Ad Placeholder Image

Spina Bifida pada Orang Dewasa: Kenali Gejala dan Atasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Mei 2026

Hidup Nyaman dengan Spina Bifida pada Orang Dewasa

Spina Bifida pada Orang Dewasa: Kenali Gejala dan AtasiSpina Bifida pada Orang Dewasa: Kenali Gejala dan Atasi

Spina Bifida pada Orang Dewasa: Memahami Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Spina bifida adalah kelainan bawaan pada tulang belakang yang terjadi saat lahir, namun gejala sering kali muncul atau memburuk saat seseorang memasuki usia dewasa. Kondisi ini pada orang dewasa sering dikenal sebagai Spina Bifida Occulta, yaitu bentuk paling ringan di mana celah pada tulang belakang sangat kecil dan sumsum tulang belakang biasanya tidak menonjol. Namun, gejala juga dapat muncul sebagai komplikasi sekunder dari spina bifida yang lebih parah yang sudah ada sejak lahir.

Meskipun seringkali tidak terdiagnosis hingga usia dewasa, spina bifida pada orang dewasa dapat menimbulkan serangkaian gejala yang memengaruhi kualitas hidup. Penting untuk memahami manifestasi, penyebab, serta pilihan penanganan untuk kondisi ini.

Apa Itu Spina Bifida pada Orang Dewasa?

Spina bifida pada orang dewasa umumnya merujuk pada kondisi Spina Bifida Occulta yang tidak terdiagnosis saat kanak-kanak. Pada jenis ini, satu atau lebih tulang belakang (vertebra) tidak menutup sepenuhnya di bagian belakang, meninggalkan celah kecil.

Meskipun sumsum tulang belakang dan selaputnya tetap berada di dalam kanal tulang belakang, kondisi ini dapat menyebabkan masalah jika terdapat kelainan lain seperti sumsum tulang belakang terikat (tethered cord syndrome). Selain itu, orang dewasa yang terlahir dengan spina bifida jenis yang lebih parah juga dapat mengalami komplikasi baru seiring bertambahnya usia.

Gejala Spina Bifida pada Orang Dewasa

Gejala spina bifida pada orang dewasa bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan lokasi kelainan pada tulang belakang. Beberapa orang dewasa dengan Spina Bifida Occulta mungkin tidak pernah mengalami gejala sama sekali.

Namun, bagi sebagian lainnya, gejala dapat berkembang atau memburuk seiring waktu. Berikut adalah beberapa gejala umum yang dapat dialami:

  • Nyeri punggung kronis yang dapat berkisar dari ringan hingga parah, seringkali memburuk dengan aktivitas.
  • Masalah pada fungsi kandung kemih dan usus, seperti inkontinensia (kesulitan menahan buang air kecil atau besar) atau retensi (kesulitan mengosongkan kandung kemih atau usus sepenuhnya).
  • Kelemahan atau mati rasa pada satu atau kedua kaki, yang dapat memengaruhi kemampuan bergerak.
  • Kesulitan berjalan atau perubahan pada gaya berjalan yang sebelumnya normal, seringkali disertai ketidakseimbangan.
  • Skoliosis, yaitu kelengkungan tulang belakang yang abnormal ke samping, dapat terjadi akibat ketidakseimbangan otot atau perkembangan tulang belakang yang tidak sempurna.
  • Hidrosefalus, penumpukan cairan di dalam rongga otak, dapat menyebabkan sakit kepala, perubahan penglihatan, atau kesulitan kognitif.
  • Sumsum tulang belakang terikat (tethered cord syndrome), yaitu kondisi ketika sumsum tulang belakang melekat pada jaringan di sekitarnya dan meregang seiring pertumbuhan, menyebabkan kerusakan saraf.
  • Komplikasi lain termasuk osteoporosis (pengeroposan tulang) karena kurangnya aktivitas fisik atau masalah penyerapan nutrisi.

