Ad Placeholder Image

Takaran Susu Bayi 8 Bulan: Pasnya Berapa, Ya?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Mei 2026

Takaran Susu Bayi 8 Bulan: Porsi Ideal untuk Si Kecil

Takaran Susu Bayi 8 Bulan: Pasnya Berapa, Ya?Takaran Susu Bayi 8 Bulan: Pasnya Berapa, Ya?

Takaran Susu Bayi 8 Bulan: Panduan Lengkap untuk Pertumbuhan Optimal

Memasuki usia 8 bulan, kebutuhan nutrisi bayi semakin kompleks seiring dengan perkembangan fisik dan kognitifnya. Makanan Pendamping ASI (MPASI) menjadi bagian penting, namun susu formula masih berperan vital sebagai sumber gizi utama. Memahami takaran susu formula yang tepat sangat krusial untuk memastikan bayi menerima nutrisi yang cukup tanpa berlebihan atau kekurangan.

Pada usia ini, bayi umumnya sudah mulai aktif bergerak, merangkak, atau bahkan mencoba berdiri. Aktivitas yang meningkat membutuhkan energi dan nutrisi yang memadai. Oleh karena itu, takaran susu formula perlu disesuaikan agar seimbang dengan asupan MPASI.

Takaran Susu Formula yang Dianjurkan untuk Bayi 8 Bulan

Secara umum, untuk bayi usia 8 bulan, takaran susu formula yang dianjurkan bervariasi tergantung kebutuhan individu. Pedoman umum menunjukkan bahwa bayi pada usia ini membutuhkan sekitar 200-240 ml (sekitar 8-9 ons) susu formula per sesi pemberian.

Frekuensi pemberian susu formula biasanya 4-6 kali sehari, yang diberikan di sela-sela waktu makan MPASI. Penting untuk diingat bahwa susu formula melengkapi MPASI, bukan menggantikannya. Total volume harian susu formula yang dikonsumsi bayi dapat berkisar antara 600-800 ml, terutama jika bayi masih banyak mengonsumsi ASI. Namun, total harian ini dapat menyesuaikan kebutuhan spesifik bayi, asalkan tidak melebihi 960 ml per hari.

Pentingnya Memperhatikan Petunjuk Kemasan Susu Formula

Setiap merek susu formula memiliki formulasi dan konsentrasi yang berbeda. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu mengikuti petunjuk takaran sendok dan takaran air yang tertera pada kemasan susu formula. Mengabaikan petunjuk ini dapat menyebabkan formula terlalu encer atau terlalu pekat, yang berpotensi memengaruhi asupan nutrisi bayi atau bahkan menyebabkan masalah pencernaan.

Pastikan untuk menggunakan sendok takar yang disediakan dalam kemasan dan air bersih yang sudah dimasak. Hindari menambahkan gula, madu, atau bahan lain ke dalam susu formula kecuali atas rekomendasi profesional kesehatan.

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Susu Formula Bayi 8 Bulan

Kebutuhan susu formula bayi tidak selalu sama persis dengan pedoman umum. Beberapa faktor dapat memengaruhi jumlah dan frekuensi pemberian susu formula:

  • Asupan MPASI: Jika bayi mengonsumsi MPASI dalam porsi besar dan bervariasi, kebutuhan susu formulanya mungkin sedikit berkurang. Sebaliknya, jika asupan MPASI masih sedikit, kebutuhan susu formula dapat lebih tinggi.
  • Pemberian ASI: Bayi yang masih mengonsumsi ASI sebagai tambahan akan memiliki kebutuhan susu formula yang lebih rendah dibandingkan bayi yang sepenuhnya mengandalkan susu formula.
  • Tingkat Aktivitas Bayi: Bayi yang sangat aktif mungkin membutuhkan lebih banyak energi, sehingga membutuhkan lebih banyak asupan kalori dari susu formula atau MPASI.
  • Kesehatan dan Pertumbuhan: Bayi dengan kondisi kesehatan tertentu atau pola pertumbuhan yang berbeda mungkin memerlukan penyesuaian takaran susu formula.

Memperhatikan Respons Bayi Saat Makan

Selain mengikuti panduan takaran, pengasuh perlu jeli dalam memperhatikan respons bayi. Tanda-tanda bayi kenyang meliputi memalingkan kepala dari botol, menolak membuka mulut, atau tertidur saat menyusu. Memaksa bayi untuk menghabiskan susu dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau overfeeding.

Sebaliknya, jika bayi tampak masih lapar setelah menghabiskan susu sesuai takaran, seperti menangis atau mencari botol, mungkin diperlukan sedikit penambahan takaran atau frekuensi pemberian setelah berkonsultasi dengan dokter. Perhatikan pula pola buang air besar dan kecil bayi, serta pertambahan berat badannya.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Apabila terdapat kekhawatiran mengenai asupan nutrisi bayi, pola makan, atau pertumbuhan, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli gizi. Mereka dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik berdasarkan kondisi kesehatan, riwayat medis, dan kebutuhan individual bayi.

Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika bayi menunjukkan tanda-tanda alergi terhadap susu formula, kesulitan mencerna, atau masalah pertumbuhan. Konsultasi dini dapat membantu mengidentifikasi dan mengatasi masalah potensial.

Rekomendasi Halodoc

Memastikan bayi 8 bulan mendapatkan takaran susu formula yang tepat adalah langkah penting untuk mendukung tumbuh kembangnya. Selalu prioritaskan petunjuk pada kemasan susu formula dan perhatikan respons alami bayi. Jika ada keraguan atau kebutuhan khusus, konsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc dapat memberikan panduan medis yang akurat dan personal. Dokter anak di Halodoc siap membantu memberikan saran terbaik untuk kebutuhan nutrisi bayi.