Ad Placeholder Image

Tampon Hidung: Fungsi, Jenis, & Cara Pemasangan Aman

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Februari 2026

Tampon Hidung: Fungsi, Jenis, & Cara Pemasangan yang Tepat

Tampon Hidung: Fungsi, Jenis, & Cara Pemasangan AmanTampon Hidung: Fungsi, Jenis, & Cara Pemasangan Aman

Berikut adalah artikel tentang tampon hidung sesuai dengan permintaan Anda:

Tampon hidung, atau nasal packing, adalah prosedur medis yang umum dilakukan untuk menghentikan perdarahan hidung (epistaksis) atau meredakan sumbatan pada hidung. Tindakan ini melibatkan penempatan material penyerap ke dalam rongga hidung untuk memberikan tekanan pada pembuluh darah yang mengalami perdarahan.

Apa Itu Tampon Hidung?

Tampon hidung adalah alat medis yang terbuat dari bahan lembut seperti kapas atau kasa. Alat ini dimasukkan ke dalam rongga hidung untuk menekan pembuluh darah dan menghentikan perdarahan. Selain menghentikan perdarahan, tampon hidung juga dapat digunakan untuk meredakan sumbatan hidung.

Fungsi Tampon Hidung

Fungsi utama tampon hidung adalah untuk mengontrol perdarahan yang terjadi di dalam hidung. Selain itu, tampon hidung juga memiliki fungsi lain, antara lain:

  • Mengontrol perdarahan: Menekan pembuluh darah yang pecah untuk menghentikan mimisan yang parah, terutama pada epistaksis anterior atau posterior yang sulit berhenti dengan penekanan langsung.
  • Meredakan sumbatan: Memberikan tekanan pada dinding hidung, membantu mengurangi hidung tersumbat, meskipun bisa membuat sulit bernapas melalui hidung.

Jenis Tampon Hidung

Terdapat dua jenis utama tampon hidung, yaitu anterior dan posterior. Pemilihan jenis tampon hidung tergantung pada lokasi perdarahan.

  • Tampon Anterior: Diletakkan di bagian depan hidung, biasanya menggunakan kasa gulung berlapis atau bahan khusus yang dapat menyerap, seringkali diolesi vaselin.
  • Tampon Posterior: Dipasang untuk perdarahan di bagian belakang hidung, sering menggunakan alat seperti balon kateter untuk menutup koana (pintu belakang hidung), atau kasa yang diikat tiga tali (satu untuk menarik keluar dari mulut).

Prosedur Pemasangan Tampon Hidung

Pemasangan tampon hidung harus dilakukan oleh dokter THT setelah melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi pasien. Penilaian ini meliputi pemeriksaan jalan napas (airway), pernapasan (breathing), dan sirkulasi (circulation), karena perdarahan hidung yang parah dapat mengancam nyawa.

Bahan yang digunakan untuk tampon hidung bisa berupa kasa steril, kapas, atau balon khusus, tergantung pada kebutuhan dan preferensi dokter. Setelah pemasangan, pasien mungkin memerlukan antibiotik untuk mencegah infeksi.

Perawatan Pasca-Pemasangan Tampon Hidung

Setelah pemasangan tampon hidung, pasien perlu menjaga posisi kepala tetap tegak dan menghindari aktivitas yang dapat meningkatkan tekanan darah, seperti mengedan atau tertawa terlalu keras. Kontrol rutin ke dokter THT diperlukan untuk pelepasan tampon hidung dan evaluasi lebih lanjut.

Komplikasi Tampon Hidung

Meskipun jarang terjadi, pemasangan tampon hidung dapat menimbulkan komplikasi, seperti infeksi lokal, sinusitis, atau Toxic Shock Syndrome (TSS). Oleh karena itu, pemberian antibiotik profilaksis sangat penting, terutama bagi pasien yang berisiko tinggi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami mimisan yang tidak berhenti setelah beberapa menit, terutama jika disertai dengan gejala lain seperti pusing, lemas, atau kesulitan bernapas. Pemasangan tampon hidung adalah salah satu cara untuk menghentikan perdarahan dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Jika Anda mengalami mimisan atau masalah hidung lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter THT di Halodoc. Dengan Halodoc, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Download Halodoc sekarang juga!