Sotong vs Cumi: Kenali Bedanya, Jangan Sampai Keliru!

Sotong vs Cumi: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Baik?
Sotong dan cumi seringkali dianggap sama karena bentuknya yang mirip dan sama-sama merupakan hidangan laut yang populer. Namun, terdapat perbedaan signifikan antara keduanya, mulai dari bentuk tubuh hingga rasa dan cara memasak. Artikel ini akan membahas perbedaan sotong dan cumi secara detail agar dapat memilih yang sesuai dengan preferensi.
Perbedaan Bentuk Tubuh Sotong dan Cumi
Perbedaan paling mencolok antara sotong dan cumi terletak pada bentuk tubuhnya. Cumi memiliki tubuh yang ramping, memanjang, dan berbentuk torpedo. Sementara itu, sotong memiliki tubuh yang lebih lebar, pipih, dan agak bulat atau oval. Sirip pada cumi terletak di ujung tubuh, sedangkan pada sotong, sirip mengelilingi hampir seluruh tubuh.
Struktur Tulang Dalam Sotong dan Cumi
Sotong dan cumi memiliki struktur tulang dalam yang berbeda. Cumi memiliki tulang dalam yang disebut “pen,” yang tipis, transparan, dan elastis. Sotong memiliki tulang sotong yang keras, putih, dan kaku. Tulang sotong ini seringkali digunakan sebagai pakan burung.
Tekstur Daging dan Rasa
Tekstur daging dan rasa antara sotong dan cumi juga berbeda. Daging cumi cenderung lebih kenyal, padat, dan elastis. Sementara itu, daging sotong lebih empuk, padat, dan memiliki rasa yang lebih gurih. Sotong juga lebih cepat matang dibandingkan cumi.
Perbedaan Tinta Sotong dan Cumi
Tinta yang dihasilkan oleh sotong dan cumi juga berbeda. Cumi menghasilkan tinta yang encer dengan warna kebiruan atau keunguan. Sotong menghasilkan tinta hitam pekat yang lebih kental.
Habitat dan Kebiasaan
Cumi cenderung hidup berkelompok dalam kawanan, sementara sotong lebih soliter. Sotong sering ditemukan di laut dangkal, sedangkan cumi dapat ditemukan di laut dalam.
Penggunaan Kuliner
Karena teksturnya yang kenyal, cumi seringkali digoreng, seperti pada hidangan calamari. Sotong, dengan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih empuk, lebih cocok dibakar atau ditumis dengan bumbu kental.
Tabel Perbandingan Sotong dan Cumi
Berikut adalah tabel yang merangkum perbedaan utama antara sotong dan cumi:
- Fitur
- Cumi (Squid)
- Sotong (Cuttlefish)
- Bentuk Tubuh
- Ramping, memanjang, lonjong seperti torpedo
- Lebih lebar, pipih, agak bulat/oval, sirip mengelilingi tubuh
- Tulang Dalam
- Pen (tipis, transparan, elastis)
- Tulang sotong (putih, kaku, keras, bisa jadi pakan burung)
- Tekstur Daging
- Kenyal, padat, elastis
- Lebih empuk, padat, gurih, cepat matang
- Tinta
- Encer, kebiruan/keunguan
- Hitam pekat, lebih kental
- Pupil Mata
- Bulat
- Berbentuk seperti huruf ‘W’
- Habitat/Sosial
- Hidup berkelompok (kawanan)
- Cenderung soliter, tapi bisa migrasi
- Penggunaan Kuliner
- Kenyal, netral, cocok digoreng (calamari)
- Gurih, cocok dibakar/ditumis dengan bumbu kental
Mana yang Lebih Baik: Sotong atau Cumi?
Tidak ada jawaban pasti mengenai mana yang lebih baik antara sotong dan cumi. Pilihan tergantung pada preferensi pribadi dan hidangan yang ingin dibuat. Jika menyukai tekstur kenyal, cumi adalah pilihan yang tepat. Jika menginginkan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih empuk, sotong adalah pilihan yang lebih baik.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Sotong dan cumi adalah dua jenis hidangan laut yang lezat dengan perbedaan yang signifikan. Memahami perbedaan ini membantu memilih yang sesuai dengan selera dan kebutuhan. Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai gizi atau kesehatan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc.



