Ad Placeholder Image

Sklera Mata Bengkak: Penyebab dan Kapan ke Dokter

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Sklera Mata Bengkak: Kapan Harus Periksa Dokter?

Sklera Mata Bengkak: Penyebab dan Kapan ke DokterSklera Mata Bengkak: Penyebab dan Kapan ke Dokter

Sklera Mata Bengkak: Penyebab dan Penanganan Tepat

Sklera mata bengkak merujuk pada kondisi bagian putih mata yang mengalami pembengkakan. Kondisi ini sering kali menjadi tanda adanya peradangan pada sklera itu sendiri, yang disebut skleritis, atau pada jaringan di bawah lapisan konjungtiva yang dikenal sebagai episkleritis. Penting untuk segera mencari diagnosis dan penanganan medis yang tepat, mengingat skleritis parah dapat berpotensi mengancam penglihatan.

Apa Itu Sklera Mata Bengkak?

Sklera adalah lapisan terluar mata yang berwarna putih, berfungsi melindungi struktur internal mata yang sensitif. Ketika sklera mengalami pembengkakan, ini dapat mengindikasikan peradangan. Skleritis adalah peradangan serius pada sklera itu sendiri, yang bisa memengaruhi seluruh bagian sklera atau hanya area tertentu. Sementara itu, episkleritis adalah peradangan pada episkleria, yaitu jaringan tipis di antara sklera dan konjungtiva. Episkleritis umumnya lebih ringan dibandingkan skleritis.

Gejala Sklera Mata Bengkak

Gejala sklera mata bengkak dapat bervariasi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Namun, beberapa tanda umum yang sering muncul antara lain:

  • Mata terlihat sangat merah pada bagian putihnya.
  • Pembengkakan yang jelas pada sklera.
  • Rasa nyeri yang intens pada mata, terkadang menjalar ke area wajah.
  • Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya terang (fotofobia).
  • Penglihatan dapat menjadi buram.
  • Produksi air mata berlebihan.
  • Pada kasus skleritis, rasa sakit bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penyebab Sklera Mata Bengkak

Identifikasi penyebab sklera mata bengkak sangat krusial untuk menentukan penanganan yang efektif. Beberapa faktor utama yang dapat memicu kondisi ini meliputi:

  • Penyakit Autoimun: Ini adalah penyebab paling umum dari skleritis. Kondisi seperti rheumatoid arthritis, lupus, granulomatosis dengan poliangitis, atau ankylosing spondylitis dapat memicu peradangan pada sklera.
  • Cedera Mata: Trauma fisik pada mata, seperti benturan atau luka tusuk, dapat menyebabkan peradangan pada sklera.
  • Infeksi: Bakteri, virus, jamur, atau parasit dapat menginfeksi mata dan menyebabkan skleritis atau episkleritis. Infeksi bisa berasal dari herpes zoster, tuberkulosis, atau infeksi lainnya.
  • Reaksi Alergi: Meskipun lebih sering menyebabkan konjungtivitis, alergi parah juga bisa memicu peradangan pada jaringan di sekitar sklera, termasuk episkleritis.
  • Efek Samping Obat-obatan: Dalam beberapa kasus, obat-obatan tertentu dapat menjadi pemicu peradangan mata.
  • Penyebab Idiopatik: Terkadang, penyebab pasti dari sklera mata bengkak tidak dapat diidentifikasi.

Kapan Harus ke Dokter Mata?

Melihat tanda-tanda sklera mata bengkak, apalagi jika disertai nyeri hebat, mata merah parah, atau gangguan penglihatan, pemeriksaan dokter mata adalah langkah yang tidak bisa ditunda. Skleritis yang tidak tertangani dengan baik berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti kerusakan sklera, glaukoma, atau bahkan kehilangan penglihatan permanen. Diagnosis dini oleh profesional medis sangat penting.

Penanganan Sklera Mata Bengkak

Penanganan sklera mata bengkak akan sangat bergantung pada diagnosis penyebabnya. Dokter mata akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan terapi yang tepat. Beberapa opsi penanganan umum meliputi:

  • Kompres Dingin: Untuk meredakan pembengkakan dan ketidaknyamanan ringan pada kasus episkleritis.
  • Obat Tetes Mata: Dokter dapat meresepkan tetes mata anti-inflamasi atau pelumas untuk mengurangi gejala.
  • Obat Anti-inflamasi Nonsteroid (OAINS): Obat oral ini dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri.
  • Kortikosteroid: Dalam kasus skleritis yang lebih parah, dokter mungkin meresepkan tetes mata kortikosteroid atau kortikosteroid oral untuk menekan peradangan.
  • Obat Imunosupresan: Jika sklera bengkak disebabkan oleh penyakit autoimun, obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh mungkin diperlukan.
  • Antibiotik atau Antivirus: Jika ada infeksi bakteri atau virus sebagai penyebab, obat-obatan ini akan diresepkan.

Pencegahan Sklera Mata Bengkak

Meskipun tidak semua kasus sklera mata bengkak dapat dicegah, beberapa langkah dapat membantu menjaga kesehatan mata secara umum:

  • Lindungi mata dari cedera menggunakan kacamata pelindung saat beraktivitas berisiko.
  • Kelola penyakit autoimun yang mendasari dengan baik di bawah pengawasan dokter.
  • Jaga kebersihan tangan dan hindari menyentuh mata secara berlebihan.
  • Gunakan lensa kontak dengan benar dan bersihkan sesuai anjuran.
  • Lakukan pemeriksaan mata rutin, terutama jika memiliki riwayat kondisi mata atau autoimun.

Kesimpulan

Sklera mata bengkak merupakan kondisi yang membutuhkan perhatian medis serius. Mengabaikan gejala dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang yang mengancam penglihatan. Jika mengalami gejala mata merah, bengkak, nyeri, atau sensitif, segera konsultasikan dengan dokter mata untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. Melalui platform Halodoc, pengguna dapat dengan mudah berkonsultasi dengan dokter spesialis mata dan mendapatkan informasi kesehatan terpercaya untuk menjaga kesehatan mata secara optimal.