Ad Placeholder Image

Sistektomi: Kenali Prosedur Pengangkatan Kandung Kemih

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 April 2026

Sistektomi: Kenali Prosedur Pengangkatan Kandung Kemih

Sistektomi: Kenali Prosedur Pengangkatan Kandung KemihSistektomi: Kenali Prosedur Pengangkatan Kandung Kemih

Sistektomi: Prosedur Bedah Pengangkatan Kandung Kemih dan Jenisnya

Sistektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat sebagian atau seluruh kandung kemih. Operasi ini umumnya digunakan untuk menangani kanker kandung kemih invasif, kondisi kronis yang parah, atau kelainan bawaan yang tidak dapat ditangani dengan metode lain. Proses sistektomi bisa dilakukan secara terbuka, laparoskopi, atau robotik. Setelah pengangkatan kandung kemih secara total, seringkali diperlukan prosedur rekonstruksi saluran urin baru atau yang dikenal sebagai diversi urin.

Apa Itu Sistektomi?

Sistektomi merupakan intervensi bedah untuk mengangkat bagian atau keseluruhan kandung kemih, organ berongga yang berfungsi menyimpan urin. Tindakan ini dilakukan ketika kandung kemih mengalami kerusakan parah atau menjadi sumber masalah kesehatan serius. Tujuan utama sistektomi adalah menghilangkan jaringan yang sakit, mencegah penyebaran penyakit, dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Keputusan untuk menjalani sistektomi didasarkan pada diagnosis dan evaluasi medis yang cermat oleh tim dokter.

Mengapa Sistektomi Dilakukan? Indikasi

Prosedur sistektomi direkomendasikan untuk berbagai kondisi medis serius yang memengaruhi kandung kemih. Indikasi paling umum adalah adanya kanker kandung kemih, terutama yang bersifat invasif atau berulang. Kanker invasif telah menyebar ke lapisan otot kandung kemih atau lebih dalam.

Selain kanker, sistektomi juga dapat diindikasikan untuk kondisi kronis tertentu. Ini termasuk peradangan kandung kemih yang parah dan tidak responsif terhadap pengobatan lain, seperti sistitis interstisial stadium akhir. Kelainan bawaan pada kandung kemih yang menyebabkan disfungsi berat juga menjadi alasan dilakukannya operasi ini. Pada beberapa kasus, cedera berat pada kandung kemih yang tidak dapat diperbaiki juga memerlukan sistektomi.

Jenis-jenis Sistektomi

Sistektomi dikelompokkan menjadi dua jenis utama, yaitu sistektomi radikal dan sistektomi parsial. Pilihan jenis operasi tergantung pada kondisi kesehatan pasien, lokasi, serta ukuran penyakit yang perlu diangkat. Setiap jenis memiliki pendekatan dan cakupan pengangkatan jaringan yang berbeda.

  • Sistektomi Radikal: Ini adalah pengangkatan seluruh kandung kemih. Bersama dengan kandung kemih, kelenjar getah bening di dekatnya juga diangkat untuk memeriksa potensi penyebaran kanker. Pada pria, prosedur ini seringkali melibatkan pengangkatan prostat dan vesikula seminalis. Sementara pada wanita, sistektomi radikal umumnya melibatkan pengangkatan uterus (rahim), ovarium (indung telur), dan sebagian vagina. Setelah sistektomi radikal, pasien memerlukan prosedur diversi urin untuk membuat saluran urin baru.
  • Sistektomi Parsial: Prosedur ini melibatkan pengangkatan hanya sebagian kecil dari kandung kemih yang terkena tumor. Tujuannya adalah untuk mengangkat tumor sambil mempertahankan sebagian besar kandung kemih. Sistektomi parsial biasanya hanya dilakukan jika tumor masih kecil dan belum menyebar jauh ke dalam dinding kandung kemih. Kandung kemih yang tersisa dapat terus berfungsi untuk menyimpan urin.

Persiapan Sebelum Sistektomi

Sebelum menjalani sistektomi, pasien akan melalui serangkaian pemeriksaan dan persiapan yang komprehensif. Dokter akan melakukan evaluasi medis menyeluruh, termasuk tes darah, tes urin, pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta pemeriksaan fisik. Pasien perlu menginformasikan riwayat kesehatan lengkap, alergi, dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

Beberapa minggu sebelum operasi, pasien mungkin diminta untuk menghentikan konsumsi obat pengencer darah atau suplemen tertentu. Perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok dan menjaga pola makan sehat juga dianjurkan untuk mendukung proses pemulihan. Tim medis akan memberikan edukasi detail mengenai prosedur, risiko, dan ekspektasi pasca operasi.

