Ad Placeholder Image

Tabung Oksigen: Jual, Sewa, Isi Ulang! Harga Murah

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Tabung oksigen adalah wadah bertekanan tinggi untuk menyimpan dan menyediakan oksigen medis.

Tabung Oksigen: Jual, Sewa, Isi Ulang! Harga MurahTabung Oksigen: Jual, Sewa, Isi Ulang! Harga Murah

DAFTAR ISI


Sistem pernapasan adalah salah satu fungsi paling vital dalam tubuh manusia. Setiap sel, jaringan, dan organ membutuhkan oksigen agar dapat bekerja dengan optimal. Dalam kondisi normal, udara yang kita hirup mengandung sekitar 21 persen oksigen, yang sudah sangat cukup untuk menjaga tubuh tetap sehat. Namun, ada kalanya seseorang mengalami kondisi medis tertentu, seperti asma kronis, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), pneumonia, atau gagal jantung, yang membuat paru-paru tidak mampu menyerap oksigen dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan hipoksia, yaitu kurangnya kadar oksigen di dalam jaringan tubuh, yang bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Untuk mengatasi masalah kekurangan oksigen ini, terapi oksigen medis sering kali menjadi solusi utama. Salah satu metode pemberian oksigen di rumah tangga atau fasilitas kesehatan adalah menggunakan tabung oksigen. Mengingat tabung ini memiliki kapasitas yang terbatas, proses isi ulang tabung oksigen menjadi rutinitas yang sangat krusial bagi pasien rawat jalan. Memastikan pasokan oksigen selalu tersedia di rumah adalah langkah pencegahan agar pasien tidak mengalami sesak napas mendadak. Proses pengisian ulang ini tidak boleh dilakukan sembarangan; harus melalui depo resmi yang memiliki standar keamanan gas medis agar oksigen yang diberikan benar-benar murni dan tidak terkontaminasi.

Di samping memperhatikan jadwal isi ulang tabung oksigen, kamu juga perlu memiliki peralatan pendukung yang tepat. Alat-alat seperti oximeter untuk memantau kadar oksigen dalam darah (SpO2), masker oksigen, serta oksigen portabel untuk keadaan darurat sangat penting disiapkan di rumah. Jika kamu merasa kesulitan mencari perlengkapan ini, kamu bisa beli alat kesehatan dan produk medis secara online di Halodoc. Produk yang dikirimkan dijamin 100% asli dan langsung diantar ke rumahmu, sehingga kamu bisa fokus pada pemulihan diri atau keluarga.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk dan alat bantu pernapasan yang bisa kamu siapkan di rumah? Berikut ulasannya secara lengkap!

Rekomendasi Alat Bantu Oksigen dan Pendukungnya

Sebagai pendukung terapi di rumah saat kamu sedang menunda atau belum sempat melakukan isi ulang tabung oksigen berukuran besar, ada beberapa produk alat kesehatan bebas yang bisa kamu andalkan. Berikut adalah rekomendasinya:

1. Oxycan Green 500 cc

Oxycan Green adalah produk oksigen portabel dalam kemasan kaleng yang dirancang untuk penggunaan darurat dan praktis. Produk ini berisi oksigen murni dengan konsentrasi tinggi (sekitar 95%) yang dikemas dalam tekanan yang aman. Cara kerjanya sangat sederhana, yaitu memberikan suplai oksigen langsung ke saluran pernapasan melalui masker bawaan yang menempel pada tutup kaleng, membantu meningkatkan kadar oksigen di dalam darah dengan cepat.

Manfaat utama dari Oxycan adalah untuk mengembalikan kadar oksigen tubuh yang menurun akibat kelelahan fisik, olahraga berat, berada di dataran tinggi, atau sebagai pertolongan pertama saat mengalami sesak napas ringan sebelum pasien mendapatkan akses ke tabung oksigen medis berukuran besar. Alat ini sangat ringan sehingga mudah dibawa saat bepergian (traveling) atau diletakkan di dalam kotak P3K rumah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Buka tutup kecil pada bagian atas kaleng.
  • Gunakan penutup kaleng sebagai masker, lalu tempelkan menutupi hidung dan mulut.
  • Tekan tombol penyemprot sambil menarik napas dalam-dalam selama 1 hingga 2 detik.
  • Dapat diulangi sesuai kebutuhan hingga napas kembali lega.

Produk ini termasuk golongan alat kesehatan/produk bebas yang aman digunakan tanpa resep dokter. Simpan jauh dari sumber api karena oksigen bersifat mudah terbakar.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Oxycan Green 500 cc di Toko Kesehatan Halodoc

2. Beurer Pulse Oximeter PO 30

Mengetahui kapan harus menggunakan atau melakukan isi ulang tabung oksigen membutuhkan indikator yang akurat. Beurer Pulse Oximeter PO 30 adalah alat kesehatan yang berfungsi mengukur saturasi oksigen dalam darah (SpO2) serta detak jantung (pulse rate) secara non-invasif. Alat ini bekerja dengan memancarkan cahaya melalui ujung jari dan mendeteksi seberapa banyak cahaya yang diserap oleh hemoglobin di dalam darah.

