Ad Placeholder Image

Senyum Anak Kembali! Proxion Redakan Demam dan Nyeri

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Proxion: Redakan Demam dan Nyeri Ringan Si Kecil

Senyum Anak Kembali! Proxion Redakan Demam dan NyeriSenyum Anak Kembali! Proxion Redakan Demam dan Nyeri

Praxion: Pilihan Tepat Atasi Demam dan Nyeri Anak

Demam dan nyeri ringan adalah kondisi yang sering dialami anak-anak, membuat orang tua mencari solusi yang efektif dan aman. Praxion hadir sebagai salah satu pilihan obat penurun demam (antipiretik) dan pereda nyeri ringan yang diformulasikan khusus untuk anak-anak. Obat ini mengandung paracetamol yang bekerja cepat untuk membantu tubuh anak kembali nyaman. Memahami cara kerja, dosis, dan peringatan penggunaan Praxion sangat penting agar dapat memberikan penanganan yang tepat kepada si kecil.

Mengenal Praxion dan Kandungannya

Praxion adalah merek obat anak-anak yang memiliki kandungan aktif paracetamol. Paracetamol merupakan zat yang dikenal luas sebagai penurun panas dan pereda nyeri. Obat ini tersedia dalam berbagai bentuk dan konsentrasi yang disesuaikan untuk usia dan berat badan anak.

  • Praxion Drops: Umumnya untuk bayi, dengan konsentrasi paracetamol yang lebih rendah.
  • Praxion Sirup 120mg/5ml: Digunakan untuk anak-anak dengan rentang usia yang lebih luas.
  • Praxion Forte 250mg/5ml: Untuk anak yang lebih besar atau yang membutuhkan dosis paracetamol lebih tinggi sesuai anjuran dokter.

Mekanisme Kerja Praxion Meredakan Demam dan Nyeri

Paracetamol, kandungan utama dalam Praxion, bekerja di otak untuk membantu menurunkan demam dan meredakan rasa sakit. Zat ini menghambat produksi prostaglandin di sistem saraf pusat.

Prostaglandin adalah senyawa dalam tubuh yang memicu respons peradangan, demam, dan rasa nyeri. Dengan menghambat prostaglandin, Praxion membantu menormalkan kembali suhu tubuh dan mengurangi sensasi nyeri yang dirasakan anak.

Manfaat Utama Praxion untuk Kesehatan Anak

Praxion digunakan secara efektif untuk mengatasi dua masalah kesehatan umum pada anak:

  • Penurun Demam (Antipiretik): Efektif mengatasi demam yang disebabkan oleh berbagai kondisi. Ini termasuk demam akibat flu, pilek, atau reaksi demam setelah imunisasi atau vaksinasi.
  • Pereda Nyeri Ringan: Membantu meredakan nyeri yang tidak terlalu parah. Contohnya adalah sakit kepala, nyeri otot ringan, atau rasa tidak nyaman setelah imunisasi.

Dosis dan Aturan Pakai Praxion yang Aman

Pemberian Praxion harus disesuaikan dengan berat badan dan usia anak, bukan hanya usia. Konsentrasi obat juga perlu diperhatikan (Drops, Sirup 120mg, atau Forte 250mg).

Penting untuk selalu mengikuti petunjuk dosis pada kemasan atau anjuran dari dokter atau apoteker. Penggunaan dosis yang tidak tepat dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan.

Umumnya, obat paracetamol dapat diberikan setiap 4 hingga 6 jam, namun tidak melebihi 4-5 kali dalam 24 jam. Jangan pernah melebihi dosis maksimum harian yang dianjurkan.

Peringatan dan Kapan Harus Konsultasi Dokter

Meskipun Praxion adalah obat bebas terbatas, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian khusus:

  • Tidak boleh diberikan jika anak memiliki riwayat alergi terhadap paracetamol atau kandungan lain dalam obat.
  • Anak dengan gangguan hati atau ginjal berat sebaiknya tidak mengonsumsi Praxion tanpa pengawasan medis ketat.
  • Jika anak sedang mengonsumsi obat lain, konsultasikan dengan dokter untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Segera konsultasi dokter jika demam anak tidak turun dalam 3 hari, atau jika nyeri tidak mereda setelah beberapa dosis.
  • Waspadai tanda-tanda overdosis, seperti mual, muntah, nyeri perut, atau urin gelap.

Pertanyaan Umum Seputar Praxion (FAQ)

Apakah Praxion aman untuk bayi?

Praxion tersedia dalam bentuk Drops yang diformulasikan khusus untuk bayi. Namun, pemberian harus sesuai dengan dosis yang direkomendasikan dokter atau petunjuk pada kemasan berdasarkan berat badan bayi.

Berapa lama efek Praxion bertahan?

Efek penurun demam dan pereda nyeri dari Praxion umumnya dapat bertahan selama 4 hingga 6 jam. Setelah itu, dosis dapat diulang jika diperlukan, dengan tetap memperhatikan batas dosis harian.

Apa yang harus dilakukan jika anak muntah setelah minum Praxion?

Jika anak muntah segera setelah minum Praxion, kemungkinan obat belum sepenuhnya terserap. Berikan kembali dosis yang sama. Namun, jika muntah terjadi setelah beberapa waktu atau jika anak terus-menerus muntah, konsultasikan dengan dokter.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Praxion adalah obat yang efektif untuk mengatasi demam dan nyeri ringan pada anak, berkat kandungan paracetamol di dalamnya. Penting untuk selalu mengikuti petunjuk dosis yang benar berdasarkan berat badan anak dan membaca label kemasan dengan cermat.

Jika demam tidak kunjung reda setelah 3 hari, atau jika nyeri tidak membaik, serta jika muncul gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter. Aplikasi Halodoc menyediakan fitur konsultasi dokter secara daring dan pembelian obat yang praktis, untuk memastikan anak mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.