Ad Placeholder Image

Takaran Susu Bayi 6-12 Bulan: Porsi Ideal Si Kecil

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Takaran Susu Bayi 6-12 Bulan: Pasnya Segini Loh!

Takaran Susu Bayi 6-12 Bulan: Porsi Ideal Si KecilTakaran Susu Bayi 6-12 Bulan: Porsi Ideal Si Kecil

DAFTAR ISI


Memasuki usia 10 bulan, perjalanan nutrisi bayi kamu sedang berada di fase transisi yang sangat menarik. Jika sebelumnya susu adalah sumber energi utama, kini Makanan Pendamping ASI (MPASI) mulai mengambil peran yang lebih dominan. Banyak orang tua sering bertanya-tanya, dengan porsi makan yang semakin banyak, sebenarnya bayi 10 bulan minum susu berapa ml agar kebutuhan gizinya tetap seimbang? Memahami takaran yang tepat sangat penting untuk mencegah risiko obesitas anak atau justru kekurangan gizi.

Pada usia ini, bayi biasanya sudah mulai mahir mengonsumsi makanan dengan tekstur yang lebih kasar, seperti nasi tim atau makanan yang dicincang halus (chopped). Namun, susu—baik itu ASI maupun susu formula—tetap menjadi bagian krusial dalam diet harian mereka. Susu menyediakan kalsium, vitamin D, dan lemak esensial yang mungkin belum sepenuhnya terpenuhi hanya dari makanan padat. Oleh karena itu, menjaga porsi susu tetap ideal adalah kunci pertumbuhan tulang dan perkembangan otak yang optimal.

Penting untuk diingat bahwa kebutuhan setiap bayi bisa berbeda-beda tergantung pada berat badan, tingkat aktivitas, dan seberapa lahap mereka mengonsumsi MPASI. Jika bayi sedang dalam kondisi kurang sehat atau tumbuh gigi, terkadang keinginan mereka untuk minum susu meningkat sementara nafsu makan padat menurun. Menghadapi situasi seperti ini, kamu tidak perlu panik selama total asupan cairan dan nutrisi harian tetap terjaga.

Nah, untuk mendukung tumbuh kembangnya di fase emas ini, selain memperhatikan asupan susu, kamu juga mungkin perlu memberikan suplemen tambahan atas saran tenaga medis. Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen Bayi 10 Bulan yang Ampuh

Berikut adalah beberapa pilihan suplemen dan produk kesehatan yang umum digunakan untuk mendukung kesehatan bayi usia 10 bulan. Pastikan untuk selalu mengikuti aturan pakai dan berkonsultasi jika perlu.

1. Prove D3 Drops 400 IU 12.5 ml

Prove D3 Drops adalah suplemen vitamin D3 (Cholecalciferol) yang diformulasikan dalam bentuk tetes (drops), sehingga sangat mudah diberikan kepada bayi usia 10 bulan. Vitamin D3 berperan vital dalam membantu penyerapan kalsium dan fosfor di dalam usus, yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi yang kuat di masa pertumbuhan.

Kandungan aktifnya adalah Vitamin D3 400 IU per tetes. Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan kadar vitamin D di dalam darah untuk mendukung fungsi sistem imun dan kesehatan otot. Manfaat utamanya meliputi pencegahan rakhitis (pelunakan tulang pada anak) dan penguatan daya tahan tubuh terhadap infeksi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia di atas 0 bulan: 1 tetes per hari atau sesuai petunjuk dokter.
  • Dapat diteteskan langsung ke mulut atau dicampurkan ke dalam susu atau MPASI.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan simpan di tempat yang sejuk terhindar dari sinar matahari langsung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Prove D3 Drops 400 IU 12.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Apialys Drop 10 ml

Apialys Drop merupakan multivitamin lengkap yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tambahan pada bayi dan anak-anak. Mengandung kombinasi Vitamin A, C, D, B kompleks, serta lisin yang dikenal baik untuk membantu merangsang nafsu makan anak yang mungkin sedang mengalami fase GTM (Gerakan Tutup Mulut).

