Ad Placeholder Image

Simpel dan Praktis, Ini Cara Membuat Soto Ayam yang Enak dan Segar

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

“Cara membuat soto bisa dengan santan ataupun tanpa santan. Kalau kamu mau tanpa santan, pastikan menambah bumbu sesuai takaran supaya rasa tetap gurih.”

Simpel dan Praktis, Ini Cara Membuat Soto Ayam yang Enak dan SegarSimpel dan Praktis, Ini Cara Membuat Soto Ayam yang Enak dan Segar

DAFTAR ISI


Soto ayam adalah salah satu hidangan khas Nusantara yang tidak hanya lezat dan menghangatkan, tetapi juga sering diandalkan sebagai “makanan penyembuh” saat tubuh sedang tidak fit. Kuah kaldu ayam yang gurih, dipadukan dengan aneka rempah alami, suwiran daging ayam kaya protein, dan perasan jeruk nipis, menjadikannya perpaduan sempurna untuk memanjakan lidah sekaligus mendukung proses pemulihan tubuh ketika kamu sedang mengalami flu, batuk, atau sekadar kelelahan.

Dari kacamata medis dan nutrisi, cara masak soto ayam sangat memengaruhi manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan. Kaldu hangat terbukti secara klinis dapat membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan, sementara asam amino dari ayam berfungsi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Namun, pengolahan yang kurang tepat, seperti penggunaan minyak berlebih untuk menggoreng bumbu atau pemilihan bagian ayam yang terlalu berlemak, justru dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui teknik pengolahan yang sehat agar hidangan ini tetap menjadi santapan yang bernutrisi tanpa memicu masalah metabolisme di kemudian hari.

Jika kamu mengalami demam tidak turun atau gejala flu berat yang menetap lebih dari tiga hari, mengonsumsi makanan hangat saja mungkin tidak cukup. Pada kondisi seperti ini, kamu sangat disarankan untuk melakukan konsultasi dokter spesialis secara online di Halodoc guna mendapatkan diagnosis dan rekomendasi penanganan medis yang akurat.

Nah, bagi kamu yang ingin menyajikan hidangan hangat bergizi ini di rumah, bagaimana cara masak soto ayam yang sehat namun tetap mempertahankan cita rasa autentiknya? Simak ulasan lengkap, bedah nutrisi, serta resep sehatnya di bawah ini!

Kandungan Nutrisi dalam Seporsi Soto Ayam

Sebelum kita masuk ke resep dan cara masak soto ayam, ada baiknya kamu mengetahui profil nutrisi dari semangkuk soto. Hidangan ini pada dasarnya adalah sup bening berbasis kaldu yang dilengkapi dengan berbagai kondimen menyehatkan. Jika diolah dengan benar, soto ayam bisa menjadi menu makanan seimbang yang memenuhi kebutuhan makronutrien dan mikronutrien harian kamu.

1. Protein Berkualitas Tinggi

Komponen utama dalam soto ayam adalah daging ayam itu sendiri, yang merupakan sumber protein tanpa lemak (jika menggunakan bagian dada tanpa kulit). Protein sangat krusial bagi sistem imun karena tubuh menggunakannya untuk memproduksi antibodi. Selain ayam, tambahan telur rebus pada soto juga menyumbang protein tambahan, asam amino esensial, serta kolin yang penting untuk kesehatan fungsi otak dan saraf.

2. Karbohidrat Kompleks dan Serat

Karbohidrat dalam soto ayam biasanya didapatkan dari bihun (soun) atau nasi putih. Untuk opsi yang lebih sehat, kamu bisa mengganti nasi putih dengan nasi merah atau membatasi porsi bihun. Sementara itu, asupan serat, vitamin, dan mineral didapatkan dari sayuran pelengkap seperti irisan kol (kubis), tauge (kecambah), tomat, dan daun bawang. Kubis kaya akan vitamin K dan antioksidan, sedangkan tauge mengandung vitamin C dan enzim yang sangat baik untuk melancarkan pencernaan.

