Apakah Softlens Bisa Dipakai Tidur? Jangan Asal Ya!

Menguak Fakta: Apakah Softlens Bisa Dipakai Tidur?
Banyak pengguna softlens mungkin bertanya-tanya, apakah aman tidur sambil mengenakan lensa kontak? Secara umum, penggunaan softlens saat tidur tidak direkomendasikan. Kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan mata serius yang berisiko merusak penglihatan.
Kecuali menggunakan jenis lensa kontak khusus yang dirancang untuk pemakaian extended wear atau berhari-hari, sebagian besar lensa kontak lunak biasa hanya direkomendasikan untuk penggunaan selama 8 hingga 12 jam. Bahkan untuk lensa extended wear pun, sebagian besar dokter mata tetap menyarankan untuk melepasnya setiap malam untuk menjaga kesehatan mata optimal.
Mengapa Tidur dengan Softlens Biasa Berisiko?
Kornea mata, bagian depan bening mata yang berfungsi memfokuskan cahaya, membutuhkan pasokan oksigen yang cukup agar tetap sehat. Saat seseorang terjaga, kornea mendapatkan oksigen dari udara bebas.
Ketika tidur, kelopak mata akan tertutup. Penggunaan softlens biasa saat tidur akan mengurangi aliran oksigen ke kornea secara signifikan. Kekurangan oksigen ini dapat merusak sel-sel kornea, membuatnya lebih rentan terhadap infeksi dan komplikasi serius lainnya.
Risiko Kesehatan Mata Akibat Tidur dengan Softlens
Tindakan tidur menggunakan softlens, terutama jenis non-extended wear, dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan mata. Beberapa kondisi yang mungkin terjadi meliputi:
- Keratitis: Ini adalah peradangan kornea yang bisa disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit. Gejala keratitis meliputi mata merah, nyeri, sensasi benda asing di mata, penglihatan kabur, dan sensitivitas terhadap cahaya. Kondisi ini sangat serius dan bisa berujung pada kerusakan kornea permanen atau bahkan kebutaan jika tidak segera ditangani.
- Kekurangan Oksigen Kornea: Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kurangnya oksigen menyebabkan kornea menjadi bengkak dan lebih rapuh. Hal ini dapat membuat mata lebih rentan terhadap cedera dan infeksi.
- Mata Merah dan Iritasi: Kurangnya oksigen dan gesekan lensa kontak dengan permukaan mata saat tidur dapat menyebabkan mata menjadi merah, terasa kering, gatal, dan iritasi.
- Ulkus Kornea: Infeksi yang tidak diobati dapat berkembang menjadi ulkus atau luka terbuka pada kornea. Ulkus kornea adalah kondisi darurat medis yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah kehilangan penglihatan.
Apakah Semua Softlens Tidak Boleh Dipakai Tidur? (Jenis Lensa Kontak Extended Wear)
Ada jenis lensa kontak tertentu yang disebut extended wear (EW) atau lensa kontak pemakaian lama. Lensa jenis ini dirancang dengan bahan yang lebih permeabel terhadap oksigen, memungkinkan lebih banyak oksigen mencapai kornea bahkan saat mata tertutup.
Meskipun demikian, penggunaan lensa kontak extended wear untuk tidur harus selalu di bawah rekomendasi dan pengawasan ketat dokter mata. Dokter akan mengevaluasi kondisi mata secara menyeluruh untuk menentukan apakah jenis lensa ini cocok dan aman. Bahkan dengan lensa EW, risiko infeksi tetap ada, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan lensa biasa.
Panduan Aman Penggunaan Softlens untuk Kesehatan Mata Optimal
Untuk menjaga kesehatan mata saat menggunakan softlens, ada beberapa panduan penting yang harus selalu dipatuhi:
- Lepaskan Setiap Malam: Selalu lepas softlens sebelum tidur, kecuali jika menggunakan jenis extended wear yang telah direkomendasikan dokter.
- Patuhi Durasi Pemakaian: Ikuti petunjuk durasi pemakaian yang disarankan oleh produsen atau dokter mata. Sebagian besar softlens biasa hanya aman dipakai selama 8-12 jam.
- Jaga Kebersihan: Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum menyentuh lensa kontak. Gunakan cairan pembersih lensa kontak yang direkomendasikan untuk membersihkan dan menyimpan lensa.
- Ganti Wadah Lensa Secara Berkala: Ganti wadah lensa setiap 1-3 bulan untuk mencegah penumpukan bakteri.
- Hindari Air Keran: Jangan pernah membersihkan atau menyimpan softlens dengan air keran karena dapat mengandung mikroorganisme berbahaya.
- Periksa Tanggal Kedaluwarsa: Pastikan lensa kontak tidak melewati tanggal kedaluwarsa.
Kapan Harus Segera Mencari Bantuan Medis?
Jika mengalami gejala seperti mata merah yang tidak kunjung membaik, nyeri pada mata, penglihatan kabur, keluar cairan dari mata, atau sensitivitas terhadap cahaya setelah menggunakan softlens, segera konsultasikan dengan dokter mata. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius dan menjaga kesehatan penglihatan.
Kesimpulan
Tidur menggunakan softlens biasa sangat tidak disarankan karena dapat mengurangi pasokan oksigen ke kornea dan meningkatkan risiko infeksi serius seperti keratitis. Pengguna softlens wajib mematuhi durasi pemakaian yang direkomendasikan dan menjaga kebersihan lensa serta wadahnya. Konsultasi rutin dengan dokter mata penting untuk memastikan penggunaan softlens yang aman dan menjaga kesehatan mata jangka panjang.



