• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sering Disentuh, Ini 7 Area yang Paling Penuh Kuman

Sering Disentuh, Ini 7 Area yang Paling Penuh Kuman

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Kuman adalah nama atau sebutan umum untuk bakteri, virus, dan mikroorganisme lainnya, yang ada di berbagai benda, udara, bahkan kulit. Seperti yang diketahui, saat ini Indonesia sedang mengalami masa darurat virus corona, sehingga diimbau untuk menjaga kebersihan, dan menghindari keramaian agar tidak tertular kuman atau virus corona. 

Namun, kuman itu tidak terlihat dan rentan sekali menempel di benda atau area tertentu yang sering disentuh orang. Kamu mungkin berpikir bahwa tempat-tempat seperti rumah sakit, dudukan toilet, atau tempat sampah adalah area yang paling penuh kuman. Padahal, benda atau area yang paling penuh kuman itu bisa jadi adalah spot yang mungkin tidak kamu duga, karena terlihat bersih dan tidak bau. Hal ini karena ukurannya yang sangat kecil.

Baca juga: Inilah Bagian Tubuh yang Paling Banyak Mengandung Kuman

Waspadai Area yang Paling Penuh Kuman Ini

Seperti telah disebut tadi, kuman memiliki ukuran yang sangat kecil dan tak kasat mata. Tanpa kamu sadari, kuman juga bisa menempel di benda dan area berikut, karena sering tersentuh:

1. Ponsel

Benda yang mungkin selama 1x24 jam selalu berada di dekatmu ini ternyata dapat menjadi sarang kuman, lho. Sebuah penelitian pada 2017, yang dipublikasikan dalam jurnal Germs, mengamati 27 ponsel milik remaja dan menemukan kontaminasi bakteri pada semua ponsel tersebut. Apalagi saat ini ponsel kerap dipakaikan sarung kulit atau vinil, yang menyediakan banyak kerutan dan celah untuk kuman bersembunyi.

2. Keyboard Komputer

Sebuah studi pada 2018 yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health mengungkapkan bahwa bakteri yang hidup di kulit, kuku, tangan, dan di mana saja, dapat berpindah ke keyboard komputer. Aktivitas makan di atas keyboard komputer juga turut andil sebagai salah satu penyebab kontaminasi bakteri. Hal tersebut diketahui dari 25 keyboard sampel yang digunakan dalam penelitian, peneliti menemukan bahwa 96 persen di antaranya terkontaminasi bakteri.

Baca juga: Enggak Steril, Ini 5 Penyakit Akibat Bakteri

3. Lap Piring

Kamu mungkin pernah dengar bahwa spons cuci piring dapat menampung banyak kuman. Lalu, bagaimana dengan lap yang digunakan untuk mengeringkan piring? Ternyata itu juga bisa menjadi sumber kuman, lho. Sebuah penelitian terhadap ratusan rumah di seluruh Amerika Serikat menemukan bahwa sekitar 7 persen lap dapur terkontaminasi MRSA, yaitu sejenis bakteri Staphylococcus yang dapat menyebabkan infeksi kulit berbahaya.

Tak hanya itu, lap yang biasa dipakai untuk mengeringkan piring yang telah dicuci juga merupakan area penuh kuman, yang dapat jadi sarang E. coli dan bakteri berbahaya lainnya. Apalagi jika lap tersebut tidak langsung dicuci setelah digunakan, atau dipakai untuk mengelap permukaan lain. Hal itu justru akan menyebabkan penyebaran kuman ke berbagai area.

4. Keset

Keset atau karpet kecil yang biasa digelar di dekat pintu untuk membersihkan area bawah sepatu sebelum memasuki ruangan, ternyata bisa menjadi area yang paling penuh kuman, lho. Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Anaerobe, yang menemukan bahwa dari 30 rumah yang diamati, ada Clostridium difficile (bakteri penyebab diare, demam, dan sakit perut) yang lebih banyak ditemukan pada bagian bawah sepatu, daripada dudukan toilet dan permukaan kamar mandi lainnya.

5. Dashboard Mobil

Dashboard mobil kerap dijadikan tempat untuk menaruh berbagai barang. Namun ternyata, jika kamu tidak rajin membersihkannya, tempat itu bisa menjadi sarang kuman, lho. Hal ini karena udara yang membawa kuman tersedot melalui lubang ventilasi, seringkali mereka terdorong ke dasbor, karena area itu paling banyak terkena sinar matahari dan cenderung tetap hangat untuk jamur dan bakteri berkembangbiak.

Baca juga: Infeksi Virus vs Infeksi Bakteri, Lebih Berbahaya Mana?

6. Dispenser Sabun

Meski kamu dianjurkan untuk rajin cuci tangan dengan menggunakan sabun, dispenser atau wadah sabun bisa jadi merupakan area yang paling penuh kuman. Penelitian menemukan bahwa sekitar 25 persen dispenser sabun di toilet umum terkontaminasi oleh bakteri feses. Hal ini karena umumnya wadah sabun tersebut tidak pernah dibersihkan, sehingga bakteri dapat tumbuh di sana ketika buih sabun menumpuk. 

7. Troli Belanja

Coba pikirkan, ada berapa ratus orang yang telah memakai troli belanja yang sedang kamu gunakan ketika di swalayan. Tentunya ada banyak, ya. Apalagi, ada kemungkinan besar bahwa orang yang berbelanja sebelumnya tidak mencuci tangan terlebih dahulu. Setelah mengambil sampel 85 troli belanja toko yang berbeda, para peneliti dari Universitas Arizona menemukan bahwa berbagai permukaan troli menyimpan lebih banyak bakteri (seperti E. coli dan salmonella), daripada yang biasanya ditemukan di toilet umum.

Nah, itulah 7 area yang paling penuh kuman karena sering disentuh, yang perlu kamu ketahui. Mulai sekarang, biasakanlah untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta selalu mencuci tangan dengan sabun. Kalau tidak enak badan, jangan ditunda-tunda, segera download aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter lewat chat, kapan dan di mana saja.

Referensi:
Prevention. Diakses pada 2020. 10 Germ-Infested Areas You Touch Every Day, According to Experts.