Ad Placeholder Image

Tak Perlu Operasi, Ini 4 Cara Mengobati Amandel

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   10 Juni 2026

“Radang amandel perlu ditangani dengan tepat supaya tidak menimbulkan komplikasi. Salah satunya bisa menggunakan metode alami dan sederhana seperti berkumur air garam dan mengonsumsi teh hangat dicampur madu.”

Tak Perlu Operasi, Ini 4 Cara Mengobati AmandelTak Perlu Operasi, Ini 4 Cara Mengobati Amandel

Ringkasan: Cara menghilangkan amandel atau radang amandel (tonsilitis) dilakukan melalui pemberian obat antibiotik untuk infeksi bakteri, penggunaan pereda nyeri, hingga prosedur bedah tonsilektomi pada kondisi kronis. Penanganan mandiri seperti berkumur air garam dan hidrasi yang cukup juga membantu meredakan gejala pembengkakan secara efektif.

Apa Itu Radang Amandel?

Radang amandel atau tonsilitis adalah kondisi peradangan pada dua bantalan jaringan berbentuk oval di bagian belakang tenggorokan. Organ ini berfungsi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh untuk menyaring kuman yang masuk melalui mulut atau hidung.

Kondisi ini sangat umum terjadi, terutama pada anak-anak usia prasekolah hingga usia remaja pertengahan. Infeksi dapat bersifat akut (terjadi tiba-tiba) atau kronis (berlangsung lama dan sering kambuh).

“Tonsilitis merupakan peradangan tonsil palatina yang merupakan bagian dari cincin Waldeyer, sering disebabkan oleh penyebaran infeksi melalui droplet.” — Kemenkes RI, 2022

Gejala Radang Amandel

Gejala utama peradangan amandel adalah pembengkakan pada kelenjar amandel yang disertai dengan rasa sakit saat menelan. Tanda-tanda ini biasanya muncul secara progresif dalam beberapa hari setelah paparan infeksi.

Beberapa gejala yang sering teramati meliputi:

  • Amandel terlihat merah dan membengkak.
  • Adanya lapisan putih atau kuning pada permukaan amandel.
  • Sakit tenggorokan yang intens.
  • Demam dan menggigil.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
  • Suara yang terdengar serak atau teredam.
  • Bau mulut yang tidak sedap (halitosis).

Apa Penyebab Amandel Bengkak?

Amandel bengkak paling sering disebabkan oleh infeksi virus, namun infeksi bakteri juga menjadi pemicu yang signifikan. Jenis virus yang umum menyebabkan kondisi ini antara lain rhinovirus, influenza, dan adenovirus.

Penyebab bakteri yang paling umum adalah Streptococcus pyogenes (grup A streptococcus), yang juga menyebabkan radang tenggorokan. Penularan biasanya terjadi melalui percikan ludah saat penderita batuk atau bersin.

Diagnosis Medis

Diagnosis diawali dengan pemeriksaan fisik pada area tenggorokan, telinga, dan hidung untuk mendeteksi tanda-tanda infeksi. Dokter akan melakukan palpasi pada area leher guna memeriksa adanya pembengkakan kelenjar getah bening.

Prosedur swab tenggorokan sering dilakukan untuk mengambil sampel sekresi guna mendeteksi keberadaan bakteri streptokokus. Jika diperlukan, tes darah lengkap dilakukan untuk membedakan apakah infeksi disebabkan oleh virus atau bakteri secara lebih akurat.

Bagaimana Cara Menghilangkan Amandel?

Cara menghilangkan amandel bervariasi mulai dari penggunaan obat-obatan hingga prosedur pembedahan tergantung pada penyebab dan frekuensi infeksi. Fokus utama pengobatan adalah meredakan gejala dan mematikan agen penyebab infeksi.

1. Pengobatan Medis

Jika infeksi disebabkan oleh bakteri, pemberian antibiotik dosis penuh wajib dihabiskan untuk mencegah komplikasi seperti demam rematik. Obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen dapat digunakan untuk menurunkan demam dan mengurangi rasa sakit.

2. Tindakan Operasi

Operasi pengangkatan amandel (tonsilektomi) direkomendasikan jika peradangan terjadi lebih dari tujuh kali dalam setahun. Tindakan ini juga dilakukan jika amandel yang membengkak menyebabkan gangguan pernapasan saat tidur (sleep apnea).

“Tonsillectomy remains one of the most common surgical procedures performed on children, primarily indicated for recurrent infections or obstructive sleep-disordered breathing.” — World Health Organization (WHO), 2023

3. Perawatan Mandiri di Rumah

Istirahat total memberikan kesempatan bagi sistem imun untuk melawan infeksi secara maksimal. Berkumur dengan larutan air garam hangat beberapa kali sehari terbukti efektif membersihkan lendir dan meredakan peradangan di tenggorokan.

Konsumsi cairan hangat seperti kaldu atau teh tanpa kafein dapat membantu menjaga kelembapan tenggorokan. Penggunaan humidifier di dalam ruangan juga bermanfaat untuk mencegah udara kering yang bisa memperparah iritasi.

Pencegahan Infeksi

Langkah pencegahan utama adalah menjaga kebersihan diri dan menghindari kontak dekat dengan penderita infeksi saluran pernapasan. Mencuci tangan secara rutin dengan sabun adalah cara paling sederhana namun efektif untuk memutus rantai penularan virus dan bakteri.

Peralatan makan dan minum tidak boleh digunakan secara bergantian dengan orang lain, terutama saat sedang sakit. Mengganti sikat gigi setelah dinyatakan sembuh dari radang amandel juga disarankan untuk menghindari infeksi berulang.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasi medis diperlukan jika sakit tenggorokan tidak membaik dalam waktu 48 jam atau disertai demam tinggi di atas 39 derajat Celsius. Segera cari bantuan medis jika ditemukan kesulitan bernapas atau air liur terus menetes karena sulit menelan.

Penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti abses peritonsil (kumpulan nanah di sekitar amandel). konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai dengan kondisi medis yang dialami.

Kesimpulan

Cara menghilangkan amandel dapat ditempuh melalui terapi obat-obatan, perawatan mandiri di rumah, hingga tindakan bedah pada kasus yang berat. Identifikasi penyebab, baik virus maupun bakteri, menjadi kunci keberhasilan pengobatan untuk mencegah kekambuhan. Konsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.