• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Si Kecil Idap ODD, Kapan Sebaiknya Hubungi Psikolog?

Si Kecil Idap ODD, Kapan Sebaiknya Hubungi Psikolog?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Oppositional defiant disorder (ODD) merupakan kondisi yang masuk dalam gangguan perilaku dan seringnya ditemukan pada usia anak-anak, yaitu sekitar 8 tahun. Gangguan ini ditandai dengan suasana hati yang mudah marah atau tersinggung, menyimpan dendam, serta sering membantah. Umumnya, kondisi ini akan berlangsung selama 6 bulan atau lebih. 

ODD salah satunya disebabkan oleh faktor psikologis, sehingga penanganannya pun sebaiknya dilakukan oleh ahli psikologi alias psikolog. Penyakit ini bisa disebabkan oleh masalah psikologis, seperti hubungan keluarga yang tidak harmonis, kurang mendapatkan kasih sayang dan perhatian, serta riwayat mengalami perlakuan kasar atau tindakan kekerasan saat usia muda.

Penyebab dan Cara Mengatasi ODD

Sebenarnya, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab gangguan ini menyerang. Selain faktor psikologis, ada hal lain yang juga bisa menjadi penyebab anak bisa mengalami oppositional defiant disorder (ODD), di antaranya: 

  • Faktor Biologis 

Meski merupakan gangguan psikologi, tetapi ODD pada anak ternyata juga bisa berkembang karena faktor biologi. Pada sebagian besar kasus, penyakit ini rentan menyerang anak yang lahir dari ibu yang mengalami beberapa hal saat hamil, seperti kekurangan asupan zat gizi atau kebiasaan merokok saat hamil. ODD juga bisa terjadi akibat ada gangguan perkembangan pada anak, misalnya mengalami kelainan atau cedera di area sekitar otak. 

  • Riwayat Keluarga

ODD pada anak juga lebih mudah berkembang saat ada faktor keturunan atau riwayat keluarga dengan gangguan yang serupa. Anak-anak dan remaja yang memiliki anggota keluarga dengan ADHD, gangguan cemas, dan depresi memiliki risiko lebih tinggi mengalami ODD. 

  • Faktor Sosial 

Faktor sosial dan lingkungan tinggal juga memiliki pengaruh yang besar pada perkembangan mental dan psikologis anak-anak. ODD disebut lebih mungkin terjadi pada anak yang mengalami penolakan dari lingkungan sosial atau teman sebaya, korban bullying atau kekerasan di lingkungan, serta mengalami kemiskinan. 

Kapan Harus Menghubungi Psikolog? 

Pada kasus yang parah, ODD bisa menyebabkan anak menjadi pribadi yang tidak seimbang dan sering menyimpan dendam serta selalu membangkang. Jika dibiarkan, hal-hal tersebut bisa mengakibatkan Si Kecil mengalami masalah saat dewasa, seperti sikap anti-sosial, menyimpan dendam, bahkan penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan keinginan bunuh diri. 

Saat anak menunjukkan gejala terlalu sensitif dan mengarah pada gangguan ODD, sebaiknya orangtua segera merencanakan pengobatan untuk mengatasi kondisinya. Pengobatan untuk gangguan ini dilakukan sesuai dengan beberapa faktor, seperti usia anak, tingkat keparahan gejala, dan kemampuan anak untuk turut serta dalam berbagai terapi khusus.

Pengobatan dilakukan bersama psikolog serta melibatkan orangtua dan akan berlangsung dalam beberapa bulan. Salah satu cara pengobatannya adalah dengan psikoterapi, yaitu metode pengobatan dengan konseling untuk membantu anak mengembangkan keterampilan dalam memecahkan masalah. Cara ini juga dilakukan untuk membantu Si Kecil mengendalikan amarah, sehingga bisa mengekspresikan diri dengan lebih baik. 

ODD juga bisa diatasi dengan terapi interaksi orangtua dan anak. Dalam sesi ini, orangtua akan dibantu untuk mempelajari pola komunikasi dan bagaimana cara berinteraksi yang baik dengan anak pengidap ODD. Selain orangtua, terapi juga akan dilakukan pada keluarga. Psikiater akan bekerjasama dengan keluarga untuk menemukan pola asuh yang efektif dan cara mengatasi gejala ODD pada Si Kecil. 

Cari tahu lebih lanjut seputar ODD pada anak dan cara mengatasinya dengan bertanya pada psikolog di Halodoc. Lebih mudah menghubungi psikolog melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Oppositional Defiant Disorder (ODD).
WebMD. Diakses pada 2020. Oppositional Defiant Disorder.