Kandungan aktif seperti Vitamin B1, B2, B6, dan B12 bekerja sebagai koenzim dalam metabolisme karbohidrat dan protein menjadi energi. Lisin membantu penyerapan kalsium dan produksi hormon pertumbuhan. Suplemen ini sangat bermanfaat untuk menunjang nafsu makan serta membantu masa pemulihan setelah sakit.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bayi usia 10 bulan: 0.6 ml, diminum satu kali sehari.
  • Gunakan pipet yang tersedia dalam kemasan untuk akurasi dosis.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan agar tidak terjadi overdosis vitamin.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Apialys Drop 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Pentingnya Jadwal Minum Susu Bayi
  1. Tawarkan susu setelah atau di sela-sela waktu makan MPASI agar bayi tidak terlalu kenyang susu sebelum makan.
  2. Hindari memberikan susu formula terlalu dekat dengan waktu tidur malam untuk menjaga kesehatan gusi.
  3. Pastikan bayi tetap terhidrasi dengan air putih di sela waktu makan padat.

3. Sangobion Kids Sirup 100 ml

Sangobion Kids adalah suplemen zat besi dan vitamin B kompleks yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Pada usia 10 bulan, cadangan zat besi bayi dari lahir sudah mulai menipis, sehingga asupan dari MPASI dan suplemen (jika diperlukan) menjadi sangat krusial untuk mencegah anemia defisiensi besi.

Kandungan utamanya adalah Ferrous Gluconate (zat besi) yang lebih mudah diserap oleh pencernaan anak, ditambah dengan Vitamin B1, B2, B6, dan Biotin. Manfaatnya adalah untuk mencegah gejala anemia seperti lemas, pucat, dan gangguan konsentrasi pada anak. Rasa buahnya yang enak membuat anak lebih mudah meminumnya.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 6-12 bulan: Sesuai petunjuk dokter (biasanya sekitar 2.5 ml sehari sekali).
  • Sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk meminimalkan risiko gangguan perut ringan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Zat besi dapat menyebabkan feses berwarna lebih gelap, hal ini normal.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sangobion Kids Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. L-Bio 1 Gram 3 Sachet

L-Bio adalah produk probiotik (bakteri baik) yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan bayi, terutama saat mereka mulai mencoba berbagai variasi makanan MPASI baru di usia 10 bulan yang mungkin memicu sembelit atau diare ringan.

Mengandung berbagai jenis bakteri menguntungkan seperti Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium longum. Cara kerjanya adalah dengan menyeimbangkan mikroflora di usus sehingga pencernaan lebih lancar dan penyerapan nutrisi dari susu maupun makanan menjadi maksimal. Selain itu, probiotik juga dikenal mampu meningkatkan sistem imun tubuh dari dalam usus.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia di bawah 2 tahun: 1 sachet per hari.
  • Bubuk sachet dapat dicampurkan ke dalam air putih, susu, atau makanan bayi (pastikan suhu makanan/minuman tidak panas agar bakteri tidak mati).

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan konsumsi segera setelah sachet dibuka.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan L-Bio 1 Gram 3 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Interlac Oral Drops 5 ml

Interlac Oral Drops adalah suplemen probiotik premium yang mengandung bakteri Lactobacillus reuteri Protectis. Probiotik ini telah melalui banyak studi klinis yang menunjukkan efektivitasnya dalam mengatasi berbagai masalah pencernaan pada bayi, termasuk kolik, diare, dan sembelit.

Bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri jahat di usus dan memperbaiki fungsi penghalang mukosa usus. Manfaatnya sangat terasa untuk bayi 10 bulan yang pencernaannya masih beradaptasi dengan tekstur makanan baru. Produk ini bebas laktosa sehingga aman bagi bayi dengan intoleransi laktosa.

Dosis dan aturan pakai:

  • 5 tetes, diminum satu kali sehari.
  • Kocok dahulu sebelum digunakan. Teteskan langsung atau campur dengan cairan dingin/suhu ruang.

Obat ini termasuk golongan suplemen kesehatan. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Simpan di tempat sejuk (biasanya di bawah 25 derajat Celcius).

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Interlac Oral Drops 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Keseimbangan Antara MPASI dan Susu: Bayi 10 Bulan Minum Susu Berapa Ml?

Secara umum, bayi usia 10 bulan membutuhkan sekitar 600 hingga 800 ml susu per hari. Jika kamu menyusui secara langsung (DBF), durasi menyusui biasanya berkurang menjadi sekitar 3-4 kali sehari. Bagi bayi yang mengonsumsi susu formula atau ASIP melalui botol, porsi ini biasanya dibagi menjadi 3 atau 4 kali pemberian, dengan masing-masing porsi sekitar 180-240 ml.

