Ad Placeholder Image

Tanda Lahir Stroberi: Hemagioma, Apakah Berbahaya?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Hemagioma: Benjolan Merah Bayi, Sering Hilang Sendiri

Tanda Lahir Stroberi: Hemagioma, Apakah Berbahaya?Tanda Lahir Stroberi: Hemagioma, Apakah Berbahaya?

Apa Itu Hemangioma: Mengenali “Tanda Lahir Stroberi” dan Penanganannya

Hemangioma adalah jenis tumor jinak yang umum terjadi, terutama pada bayi. Kondisi ini sering dikenal sebagai “tanda lahir stroberi” karena penampilannya berupa benjolan merah atau ungu yang khas. Hemangioma muncul akibat pertumbuhan abnormal pembuluh darah di suatu area tubuh. Meskipun seringkali menimbulkan kekhawatiran, sebagian besar hemangioma akan menghilang dengan sendirinya seiring waktu. Namun, pada kasus tertentu, penanganan medis mungkin diperlukan jika benjolan tersebut mengganggu fungsi vital.

Ciri-Ciri dan Lokasi Hemangioma

Mengenali hemangioma sangat penting untuk pemantauan dan penanganan yang tepat. Karakteristik visual dan lokasi kemunculannya memberikan gambaran jelas mengenai kondisi ini.

  • Penampilan: Hemangioma umumnya berupa benjolan berwarna merah cerah atau ungu. Teksturnya elastis, dan bentuknya sering kali menyerupai buah stroberi. Ukuran benjolan dapat bervariasi, dari titik kecil hingga area yang lebih luas.
  • Lokasi: Hemangioma paling sering ditemukan di area wajah, leher, kepala, dada, dan punggung. Namun, kondisi ini bisa muncul di mana saja pada permukaan kulit. Dalam beberapa kasus yang lebih jarang, hemangioma juga dapat tumbuh di organ dalam, seperti hati atau saluran pencernaan, yang mungkin tidak terlihat dari luar.

Fase Pertumbuhan Hemangioma

Pertumbuhan hemangioma, khususnya pada bayi, memiliki pola yang khas. Memahami fase ini membantu orang tua dan tenaga medis dalam memantau perkembangannya.

  • Fase Proliferasi: Hemangioma biasanya tidak langsung muncul saat lahir, melainkan baru terlihat dalam beberapa minggu pertama kehidupan bayi. Setelah muncul, benjolan akan mengalami fase pertumbuhan yang cepat, yang disebut fase proliferasi. Fase ini umumnya berlangsung hingga bayi berusia 3-4 bulan. Pada periode ini, ukuran dan warna hemangioma bisa menjadi lebih intens.
  • Fase Involusi (Regresi): Setelah fase proliferasi, hemangioma akan memasuki fase involusi, di mana pertumbuhannya melambat dan kemudian mulai menyusut. Proses penyusutan ini bisa berlangsung bertahun-tahun, seringkali hingga anak berusia 5-10 tahun. Sebagian besar hemangioma akan menghilang sepenuhnya atau meninggalkan sedikit bekas samar.

Kapan Hemangioma Membutuhkan Penanganan Medis?

Meskipun hemangioma seringkali jinak dan bisa hilang sendiri, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian dan penanganan medis lebih lanjut. Ini terjadi ketika benjolan tersebut berpotensi menimbulkan komplikasi atau mengganggu fungsi tubuh.

  • Gangguan Fungsi Vital: Hemangioma yang tumbuh di dekat mata, hidung, mulut, atau tenggorokan dapat mengganggu penglihatan, pernapasan, atau asupan makanan. Dalam kasus ini, intervensi medis diperlukan untuk mencegah masalah jangka panjang.
  • Perdarahan atau Ulserasi: Hemangioma yang mengalami luka, perdarahan, atau ulserasi (luka terbuka) dapat menyebabkan nyeri dan risiko infeksi.
  • Hemangioma Organ Dalam: Jika hemangioma tumbuh di organ vital dalam tubuh, seperti hati atau otak, ini dapat memerlukan pemantauan atau penanganan khusus, terutama jika ukurannya besar atau mengganggu fungsi organ.

Pilihan Pengobatan Hemangioma

Untuk hemangioma yang memerlukan penanganan, terdapat beberapa metode yang efektif. Pemilihan metode tergantung pada ukuran, lokasi, dan tingkat keparahan hemangioma.

  • Obat-obatan:
    • Beta-blocker: Obat ini, seperti Propranolol, sering menjadi pilihan pertama untuk hemangioma yang aktif tumbuh atau mengganggu. Obat ini dapat diberikan secara oral (diminum) atau topikal (dioleskan) dan bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah yang memberi makan hemangioma, sehingga menghentikan pertumbuhannya dan mempercepat penyusutan.
    • Steroid: Obat steroid dapat digunakan dalam beberapa kasus, baik secara oral maupun disuntikkan langsung ke hemangioma, untuk mengurangi peradangan dan ukuran benjolan.
  • Terapi Laser: Terapi laser dapat digunakan untuk mengatasi hemangioma yang berada di permukaan kulit. Laser bekerja dengan menargetkan pembuluh darah di dalam benjolan, membantu meratakan dan memudarkan warnanya, terutama setelah fase involusi untuk menghilangkan sisa warna kemerahan.
  • Pembedahan: Pada kasus yang jarang, jika hemangioma sangat besar, mengganggu fungsi vital, atau tidak merespons pengobatan lain, pembedahan dapat dipertimbangkan untuk mengangkat benjolan secara keseluruhan.

Kesimpulan: Informasi Medis Terpercaya di Halodoc

Hemangioma adalah kondisi umum yang umumnya tidak berbahaya dan seringkali dapat membaik dengan sendirinya. Namun, pemantauan ketat dan konsultasi dengan profesional medis sangat dianjurkan untuk memastikan penanganan yang tepat, terutama jika hemangioma menunjukkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan atau mengganggu fungsi tubuh.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai hemangioma dan kondisi kesehatan lainnya, segera berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dapatkan panduan medis yang akurat dan berbasis bukti dari dokter ahli untuk menjaga kesehatan.