Ad Placeholder Image

Sering BAB? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 Februari 2026

Sering BAB? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya!

Sering BAB? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya!Sering BAB? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Sering BAB: Apa yang Perlu Diketahui?

Buang air besar (BAB) adalah proses alami tubuh untuk mengeluarkan limbah pencernaan. Frekuensi BAB setiap orang bervariasi, tetapi sering BAB dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan frekuensi BAB dari biasanya, terkadang disertai perubahan konsistensi feses.

Sering BAB bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari makanan yang dikonsumsi hingga kondisi medis tertentu. Penting untuk memahami penyebabnya agar dapat ditangani dengan tepat.

Penyebab Sering BAB

Sering BAB dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Makanan: Konsumsi makanan pedas, berlemak, bersoda, atau mengandung kafein dapat memicu peningkatan frekuensi BAB. Alergi atau intoleransi makanan juga dapat menjadi penyebab.
  • Stres: Kecemasan dan stres emosional dapat memengaruhi sistem pencernaan dan menyebabkan sering BAB.
  • Infeksi: Infeksi virus (seperti Rotavirus dan Norovirus) atau bakteri (seperti Salmonella dan Listeria) yang masuk melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan dan memicu sering BAB.
  • Gaya Hidup: Kurangnya asupan serat, kurang minum air, dan kurangnya aktivitas fisik dapat memengaruhi kesehatan pencernaan dan menyebabkan sering BAB.
  • Kondisi Medis: Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan sering BAB, meliputi:
    • Sindrom Iritasi Usus (IBS): Gangguan yang memengaruhi usus besar, menyebabkan nyeri perut, kembung, sering buang angin, dan BAB tidak tuntas.
    • Radang Usus (IBD): Penyakit radang usus seperti kolitis ulserativa atau penyakit Crohn.
    • Gangguan Tiroid: Ketidakseimbangan hormon tiroid.
    • Gastroenteritis: Peradangan pada lambung dan usus.
    • Malabsorpsi Makanan: Kondisi ketika tubuh kesulitan menyerap nutrisi dari makanan.

Gejala yang Menyertai Sering BAB

Sering BAB dapat disertai dengan gejala lain, seperti:

  • Feses yang cair
  • Feses berlendir
  • Feses berdarah
  • Kram perut
  • Demam
  • Mual
  • Muntah

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, penting untuk segera mencari pertolongan medis.

Cara Mengatasi Sering BAB Sementara

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi sering BAB sementara di rumah:

  • Minum banyak air putih: Untuk mencegah dehidrasi, terutama jika mengalami diare.
  • Konsumsi makanan mudah dicerna: Seperti nasi putih, pisang, dan sup kaldu rendah lemak.
  • Hindari pemicu: Hindari makanan pedas, berminyak, mengandung kafein, dan minuman bersoda.
  • Kelola stres: Lakukan olahraga ringan dan teknik relaksasi untuk mengurangi stres.
  • Jaga kebersihan: Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan dan setelah BAB/BAK.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter jika sering BAB disertai gejala berikut:

  • Feses cair, berdarah, atau berlendir
  • Demam
  • Kram perut parah
  • Mual dan muntah
  • Penurunan berat badan

Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, seperti USG atau tes darah, untuk menentukan penyebab sering BAB dan memberikan penanganan yang tepat.

Rekomendasi Halodoc

Sering BAB yang berkelanjutan dan disertai gejala lain perlu diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan terpercaya. Penanganan yang tepat dapat membantu mengatasi sering BAB dan mencegah komplikasi lebih lanjut.