Manfaat utamanya adalah memberikan pemantauan real-time kondisi hipoksia (kekurangan oksigen) pada pasien dengan masalah pernapasan, seperti asma, PPOK, atau infeksi paru. Dengan alat ini, pasien dan pendamping bisa mengetahui angka pasti kadar oksigen. Jika angka SpO2 menunjukkan di bawah 95%, ini bisa menjadi tanda bahwa terapi oksigen dari tabung diperlukan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Jepitkan alat pada salah satu ujung jari (biasanya jari telunjuk atau jari tengah).
  • Pastikan jari dalam keadaan kering, bersih, dan tidak memakai cat kuku.
  • Tekan tombol power dan diamkan selama beberapa detik tanpa banyak bergerak.
  • Baca hasil yang tertera pada layar monitor. Gunakan beberapa kali sehari sesuai kebutuhan pemantauan.

Alat ini merupakan produk kesehatan bebas yang sangat esensial untuk dimiliki di rumah tangga tangga sebagai alat skrining awal.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Beurer Pulse Oximeter PO 30 di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Kebutuhan Oksigen Mendadak
  1. Serangan asma akut yang dipicu oleh alergen (debu, serbuk sari, bulu hewan).
  2. Kelelahan ekstrem akibat aktivitas fisik berat tanpa pemanasan yang memadai.
  3. Eksaserbasi (perburukan) mendadak pada penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).
  4. Berada di area dataran tinggi dengan tekanan oksigen lingkungan yang rendah.

3. Onemed Masker Oksigen Dewasa

Tabung oksigen yang sudah penuh tidak akan bisa digunakan tanpa adanya selang dan masker sebagai perantara. Onemed Masker Oksigen Dewasa adalah perlengkapan medis berupa sungkup wajah transparan yang menutupi hidung dan mulut, terhubung dengan selang memanjang menuju regulator tabung oksigen. Alat ini terbuat dari bahan medical grade PVC yang lembut sehingga nyaman digunakan di wajah pasien.

Manfaat dari masker ini adalah untuk mengalirkan oksigen medis (gas O2) dari tabung secara langsung ke saluran pernapasan pasien. Berbeda dengan nasal cannula (selang hidung) yang hanya untuk aliran rendah, masker oksigen ini ideal untuk pasien yang membutuhkan debit aliran oksigen menengah hingga tinggi, membantu pasien yang mengalami sesak napas hebat mendapatkan konsentrasi oksigen yang maksimal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Sambungkan ujung selang pada konektor di tabung humidifier oksigen.
  • Posisikan masker menutupi hidung dan mulut pasien.
  • Tarik tali elastis ke belakang kepala untuk mengamankan posisi masker.
  • Buka regulator oksigen sesuai dengan dosis liter per menit (LPM) yang dianjurkan oleh dokter.

Produk ini adalah perlengkapan alat kesehatan bebas. Disarankan untuk mengganti masker secara berkala (single-patient use) untuk menghindari kontaminasi bakteri atau jamur.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Onemed Masker Oksigen Dewasa di Toko Kesehatan Halodoc

Panduan Aman Mengelola dan Isi Ulang Tabung Oksigen

Memiliki tabung oksigen di rumah berarti kamu juga memiliki tanggung jawab untuk menyimpannya dengan aman. Oksigen memang bukan gas yang bisa terbakar dengan sendirinya, tetapi ia merupakan oksidator kuat. Artinya, oksigen dapat membuat benda lain terbakar jauh lebih cepat dan hebat. Oleh karena itu, rutinitas isi ulang tabung oksigen dan penyimpanannya harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

1. Pilih Depo Isi Ulang Oksigen Resmi

Pastikan kamu melakukan isi ulang tabung oksigen di depo atau penyedia layanan medis yang terpercaya dan bersertifikat. Hindari melakukan pengisian di tempat-tempat gas industri umum yang tidak memiliki standar sterilisasi gas medis. Oksigen medis harus memiliki tingkat kemurnian minimal 99,5 persen dan bebas dari partikel kotoran maupun gas beracun lainnya yang membahayakan paru-paru.

2. Periksa Regulator dan Tekanan Gas

Setiap selesai isi ulang, perhatikan jarum indikator pada regulator. Pastikan tekanan menunjukkan batas penuh namun tidak melebihi kapasitas maksimum tabung (biasanya di angka 150-200 bar, tergantung ukuran tabung). Periksa apakah ada suara mendesis di sekitar leher tabung yang menandakan adanya kebocoran. Jika regulator terlihat rusak, jangan ragu untuk segera menggantinya dengan yang baru.