3. Kandungan Lemak yang Bisa Dikontrol

Lemak dalam soto ayam umumnya berasal dari kaldu tulang/kulit ayam dan minyak goreng yang digunakan untuk menumis bumbu halus. Lemak sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk melarutkan vitamin A, D, E, dan K. Namun, kamu bisa mengontrol asupan lemak jenuh dengan memilih daging ayam tanpa kulit atau menggunakan minyak tak jenuh tunggal (seperti minyak zaitun atau minyak kanola) saat menumis bumbu halus dalam proses pembuatan soto ayam.

Selain mengonsumsi hidangan dengan nutrisi seimbang, untuk memastikan sistem kekebalan tubuh tetap optimal terutama di musim pancaroba, kamu juga bisa melengkapinya dengan beli vitamin, suplemen C atau zinc di Halodoc. Produk yang asli dan aman sangat mendukung tubuhmu dalam melawan infeksi virus ringan.

Cara Masak Soto Ayam Sehat, Aman, dan Praktis

Cara masak soto ayam sejatinya tidak terlalu sulit, namun membutuhkan perhatian ekstra pada aspek higienitas dan teknik memasak. Perlu diingat, daging ayam mentah berpotensi membawa bakteri patogen seperti Salmonella dan Campylobacter. Oleh karena itu, masaklah ayam hingga mencapai suhu internal minimal 74 derajat Celcius untuk memastikan semua bakteri berbahaya mati. Berikut adalah resep dan langkah pembuatannya.

1. Persiapan Bahan Utama dan Bumbu

Siapkan bahan-bahan segar berkualitas. Bahan utamanya meliputi 500 gram dada ayam fillet (tanpa kulit untuk mengurangi asupan lemak jenuh) dan 1,5 liter air matang untuk kuah kaldu. Kamu juga membutuhkan serai yang sudah dimemarkan, daun jeruk nipis, daun salam, serta lengkuas yang dimemarkan sebagai bahan aromatik kuah.

Untuk bumbu halus (yang merupakan kunci utama cita rasa soto ayam), siapkan:

  • 7 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 ruas jari kunyit (bakar sebentar atau gunakan kunyit bubuk)
  • 1 ruas jari jahe
  • 3 butir kemiri (sangrai agar tidak langu)
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • Garam, lada putih, dan sedikit kaldu jamur sebagai pengganti MSG.

2. Teknik Membuat Kaldu Sehat

Langkah pertama dalam cara masak soto ayam adalah merebus dada ayam. Rebus ayam dalam air mendidih. Jika muncul buih putih keabu-abuan (kotoran dan sisa darah) di permukaan air, segera angkat dan buang buih tersebut menggunakan sendok sayur. Hal ini penting agar kuah kaldu tetap jernih dan tidak berbau amis. Rebus dengan api sedang hingga daging ayam matang sempurna dan kaldu terasa gurih alami.

3. Menumis Bumbu Halus

Haluskan semua bahan bumbu halus. Panaskan sedikit minyak sehat (sekitar 1-2 sendok makan) di wajan anti lengket. Tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas hingga harum dan matang. Pastikan bumbu benar-benar matang agar kuah soto tidak terasa langu dan tidak mudah basi. Setelah matang, tuangkan bumbu tumis ini ke dalam panci rebusan kaldu dan ayam tadi. Aduk rata dan biarkan mendidih perlahan (simmering) selama 15-20 menit agar rempah meresap sempurna. Tambahkan garam dan lada, lalu koreksi rasa.

4. Menyajikan dengan Kondimen Sehat

Setelah kaldu matang, angkat dada ayam, tiriskan, lalu suwir-suwir dagingnya. Siapkan mangkuk saji, susun sayuran pelengkap berupa irisan kol rebus sebentar, tauge seduh air panas, irisan tomat segar, dan sedikit bihun jagung yang sudah direbus. Tambahkan suwiran dada ayam, lalu siram dengan kuah soto kuning yang panas. Sebagai sentuhan akhir, taburkan irisan daun bawang, seledri, sedikit bawang goreng, dan berikan perasan jeruk nipis.