Penyebab Spina Bifida pada Orang Dewasa

Penyebab utama spina bifida pada orang dewasa adalah kondisi yang sudah ada sejak lahir, yaitu Spina Bifida Occulta. Kelainan ini terbentuk selama perkembangan janin di mana tabung saraf, yang akan menjadi otak dan sumsum tulang belakang, tidak menutup sempurna.

Pada banyak kasus, Spina Bifida Occulta tidak menimbulkan masalah hingga dewasa. Pertumbuhan, penuaan, trauma, atau aktivitas fisik tertentu dapat memicu gejala pada orang dewasa. Selain itu, masalah sekunder dari bentuk spina bifida yang lebih parah yang sudah ditangani sejak kecil juga bisa muncul di kemudian hari.

Diagnosis dan Pengobatan Spina Bifida pada Orang Dewasa

Diagnosis spina bifida pada orang dewasa dimulai dengan pemeriksaan fisik menyeluruh dan riwayat medis. Dokter akan mencari tanda-tanda fisik dan menanyakan tentang gejala yang dialami.

Pencitraan seperti MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau CT scan seringkali diperlukan untuk mengidentifikasi kelainan pada tulang belakang dan sumsum tulang belakang. Pemeriksaan urologis juga mungkin dilakukan untuk mengevaluasi fungsi kandung kemih.

Pengobatan spina bifida pada orang dewasa bersifat individual, tergantung pada gejala dan tingkat keparahan kondisi. Pendekatan manajemen seumur hidup sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Beberapa pilihan pengobatan meliputi:

  • Manajemen Gejala: Pemberian obat pereda nyeri, terapi fisik untuk memperkuat otot dan meningkatkan mobilitas, serta terapi okupasi untuk membantu aktivitas sehari-hari.
  • Penanganan Masalah Kandung Kemih dan Usus: Penggunaan kateterisasi intermiten, obat-obatan, atau perubahan pola makan untuk mengelola inkontinensia atau retensi.
  • Intervensi Bedah: Jika ada sumsum tulang belakang terikat (tethered cord syndrome) yang memburuk atau hidrosefalus yang memerlukan tindakan, operasi mungkin direkomendasikan untuk membebaskan sumsum atau memasang shunt.
  • Aktivitas Fisik Teratur: Menjaga gaya hidup aktif dengan panduan dari profesional medis dapat membantu menjaga kekuatan otot dan kepadatan tulang.
  • Penanganan Komplikasi: Mengatasi masalah sekunder seperti skoliosis dengan kawat gigi atau operasi, serta penanganan osteoporosis dengan suplemen kalsium dan vitamin D atau obat-obatan.

Pencegahan Komplikasi Spina Bifida pada Orang Dewasa

Meskipun spina bifida adalah kondisi bawaan, fokus utama pada orang dewasa adalah pencegahan komplikasi dan manajemen gejala. Pemantauan kesehatan rutin dan gaya hidup sehat dapat membantu.

Pencegahan komplikasi meliputi aktivitas fisik teratur yang disesuaikan, diet seimbang kaya kalsium dan vitamin D untuk mencegah osteoporosis, serta pemantauan ketat fungsi kandung kemih dan usus. Konsultasi rutin dengan dokter spesialis sangat penting untuk mendeteksi dan menangani masalah yang muncul sejak dini.

Kesimpulan dan Rekomendasi di Halodoc

Spina bifida pada orang dewasa, baik Spina Bifida Occulta maupun komplikasi dari jenis yang lebih parah, memerlukan perhatian medis yang berkelanjutan. Deteksi dini dan manajemen yang tepat sangat penting untuk mengelola gejala dan mencegah komplikasi serius seperti kerusakan saraf, masalah kandung kemih, atau osteoporosis.

Jika mengalami gejala seperti nyeri punggung kronis, masalah kandung kemih atau usus, kelemahan kaki, atau kesulitan berjalan, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Melalui Halodoc, dapat dengan mudah terhubung dengan dokter spesialis untuk mendapatkan diagnosis akurat dan rencana perawatan yang sesuai.