3. Hindarkan dari Minyak dan Sumber Api

Ini adalah aturan emas dalam penggunaan oksigen medis. Jangan pernah menyentuh keran tabung oksigen, regulator, atau konektor selang dengan tangan yang berminyak, memakai hand body lotion, pelumas, atau bensin. Kombinasi oksigen bertekanan tinggi dengan partikel minyak dapat memicu reaksi pembakaran spontan atau ledakan. Selain itu, jauhkan tabung minimal 2 hingga 3 meter dari sumber api seperti kompor, lilin, atau puntung rokok.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Terapi oksigen rumahan sejatinya adalah penanganan suportif, bukan untuk mengobati penyakit utama. Jika kamu atau anggota keluarga terus-menerus mengandalkan tabung oksigen dan kadar saturasi (SpO2) tetap tidak bisa naik di atas 92 persen, ini adalah sinyal bahaya. Selain itu, waspadai tanda-tanda gagal napas seperti bibir dan ujung jari membiru (sianosis), napas tersengal-sengal, keringat dingin, detak jantung sangat cepat, hingga penurunan kesadaran.

Dalam kondisi krisis seperti ini, alat-alat bebas tidak lagi cukup. Jika pasien menunjukkan gejala sesak napas yang tak kunjung membaik meski sudah diberikan aliran oksigen maksimal, jangan tunda lagi, segera bawa ke IGD atau kamu bisa melakukan konsultasi secara online ke dokter spesialis di Halodoc. Dokter dapat memberikan diagnosis mendalam mengenai penyebab sesak napas, meresepkan obat pelega pernapasan resep (seperti inhaler kortikosteroid), atau memutuskan apakah pasien perlu dirawat inap.

Studi Terkait Terapi Oksigen

World Health Organization (WHO) menerbitkan panduan klinis mengenai terapi oksigen yang menegaskan bahwa oksigen adalah obat esensial dalam tata laksana pasien dengan hipoksemia berat. Studi ini menekankan bahwa pemantauan melalui pulse oximetry sangat vital untuk menentukan kapan terapi dimulai dan kapan harus dihentikan.

Selain itu, jurnal dari Chest juga merilis studi observasional pada pasien PPOK terkait efektivitas Long-Term Oxygen Therapy (LTOT). Pasien yang menerima terapi oksigen rumahan lebih dari 15 jam sehari menunjukkan perbaikan kualitas hidup dan penurunan risiko gagal jantung kanan (kor pulmonal). Hal ini menguatkan fakta betapa pentingnya menjaga ketersediaan oksigen dengan disiplin menjadwalkan isi ulang tabung oksigen di rumah.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Clinical care for severe acute respiratory infection: toolkit. Oxygen Therapy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Home oxygen therapy: What you need to know.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Hypoxemia (Low Blood Oxygen).
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pedoman Penggunaan Tabung Oksigen Medis di Rumah Tangga.
American Lung Association. Diakses pada 2024. Oxygen Therapy: Getting Started and Using It Safely.

FAQ

1. Di mana biasanya saya bisa melakukan isi ulang tabung oksigen?

Isi ulang tabung oksigen bisa dilakukan di depo gas medis resmi, rumah sakit tertentu yang menyediakan fasilitas isi ulang untuk rawat jalan, atau agen penjual alat kesehatan. Pastikan tempat tersebut memiliki sertifikasi keamanan gas medis, menggunakan kompresor yang steril, dan tidak mencampur alat pengisian gas medis dengan gas industri.

2. Berapa lama tabung oksigen ukuran 1 meter kubik (1 m3) akan habis digunakan?

Durasi habisnya tabung oksigen sangat bergantung pada debit aliran yang diatur pada regulator. Sebagai estimasi, tabung 1 m3 (1000 liter) yang diatur pada aliran 2 liter per menit (LPM) akan habis dalam waktu kurang lebih 8 jam pemakaian non-stop. Jika diatur pada 4 LPM, maka akan habis dalam sekitar 4 jam. Sangat disarankan memiliki tabung cadangan saat tabung utama sedang diisi ulang.

3. Apakah aman melakukan isi ulang tabung oksigen sendiri dari tabung besar ke tabung kecil di rumah?

Sangat tidak disarankan. Proses decanting atau memindahkan gas bertekanan tinggi dari satu tabung ke tabung lain di rumah berisiko tinggi menyebabkan ledakan, kebocoran ekstrem, atau kontaminasi kotoran. Gas oksigen medis bertekanan hingga 2000 psi dan membutuhkan peralatan transfer khusus (transfill system) serta keahlian teknis. Selalu bawa tabung kosongmu ke depo pengisian resmi.

4. Apa tanda-tanda pasien kelebihan dosis oksigen (keracunan oksigen)?

Meski penting, oksigen berlebihan juga berbahaya (hiperoksia). Tanda-tandanya meliputi sakit kepala berat, kebingungan, otot berkedut (terutama di area wajah), napas terasa semakin dangkal, kejang, hingga kerusakan jaringan paru pada pemakaian jangka panjang. Selalu ikuti rekomendasi dosis aliran (liter per menit) dari dokter dan terus pantau menggunakan oximeter agar batas SpO2 di angka 94-98% (untuk paru normal) atau 88-92% (untuk penderita PPOK berat).