. Biasanya dilakukan di klinik atau rumah sakit tanpa memerlukan anestesi umum, seringkali hanya dengan anestesi lokal. Dokter akan menggunakan cystoscope untuk menarik selang keluar.

Kapan Selang DJ Stent Akan Dilepas?

Jangka waktu pemasangan selang DJ stent bervariasi, tergantung pada kondisi medis yang mendasarinya. Dokter akan menentukan kapan waktu yang tepat untuk melepas selang, biasanya setelah masalah utama teratasi atau setelah periode penyembuhan yang diperlukan.

Penting untuk mengikuti jadwal kontrol yang telah ditentukan oleh dokter. Melepas selang tepat waktu sangat penting untuk menghindari komplikasi seperti infeksi atau pembentukan kerak pada selang.

Rekomendasi Medis dari Halodoc

Selang DJ stent adalah solusi medis yang efektif untuk menjaga fungsi ginjal dan saluran kemih saat terjadi sumbatan atau pasca-operasi. Memahami fungsi dan efek sampingnya dapat membantu pasien lebih siap menghadapi prosedur ini.

Apabila terdapat pertanyaan lebih lanjut mengenai selang DJ stent atau mengalami gejala yang tidak biasa setelah pemasangan, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah terhubung dengan dokter spesialis urologi untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.