Simfisis Pubis: Fungsi, Nyeri & Cara Mengatasi

Definisi Simfisis Pubis
Simfisis pubis adalah sebuah sendi tulang rawan yang terletak di bagian depan panggul. Sendi ini menghubungkan tulang pubis kiri dan kanan. Fungsi utamanya adalah menstabilkan panggul, menahan beban tubuh, dan memungkinkan sedikit gerakan.
Sendi ini berperan penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Misalnya, berjalan, duduk, dan berdiri. Pada wanita hamil, simfisis pubis mengalami perubahan signifikan akibat hormon relaksin.
Fungsi Simfisis Pubis
Simfisis pubis memiliki beberapa fungsi vital, termasuk:
- Menghubungkan tulang pubis untuk memberikan stabilitas pada panggul.
- Menyerap goncangan dan tekanan saat tubuh bergerak.
- Memungkinkan sedikit pergerakan untuk fleksibilitas.
- Mendukung fungsi otot-otot di sekitar panggul dan perut.
Selama kehamilan, hormon relaksin menyebabkan ligamen di sekitar simfisis pubis menjadi lebih lentur. Tujuannya untuk mempermudah proses persalinan.
Perubahan Simfisis Pubis saat Hamil
Kehamilan membawa perubahan signifikan pada simfisis pubis. Peningkatan hormon relaksin menyebabkan:
- Pelunakan ligamen di sekitar sendi.
- Peningkatan mobilitas sendi.
- Potensi terjadinya Disfungsi Simfisis Pubis (SPD) atau nyeri panggul.
Perubahan ini memungkinkan panggul untuk melebar saat persalinan. Namun, dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau nyeri bagi sebagian wanita hamil.
Gangguan pada Simfisis Pubis
Beberapa gangguan dapat memengaruhi simfisis pubis, di antaranya:
- Disfungsi Simfisis Pubis (SPD): Kondisi ini menyebabkan nyeri panggul akibat sendi yang terlalu lentur atau tidak stabil.
- Simfisiolisis: Peregangan berlebihan pada sendi, sering terjadi setelah melahirkan.
- Osteitis Pubis: Peradangan pada sendi, umum terjadi pada atlet akibat cedera atau penggunaan berlebihan.
Gejala gangguan simfisis pubis bervariasi, tetapi umumnya mencakup nyeri di area panggul, kesulitan berjalan, dan rasa tidak nyaman saat bergerak.
Gejala Disfungsi Simfisis Pubis (SPD)
Gejala SPD dapat bervariasi intensitasnya. Beberapa gejala umum meliputi:
- Nyeri tajam di area panggul depan.
- Nyeri saat berjalan, menaiki tangga, atau berbalik di tempat tidur.
- Sensasi berderak atau bunyi “klik” di area panggul.
- Nyeri yang menjalar ke punggung bawah, selangkangan, atau paha.
Jika mengalami gejala-gejala ini, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
Penanganan Nyeri Simfisis Pubis
Penanganan nyeri simfisis pubis bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan stabilitas panggul. Beberapa metode penanganan meliputi:
- Istirahat: Mengurangi aktivitas yang memperburuk nyeri.
- Fisioterapi: Latihan penguatan otot dasar panggul dan stabilisasi panggul.
- Alat Bantu: Penggunaan pelvic belt (korset panggul) untuk menstabilkan sendi.
- Kompres Hangat/Dingin: Bergantian untuk meredakan nyeri dan peradangan.
Dalam kasus yang parah, dokter mungkin merekomendasikan obat pereda nyeri atau tindakan medis lainnya.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika:
- Nyeri panggul sangat parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Nyeri tidak membaik dengan istirahat dan perawatan rumahan.
- Terdapat gejala lain seperti demam, bengkak, atau kemerahan di area panggul.
Dokter kandungan atau dokter ortopedi dapat memberikan diagnosis yang akurat dan merekomendasikan rencana perawatan yang sesuai.
Rekomendasi Halodoc
Jika mengalami nyeri panggul yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup.



