Ad Placeholder Image

Selangkangan Sakit Saat Hamil? Ini Penyebab & Solusinya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Februari 2026

Selangkangan Sakit Saat Hamil? Ini Penyebab & Solusinya

Selangkangan Sakit Saat Hamil? Ini Penyebab & Solusinya!Selangkangan Sakit Saat Hamil? Ini Penyebab & Solusinya!

Sakit selangkangan saat hamil adalah keluhan umum yang dialami banyak wanita, terutama di trimester akhir kehamilan. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Artikel ini akan membahas penyebab, cara mengatasi, dan kapan harus mencari pertolongan medis terkait sakit selangkangan saat hamil.

Penyebab Selangkangan Sakit Saat Hamil

Nyeri selangkangan saat hamil seringkali disebabkan oleh kombinasi faktor fisik dan hormonal. Berikut beberapa penyebab umum:

* **Perubahan Hormon:** Hormon relaksin, yang meningkat selama kehamilan, membuat ligamen di area panggul menjadi lebih lentur. Hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan dan nyeri.
* **Round Ligament Pain:** Ligamen yang menyokong rahim meregang seiring pertumbuhan bayi. Peregangan ini dapat menyebabkan nyeri tajam atau sensasi tertarik di selangkangan.
* **Tekanan Janin:** Pada trimester ketiga, bayi biasanya mulai turun ke panggul sebagai persiapan untuk persalinan. Tekanan ini dapat menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan di area selangkangan.
* **Disfungsi Simfisis Pubis (SPD):** SPD terjadi ketika sendi simfisis pubis, yang terletak di depan panggul, menjadi terlalu longgar dan menyebabkan nyeri.

Gejala Selangkangan Sakit Saat Hamil

Gejala sakit selangkangan saat hamil dapat bervariasi, antara lain:

* Nyeri tajam atau sensasi tertarik di selangkangan.
* Nyeri yang menjalar ke paha atau punggung bawah.
* Nyeri yang memburuk saat bergerak, berjalan, atau berdiri terlalu lama.
* Sensasi tekanan di area panggul.

Cara Mengatasi Selangkangan Sakit Saat Hamil

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan sakit selangkangan saat hamil:

* **Olahraga Ringan:** Aktivitas seperti berenang, yoga prenatal, atau jalan kaki ringan dapat membantu memperkuat otot-otot panggul dan mengurangi nyeri.
* **Gunakan Maternity Belt:** Maternity belt dapat memberikan dukungan tambahan pada perut dan panggul, mengurangi tekanan pada ligamen dan sendi.
* **Ubah Posisi Secara Teratur:** Hindari duduk atau berdiri terlalu lama dalam satu posisi. Bergeraklah secara perlahan dan sering-seringlah beristirahat.
* **Istirahat Cukup:** Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup. Berbaring atau duduk dengan posisi yang nyaman dapat membantu meredakan nyeri.
* **Tidur Miring Kiri:** Posisi tidur miring ke kiri dapat membantu meningkatkan aliran darah ke rahim dan mengurangi tekanan pada panggul.
* **Hindari Mengangkat Beban Berat:** Mengangkat beban berat dapat memperburuk nyeri selangkangan.
* **Kompres Hangat:** Mandi air hangat atau mengompres area selangkangan dengan handuk hangat dapat membantu merelaksasi otot-otot yang tegang.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sakit selangkangan saat hamil umumnya tidak berbahaya, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri yang sangat hebat dan tidak tertahankan.
  • Nyeri disertai dengan keputihan yang berbau tidak sedap, gatal, atau berlebihan.
  • Demam atau nyeri saat buang air kecil (yang mungkin menandakan infeksi).
  • Keluar cairan dari vagina (yang mungkin merupakan tanda pecah ketuban).

Kesimpulan dan Rekomendasi

Sakit selangkangan saat hamil adalah kondisi umum yang seringkali disebabkan oleh perubahan hormonal, peregangan ligamen, dan tekanan janin. Meskipun tidak nyaman, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk meredakan nyeri. Jika nyeri sangat hebat atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter.

Jika Anda mengalami sakit selangkangan saat hamil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter dapat membantu mendiagnosis penyebab nyeri dan memberikan saran penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.