Advertisement

Sering Merasa Haus? Ketahui Penyebabnya

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   04 Juli 2025

Haus adalah sinyal alami tubuh akibat kekurangan cairan.

Sering Merasa Haus? Ketahui PenyebabnyaSering Merasa Haus? Ketahui Penyebabnya

DAFTAR ISI

  1. Apa Itu Haus?
  2. Penyebab Haus yang Umum
  3. Gejala Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai
  4. Cara Mencegah Haus Berlebihan
  5. Kapan Harus ke Dokter?
  6. Kesimpulan
  7. FAQ

Haus adalah salah satu sinyal alami yang dikirimkan tubuh saat kita kekurangan cairan. Rasa haus ini menjadi alarm agar kita segera minum dan mengembalikan keseimbangan cairan di dalam tubuh.

Dengan memahami penyebab haus serta cara mencegahnya, kamu bisa menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mendukung fungsi organ berjalan optimal setiap hari.

Apa Itu Haus?

Haus adalah mekanisme alami tubuh untuk memberi tahu bahwa tubuh kekurangan cairan. Sensasi ini muncul ketika otak mendeteksi penurunan volume air atau peningkatan konsentrasi zat tertentu dalam darah.

Sebagai respons, otak memicu rasa ingin minum untuk memulihkan keseimbangan cairan tubuh.

Penyebab Haus yang Umum

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan rasa haus, di antaranya:

  • Kurangnya Asupan Cairan: Ini adalah penyebab paling umum. Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup cairan dari minuman dan makanan, rasa haus akan muncul sebagai sinyal kebutuhan.
  • Aktivitas Fisik: Olahraga atau aktivitas berat lainnya dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan melalui keringat. Kehilangan cairan ini memicu rasa haus sebagai upaya tubuh untuk menggantikan cairan yang hilang.
  • Makanan Tertentu: Konsumsi makanan tinggi garam atau makanan pedas dapat menyebabkan dehidrasi dan memicu rasa haus. Garam menarik air dari sel-sel tubuh, sementara makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh dan menyebabkan keringat berlebih.
  • Kondisi Medis: Beberapa kondisi medis seperti diabetes, diabetes insipidus, dan masalah ginjal dapat menyebabkan rasa haus yang berlebihan (polidipsia). Kondisi ini memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur kadar gula darah atau fungsi ginjal dalam menyaring cairan.
  • Obat-obatan: Beberapa jenis obat, seperti diuretik (obat yang meningkatkan produksi urine), dapat menyebabkan dehidrasi dan rasa haus sebagai efek samping.
  • Usia: Orang yang lebih tua mungkin kurang sensitif terhadap rasa haus dan lebih rentan mengalami dehidrasi. Penting bagi lansia untuk minum air secara teratur, bahkan jika tidak merasa haus.

Gejala Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai

Selain rasa haus, dehidrasi juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti:

  • Mulut dan tenggorokan kering.
  • Urine berwarna gelap dan jumlahnya sedikit.
  • Sakit kepala
  • Pusing atau merasa ringan kepala
  • Kelelahan
  • Kulit kering dan kurang elastis
  • Konstipasi

Jika mengalami gejala-gejala ini, segera minum air atau cairan elektrolit untuk menggantikan cairan yang hilang. Pahami lebih dalam mengenai Dehidrasi: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya berikut ini.

Cara Mencegah Haus Berlebihan

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah rasa haus berlebihan:

  • Minum Air yang Cukup: Minumlah air secara teratur sepanjang hari, bahkan sebelum merasa haus. Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tetapi umumnya disarankan untuk minum setidaknya 8 gelas air per hari. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menyarankan pentingnya menjaga hidrasi tubuh dengan minum air yang cukup setiap hari.
  • Hindari Minuman Manis dan Berkafein: Minuman manis dan berkafein dapat bersifat diuretik, yang berarti mereka dapat meningkatkan pengeluaran urine dan menyebabkan dehidrasi.
  • Konsumsi Buah dan Sayur: Buah dan sayur mengandung banyak air dan elektrolit, yang dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Pilihlah buah-buahan seperti semangka, melon, atau stroberi, dan sayuran seperti mentimun, seledri, atau bayam.
  • Bawa Botol Air: Selalu bawa botol air ke mana pun pergi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan atau berolahraga.
  • Perhatikan Kondisi Medis: Jika memiliki kondisi medis tertentu yang dapat menyebabkan dehidrasi, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran pengelolaan yang tepat.

Saat berpuasa, penting untuk memperhatikan asupan cairan saat sahur dan berbuka. Minumlah air yang cukup saat sahur, dan konsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air.

Saat berbuka, hindari minuman yang terlalu manis dan pilihlah air putih atau teh tawar. Kamu Mengidap Dehidrasi Berat? Sebaiknya Segera Hubungi Dokter Ini.

Kapan Harus ke Dokter?

Rasa haus biasanya bukan merupakan masalah serius dan dapat diatasi dengan minum air yang cukup. Namun, segera cari pertolongan medis jika mengalami rasa haus yang berlebihan dan disertai dengan gejala-gejala berikut:

  • Kebingungan atau disorientasi.
  • Penurunan kesadaran.
  • Detak jantung cepat.
  • Napas cepat.
  • Tidak dapat buang air kecil.

Gejala-gejala ini dapat menjadi tanda dehidrasi berat atau kondisi medis yang lebih serius.

Kesimpulan

Haus adalah sinyal penting dari tubuh yang tidak boleh diabaikan. Dengan memahami penyebab dan cara mencegahnya, kita dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi dan berfungsi dengan optimal.

Jika rasa haus berlebihan dan disertai dengan gejala lain, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jaga selalu kesehatan kamu dengan minum air yang cukup dan menerapkan gaya hidup sehat.

Apabila kamu punya pertanyaan lain terkait tubuh yang sering haus berlebihan, hubungi dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc saja!

Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:

WebMD. Diakses pada 2025. Why Am I Always Thirsty?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Polydipsia: Causes & Treatment.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. 6 Reasons Why You’re Always Thirsty.

FAQ

1. Apakah rasa haus selalu merupakan tanda dehidrasi?

Tidak selalu. Rasa haus bisa juga disebabkan oleh faktor lain seperti makanan tinggi garam atau kondisi medis tertentu.

2. Berapa banyak air yang harus saya minum setiap hari?

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tetapi umumnya disarankan untuk minum setidaknya 8 gelas air per hari.

3. Apakah minuman manis baik untuk mengatasi dehidrasi?

Sebaiknya hindari minuman manis karena dapat bersifat diuretik dan justru memperburuk dehidrasi.

4. Apa yang harus saya lakukan jika saya merasa sangat haus saat berpuasa?

Pastikan untuk minum air yang cukup saat sahur dan berbuka, serta konsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air.