Pada tahap ini, MPASI harus diberikan sebanyak 3 kali makan besar dan 2 kali camilan sehat (seperti potongan buah atau yogurt). Fokus utama di usia 10 bulan adalah memperkenalkan variasi rasa dan tekstur agar bayi tidak menjadi pemilih makanan (picky eater) di kemudian hari. Susu tetap penting, namun jangan sampai asupan susu yang berlebihan membuat bayi menolak makan nasi atau sayuran karena merasa sudah terlalu kenyang.

Tanda Bayi Mendapatkan Cukup Cairan

Bagaimana cara mengetahui apakah takaran susu yang kamu berikan sudah cukup? Selain melihat angka dalam ml, kamu bisa memantau kondisi fisik si kecil:

  • Popok basah: Setidaknya bayi mengganti popok 5-6 kali dalam 24 jam dengan urin berwarna jernih atau kuning pucat.
  • Keceriaan: Bayi tampak aktif, responsif, dan bertenaga untuk merangkak atau mencoba berdiri.
  • Grafik Pertumbuhan: Berat badan dan panjang badan bayi meningkat secara konsisten sesuai dengan kurva pertumbuhannya di buku KIA.
  • Kulit dan Mulut: Bibir tidak kering dan mata tidak tampak cekung.

Studi Mengenai Kebutuhan Cairan Bayi

The American Academy of Pediatrics (AAP) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa setelah usia 6 bulan, kebutuhan cairan bayi mulai terpenuhi dari kombinasi susu dan air putih yang diberikan saat makan padat. Namun, ASI atau formula tetap menyumbang mayoritas kebutuhan cairan hingga usia 12 bulan.

Penelitian ini menekankan bahwa transisi porsi susu harus dilakukan secara bertahap seiring dengan peningkatan densitas kalori dari MPASI. Memberikan terlalu banyak susu di atas 900 ml pada usia 10 bulan berisiko menyebabkan defisiensi zat besi karena susu sapi atau formula tertentu dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan padat.

Jika kamu merasa bayi memiliki masalah dengan nafsu makan atau bingung menentukan takaran yang pas, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Mendapatkan diagnosis yang tepat dari ahli medis akan memberikan ketenangan bagi kamu dalam mendampingi tumbuh kembang si kecil.

Kamu juga bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan vitamin dan produk kesehatan bayi lainnya. Semua produk diantar langsung ke rumah dengan jaminan 100% asli, sehingga kamu tetap bisa fokus menjaga si kecil tanpa perlu keluar rumah.

Anak Susah Makan atau Bingung Takaran Susu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan si kecil atau bingung menentukan porsi nutrisinya, tapi belum sempat ke dokter? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Infant and toddler health: How much milk does my baby need?.
NHS UK. Diakses pada 2026. Drinks and cups for babies and young children.
Healthline. Diakses pada 2026. How Much Formula or Breast Milk Does a 10-Month-Old Need?.
WebMD. Diakses pada 2026. Feeding Your 10- to 12-Month-Old.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang untuk Ibu dan Anak.

FAQ

1. Apakah boleh bayi 10 bulan minum susu lebih dari 1 liter?

Sangat tidak disarankan. Minum susu lebih dari 1000 ml (1 liter) pada usia 10 bulan dapat membuat bayi terlalu kenyang sehingga menolak MPASI yang kaya akan zat besi dan serat. Hal ini bisa memicu risiko anemia defisiensi besi dan konstipasi.

2. Bolehkah bayi 10 bulan minum susu sapi segar (UHT)?

Belum boleh. Susu sapi segar atau UHT sebaiknya baru diberikan sebagai minuman utama setelah bayi berusia 12 bulan. Namun, susu UHT boleh digunakan dalam jumlah sedikit sebagai campuran bahan masakan MPASI.

3. Bagaimana jika bayi 10 bulan tiba-tiba menolak minum susu?

Cek apakah si kecil sedang tumbuh gigi atau sedang bosan dengan botolnya. Cobalah menawarkan susu menggunakan sippy cup atau gelas terbuka (open cup) kecil untuk melatih keterampilan motoriknya sekaligus memberikan variasi cara minum.

4. Berapa kali frekuensi makan MPASI untuk bayi usia 10 bulan?

Idealnya, bayi diberikan 3 kali makan besar (pagi, siang, malam) dengan porsi sekitar 250 ml setiap kali makan, ditambah dengan 1-2 kali pemberian camilan sehat seperti buah-buahan.