Tips Kesehatan Ekstra: Pencegahan Kontaminasi Silang di Dapur
  1. Jangan pernah mencuci daging ayam mentah di bawah air mengalir, karena cipratan air dapat menyebarkan bakteri Campylobacter ke permukaan dapur, piring, atau makanan lain.
  2. Gunakan talenan dan pisau yang berbeda antara memotong ayam mentah dan memotong sayuran pelengkap soto.
  3. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik setelah memegang daging ayam mentah.

Manfaat Medis Rempah dalam Soto Ayam untuk Kesehatan

Salah satu alasan mengapa soto ayam sering dikaitkan dengan pemulihan orang sakit adalah karena kandungan rempahnya yang melimpah. Di balik warna kuning dan aroma yang khas, bumbu soto ayam menyimpan sederet senyawa bioaktif yang berperan sebagai farmakologi alami bagi tubuh kita.

1. Kunyit (Curcumin) sebagai Anti-inflamasi

Warna kuning pekat pada kuah soto berasal dari kunyit. Kunyit mengandung senyawa bioaktif bernama kurkumin. Berbagai penelitian farmakologis menunjukkan bahwa kurkumin memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi (anti-peradangan) yang sangat kuat. Senyawa ini bekerja dengan cara menekan molekul penyebab peradangan dalam tubuh. Menariknya, penyerapan kurkumin oleh tubuh akan meningkat drastis ketika dikonsumsi bersama sedikit lemak sehat (dari kuah kaldu) dan lada hitam/putih (piperin) yang selalu ada dalam bumbu soto.

2. Bawang Putih (Allicin) untuk Imunitas

Bawang putih merupakan bumbu dasar wajib dalam cara masak soto ayam. Saat bawang putih dihaluskan atau dicincang, ia melepaskan enzim alliinase yang mengubah alliin menjadi allicin. Allicin adalah senyawa sulfur yang memberikan aroma khas bawang sekaligus berfungsi sebagai antimikroba dan antivirus alami. Mengonsumsi hidangan berbahan dasar bawang putih saat sedang sakit dapat membantu sel-sel kekebalan tubuh melawan virus penyebab pilek dan flu dengan lebih efisien.

3. Jahe (Gingerol) Mengatasi Mual dan Gangguan Pencernaan

Jahe sering ditambahkan untuk menyamarkan bau amis ayam. Secara medis, jahe mengandung gingerol dan shogaol, senyawa yang sangat efektif dalam menenangkan saluran pencernaan dan mengurangi reseptor mual di sistem saraf pusat. Ketika seseorang sedang demam atau flu, nafsu makan biasanya menurun dan sering muncul sensasi mual. Kehadiran jahe dalam soto ayam membantu meredakan keluhan gastrointestinal tersebut, sehingga asupan nutrisi tetap bisa masuk.

4. Jeruk Nipis (Vitamin C) dan Penyerapan Zat Besi

Perasan jeruk nipis tidak hanya menambah kesegaran rasa asam, tetapi juga memberikan asupan Vitamin C murni. Selain berfungsi sebagai antioksidan, Vitamin C memiliki peran krusial dalam mengoptimalkan penyerapan zat besi non-heme dari sayuran pelengkap seperti kol dan tauge, serta zat besi heme dari daging ayam. Memastikan penyerapan zat besi yang baik sangat penting untuk mencegah anemia, terutama saat tubuh sedang dalam masa pemulihan.

