Ad Placeholder Image

Sering Biduran Pertanda Apa? Ini Penyebab Umumnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Februari 2026

Sering Biduran Pertanda Apa? Penyebab & Cara Mengatasi

Sering Biduran Pertanda Apa? Ini Penyebab Umumnya!Sering Biduran Pertanda Apa? Ini Penyebab Umumnya!

Sering Biduran Pertanda Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Biduran, atau urtikaria, adalah kondisi kulit yang umum ditandai dengan munculnya bentol-bentol merah yang gatal. Kondisi ini bisa sangat mengganggu, dan jika sering terjadi, tentu menimbulkan pertanyaan: sering biduran pertanda apa? Mari kita bahas lebih lanjut.

Apa Itu Biduran?

Biduran adalah reaksi kulit yang menyebabkan munculnya bentol atau ruam yang terasa gatal. Bentol ini bisa muncul di berbagai bagian tubuh dan dapat berubah ukuran serta berpindah-pindah. Biduran terjadi ketika sel mast di kulit melepaskan histamin dan zat kimia lainnya, menyebabkan peradangan dan gatal.

Gejala Biduran yang Perlu Diketahui

Gejala utama biduran adalah:

  • Bentol merah atau berwarna kulit yang timbul di permukaan kulit.
  • Rasa gatal yang intens.
  • Bentol dapat bergabung membentuk area yang lebih luas.
  • Ukuran dan bentuk bentol bisa berubah dalam waktu singkat.
  • Biduran bisa muncul di satu area tubuh dan kemudian menghilang, lalu muncul di area lain.

Sering Biduran Pertanda Apa Saja?

Sering biduran, atau urtikaria kronis, bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang mendasarinya. Beberapa penyebab potensial meliputi:

  • Alergi: Reaksi alergi terhadap makanan (seperti makanan laut, kacang, telur), obat-obatan, gigitan serangga, atau zat lainnya.
  • Stres: Tingkat stres yang tinggi dapat memicu atau memperburuk biduran.
  • Infeksi: Infeksi bakteri, virus, atau parasit dapat menyebabkan biduran.
  • Penyakit Autoimun: Kondisi seperti lupus atau tiroiditis Hashimoto.
  • Gangguan Tiroid: Masalah pada kelenjar tiroid dapat memicu biduran.
  • Masalah Metabolik: Gangguan metabolisme tertentu dapat menyebabkan biduran kronis.
  • Faktor Lingkungan: Paparan suhu ekstrem (panas atau dingin), sinar matahari, tekanan pada kulit, atau keringat berlebih.

Bagaimana Dokter Mendiagnosis Penyebab Biduran?

Untuk mencari tahu penyebab sering biduran, dokter mungkin akan melakukan beberapa langkah berikut:

  • Anamnesis: Menanyakan riwayat kesehatan, obat-obatan yang dikonsumsi, dan paparan terhadap alergen.
  • Pemeriksaan Fisik: Memeriksa kondisi kulit dan mencari tanda-tanda lain yang mungkin terkait.
  • Tes Alergi: Melakukan tes kulit atau tes darah untuk mengidentifikasi alergen spesifik.
  • Tes Darah: Memeriksa fungsi tiroid, autoimunitas, atau adanya infeksi.

Cara Mengatasi Biduran

Pengobatan biduran bertujuan untuk meredakan gejala dan mengatasi penyebab yang mendasarinya. Beberapa pilihan pengobatan meliputi:

  • Antihistamin: Obat yang membantu mengurangi gatal dan bentol.
  • Kortikosteroid: Obat yang membantu mengurangi peradangan (biasanya digunakan untuk kasus yang lebih parah).
  • Obat-obatan Lain: Dokter mungkin meresepkan obat lain tergantung pada penyebab biduran.

Tips Mencegah Biduran Berulang

Beberapa langkah yang dapat membantu mencegah biduran berulang meliputi:

  • Hindari alergen yang diketahui.
  • Kelola stres dengan baik melalui teknik relaksasi atau olahraga.
  • Hindari paparan suhu ekstrem.
  • Gunakan pakaian yang longgar dan nyaman.
  • Jaga kebersihan kulit.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika:

  • Biduran disertai dengan kesulitan bernapas, pusing, atau pembengkakan pada wajah, bibir, atau lidah.
  • Gejala biduran sangat parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Biduran tidak membaik setelah beberapa hari dengan pengobatan rumahan.

Rekomendasi Halodoc

Jika mengalami biduran yang sering kambuh, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc. Dokter dapat membantu mengidentifikasi penyebab biduran dan memberikan penanganan yang tepat. Jangan tunda untuk mencari bantuan medis agar kualitas hidup tetap terjaga.