Prosedur Sistektomi dan Diversi Urin

Sistektomi dapat dilakukan dengan beberapa metode bedah, yaitu secara terbuka (sayatan besar), laparoskopi (sayatan kecil dengan bantuan kamera), atau robotik (menggunakan sistem robot yang dikendalikan dokter). Setelah kandung kemih diangkat seluruhnya, diversi urin menjadi langkah krusial untuk menciptakan jalur baru bagi urin keluar dari tubuh.

Beberapa metode diversi urin meliputi ileal conduit, di mana sebagian usus halus digunakan untuk membuat saluran yang mengalirkan urin ke kantong di luar tubuh. Ada juga neobladder, yaitu pembuatan kandung kemih baru dari bagian usus yang dihubungkan ke uretra, sehingga memungkinkan pasien buang air kecil secara alami. Pilihan diversi urin disesuaikan dengan kondisi pasien dan pertimbangan medis.

Pemulihan Setelah Sistektomi

Masa pemulihan setelah sistektomi bervariasi tergantung jenis operasi dan kondisi umum pasien. Pasien umumnya akan dirawat di rumah sakit selama beberapa hari hingga satu minggu. Selama di rumah sakit, pengelolaan nyeri, pemantauan luka, dan edukasi tentang perawatan diversi urin akan diberikan.

Setelah pulang, pasien perlu membatasi aktivitas fisik berat selama beberapa minggu. Perawatan luka dan kantong diversi urin harus dilakukan secara rutin sesuai petunjuk dokter. Dokter akan menjadwalkan kunjungan tindak lanjut untuk memantau pemulihan dan memberikan panduan lebih lanjut. Dukungan psikologis juga penting untuk membantu adaptasi pasien terhadap perubahan gaya hidup.

Potensi Risiko dan Komplikasi Sistektomi

Seperti halnya prosedur bedah besar lainnya, sistektomi memiliki potensi risiko dan komplikasi. Risiko umum meliputi pendarahan, infeksi luka operasi, dan reaksi terhadap anestesi. Ada pula risiko yang lebih spesifik terkait sistektomi.

Komplikasi yang mungkin terjadi termasuk kerusakan pada organ di sekitarnya, obstruksi usus, kebocoran urin dari sambungan diversi, atau masalah dengan fungsi diversi urin. Pada pria, sistektomi radikal dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Sementara pada wanita, prosedur ini bisa memengaruhi fungsi seksual dan kesuburan jika organ reproduksi diangkat. Diskusi mendalam dengan dokter mengenai risiko ini sangat penting sebelum operasi.

Pertanyaan Umum Seputar Sistektomi

Berapa lama waktu pemulihan total setelah sistektomi?

Waktu pemulihan total setelah sistektomi dapat bervariasi, namun umumnya membutuhkan beberapa minggu hingga beberapa bulan. Aktivitas ringan dapat dimulai setelah beberapa minggu, namun aktivitas penuh dan berat mungkin memerlukan waktu tiga hingga enam bulan.

Apakah kualitas hidup akan berubah setelah sistektomi?

Ya, kualitas hidup akan mengalami perubahan, terutama jika kandung kemih diangkat secara total dan memerlukan diversi urin. Namun, dengan edukasi yang baik, dukungan, dan adaptasi terhadap perawatan diversi urin, banyak pasien dapat kembali menjalani kehidupan yang produktif dan memuaskan.

Apakah sistektomi bisa menyembuhkan kanker kandung kemih?

Sistektomi merupakan salah satu pilar utama dalam pengobatan kanker kandung kemih, terutama untuk kasus invasif. Tujuan utamanya adalah mengangkat tumor secara tuntas. Namun, keberhasilan penyembuhan total tergantung pada stadium kanker, jenis sel, dan apakah kanker telah menyebar.

Kesimpulan

Sistektomi adalah prosedur bedah penting untuk penanganan kondisi kandung kemih yang serius, terutama kanker invasif. Memahami jenis-jenis sistektomi, persiapan, prosedur, dan proses pemulihan sangat krusial bagi pasien dan keluarga. Jika terdapat pertanyaan lebih lanjut atau memerlukan diagnosis dan penanganan lebih lanjut mengenai kondisi kandung kemih, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi. Melalui Halodoc, dapatkan akses mudah untuk konsultasi dengan dokter profesional dan terpercaya.