Ad Placeholder Image

Sindrom Edward: Gejala, Penyebab, & Diagnosis Trisomi 18

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Februari 2026

Sindrom Edward: Penyebab, Gejala, & Cara Deteksi

Sindrom Edward: Gejala, Penyebab, & Diagnosis Trisomi 18Sindrom Edward: Gejala, Penyebab, & Diagnosis Trisomi 18

Sindrom Edward Adalah: Pengertian, Gejala, dan Penanganannya

Sindrom Edward, atau dikenal juga sebagai Trisomi 18, adalah kelainan genetik yang terjadi ketika ada salinan ekstra dari kromosom 18 dalam sel tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius, seringkali berakibat fatal. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai sindrom Edward, mulai dari penyebab, gejala, hingga pilihan penanganannya.

Apa Itu Sindrom Edward?

Sindrom Edward adalah kelainan kromosom yang memengaruhi perkembangan bayi. Kelebihan kromosom 18 ini mengganggu perkembangan normal dan menyebabkan berbagai cacat lahir. Trisomi 18 adalah kondisi yang jarang terjadi, namun penting untuk dipahami karena dampaknya yang signifikan pada kesehatan dan kualitas hidup anak.

Penyebab Sindrom Edward

Sindrom Edward disebabkan oleh adanya tiga salinan kromosom 18, bukan dua seperti seharusnya. Kondisi ini biasanya terjadi secara acak selama pembentukan sel telur atau sperma, atau selama perkembangan awal embrio. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu diketahui:

  • Bukan Keturunan: Sindrom Edward umumnya bukan penyakit keturunan.
  • Kesalahan Acak: Terjadi akibat kesalahan acak dalam pembelahan sel.
  • Trisomi 18: Kehadiran tiga kromosom 18 menyebabkan gangguan perkembangan.

Gejala Sindrom Edward

Gejala sindrom Edward bervariasi, tetapi umumnya mencakup ciri fisik dan masalah kesehatan yang signifikan. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Berat Lahir Rendah: Bayi dengan sindrom Edward sering lahir dengan berat badan rendah.
  • Mikrosefalus: Ukuran kepala lebih kecil dari normal.
  • Rahang Kecil: Rahang yang lebih kecil dari ukuran normal.
  • Telinga Rendah: Posisi telinga lebih rendah dari seharusnya.
  • Tangan Mengepal: Tangan sering mengepal dengan jari yang tumpang tindih.
  • Kaki “Rocker-Bottom”: Bentuk kaki yang khas dengan telapak kaki yang membulat.

Selain ciri fisik, sindrom Edward juga dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti cacat jantung bawaan, kesulitan makan dan bernapas, serta keterlambatan perkembangan yang parah.

Diagnosis Sindrom Edward

Diagnosis sindrom Edward dapat dilakukan selama kehamilan atau setelah bayi lahir. Beberapa metode diagnosis meliputi:

  • USG: Pemeriksaan USG selama kehamilan dapat mendeteksi beberapa ciri fisik yang terkait dengan sindrom Edward.
  • Skrining NIPT: Non-invasive Prenatal Testing (NIPT) adalah tes darah yang dapat mendeteksi kelainan kromosom pada bayi.
  • Amniosentesis: Pengambilan sampel cairan ketuban untuk analisis kromosom.

Setelah lahir, diagnosis dapat dikonfirmasi melalui analisis kromosom bayi.

Penanganan Sindrom Edward

Tidak ada obat khusus untuk sindrom Edward. Penanganan berfokus pada meredakan gejala dan memberikan dukungan terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup bayi. Beberapa intervensi yang mungkin diperlukan meliputi:

  • Perawatan Jantung: Penanganan cacat jantung bawaan.
  • Dukungan Nutrisi: Pemberian makanan melalui selang jika bayi kesulitan makan.
  • Terapi Fisik: Membantu meningkatkan kekuatan dan mobilitas.
  • Perawatan Pernapasan: Dukungan pernapasan jika ada masalah pernapasan.

Perawatan paliatif juga penting untuk memastikan kenyamanan dan mengurangi penderitaan bayi.

Pencegahan Sindrom Edward

Karena sindrom Edward umumnya disebabkan oleh kesalahan acak dalam pembelahan sel, tidak ada cara pasti untuk mencegahnya. Namun, wanita yang berencana hamil, terutama yang berusia di atas 35 tahun, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai risiko dan pilihan skrining genetik.

Kesimpulan

Sindrom Edward adalah kondisi genetik serius yang memerlukan penanganan komprehensif. Deteksi dini dan intervensi yang tepat dapat membantu meningkatkan kualitas hidup bayi yang terdampak. Jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai risiko sindrom Edward, segera konsultasikan dengan dokter atau ahli genetika untuk mendapatkan informasi dan dukungan yang sesuai. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan lainnya, jangan ragu untuk menggunakan aplikasi Halodoc. Unduh Halodoc sekarang untuk mendapatkan akses mudah ke layanan kesehatan terpercaya.