Studi Mengenai Khasiat Kaldu Ayam untuk Pemulihan Tubuh

Chest Journal, sebuah jurnal medis terkemuka di bidang pulmonologi, pernah menerbitkan studi klasik yang membuktikan bahwa mengonsumsi sup atau kaldu ayam hangat secara signifikan dapat meredakan gejala infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kaldu ayam dengan sayuran dan rempah-rempah memiliki efek penghambatan ringan terhadap migrasi neutrofil (sejenis sel darah putih pelawan infeksi). Penghambatan kemotaksis neutrofil ini dapat secara langsung mengurangi peradangan berlebihan pada saluran hidung dan tenggorokan, yang pada akhirnya meminimalisir produksi lendir berlebih, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Selain itu, uap panas dan asam amino cysteine yang terkandung dalam daging ayam bekerja menyerupai obat pengencer dahak (mukolitik) untuk membantu melegakan pernapasan.

Kombinasi antara nutrisi, farmakologi rempah, dan uap hangat menjadikan soto ayam lebih dari sekadar makanan nikmat, melainkan “terapi suportif” rumahan yang telah tervalidasi oleh kearifan lokal maupun studi modern.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik via Halodoc

Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu seperti asam urat, kolesterol tinggi, atau hipertensi, dan ragu tentang pantangan menu makanan harian yang aman dikonsumsi, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah dan mendapatkan panduan diet sehat melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Cold remedies: What works, what doesn’t, what can’t hurt.
Chest Journal. Diakses pada 2024. Chicken Soup Inhibits Neutrophil Chemotaxis In Vitro.
National Institutes of Health (NIH) – PubMed. Diakses pada 2024. Anti-inflammatory properties of curcumin, a major constituent of Curcuma longa.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. The Health Benefits of Chicken Soup.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Five Keys to Safer Food Manual.

FAQ

1. Apakah resep dan cara masak soto ayam ini aman untuk penderita asam urat?

Penderita asam urat (gout) perlu berhati-hati. Meskipun menyehatkan, daging ayam dan kaldu daging mengandung purin yang bisa memicu naiknya kadar asam urat. Disarankan untuk membatasi porsi kaldu pekat dan menghindari bagian organ dalam (jeroan) ayam, kulit, serta emping melinjo yang biasa dijadikan pendamping soto.

2. Bisakah soto ayam dipanaskan ulang keesokan harinya?

Soto ayam bisa dipanaskan ulang asalkan sebelumnya disimpan dengan benar di dalam kulkas pada wadah kedap udara (maksimal 3-4 hari). Namun, panaskan kuahnya saja hingga mendidih (sekitar 74 derajat Celcius). Hindari merebus sayuran pelengkapnya berkali-kali karena dapat merusak tekstur dan menghilangkan vitamin larut air seperti vitamin C.

3. Apakah MSG wajib digunakan untuk mendapatkan kuah soto ayam yang gurih?

Tidak wajib. Rasa umami (gurih) yang khas pada hidangan soto sebenarnya bisa didapatkan secara alami melalui proses perebusan tulang dan daging ayam dalam waktu yang cukup lama. Kamu juga bisa menambahkan sedikit kaldu jamur, bawang putih, dan tomat yang secara alami kaya akan glutamat sebagai pengganti MSG komersial.

4. Bagaimana cara masak soto ayam versi diet atau rendah kalori?

Untuk menurunkan kalori dan lemak jenuh, gunakan daging dada ayam tanpa kulit. Kurangi jumlah minyak goreng saat menumis bumbu halus (gunakan wajan anti lengket). Selain itu, ganti porsi karbohidrat dari nasi putih atau bihun dengan memperbanyak porsi sayuran seperti kol dan tauge segar.

5. Apakah aman makan soto ayam bersamaan dengan konsumsi obat dari dokter?

Secara umum soto ayam aman dikonsumsi sebelum meminum obat, karena makanan ini tidak mengiritasi lambung. Bahkan, perut yang sudah terisi makanan bernutrisi akan mengurangi risiko mual akibat efek samping beberapa jenis antibiotik atau obat pereda nyeri. Namun, beri jeda waktu sekitar 30-60 menit setelah makan sebelum mengonsumsi obat-obatan medis.