Ad Placeholder Image

Tape Ubi: Resep Mudah, Manfaat, dan Tips Anti Gagal

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

Tape Ubi: Manis Legit, Bikin Sendiri Anti Gagal!

Tape Ubi: Resep Mudah, Manfaat, dan Tips Anti GagalTape Ubi: Resep Mudah, Manfaat, dan Tips Anti Gagal

Tape Ubi: Makanan Tradisional Fermentasi Kaya Probiotik dan Manfaat Kesehatan

Tape ubi merupakan makanan tradisional Indonesia yang dihasilkan dari proses fermentasi umbi-umbian, umumnya singkong atau ubi jalar. Proses ini melibatkan peran ragi Saccharomyces cerevisiae, menghasilkan cita rasa manis, tekstur lembut, sedikit asam, dan aroma alkohol yang ringan. Dikenal luas di berbagai daerah, tape ubi tidak hanya lezat tetapi juga menyimpan beragam potensi manfaat kesehatan, terutama terkait pencernaan.

Jenis-Jenis Tape Ubi yang Populer

Di Indonesia, tape ubi memiliki beberapa variasi berdasarkan jenis umbi yang digunakan. Setiap jenis menawarkan karakteristik unik:

  • Tape Singkong (Tape Ubi Kayu): Jenis ini paling umum ditemukan dan dikenal luas. Di Jawa Barat, tape singkong yang lebih kering dan padat sering disebut “peuyeum”. Teksturnya lembut dan rasanya manis dengan sedikit sentuhan asam yang khas.
  • Tape Ubi Jalar: Dibuat dari ubi jalar, misalnya ubi ungu. Tape ini memiliki tekstur yang cenderung lebih lembut dan legit. Warna ubi jalar, seperti ungu kebiruan, akan memberikan tampilan yang menarik pada tape yang dihasilkan.

Manfaat Kesehatan Tape Ubi untuk Tubuh

Di balik rasanya yang nikmat, tape ubi menyimpan potensi manfaat kesehatan yang penting. Proses fermentasi mengubah komposisi nutrisi umbi, menjadikannya lebih mudah dicerna dan kaya akan zat bermanfaat.

  • Sumber Probiotik: Fermentasi tape ubi menghasilkan bakteri baik atau probiotik. Bakteri ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus, mendukung kesehatan pencernaan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Sumber Energi Mudah Dicerna: Kandungan karbohidrat dalam tape ubi telah terurai sebagian selama fermentasi. Hal ini membuat tape menjadi sumber energi yang lebih mudah dicerna oleh tubuh, cocok untuk mengisi kembali energi setelah beraktivitas.
  • Mengandung Vitamin B12: Tape ubi, terutama yang difermentasi dengan ragi tertentu, dapat menjadi sumber vitamin B12. Vitamin B12 esensial untuk pembentukan sel darah merah dan fungsi saraf yang sehat, serta membantu mencegah kondisi seperti anemia.
  • Membantu Kesehatan Pencernaan: Selain probiotik, tape ubi juga mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Serat dapat membantu mengatasi konstipasi (sembelit) dan menjaga kesehatan usus secara keseluruhan.

Cara Membuat Tape Ubi Anti Gagal di Rumah

Membuat tape ubi di rumah tidaklah sulit, namun memerlukan ketelitian pada beberapa tahapan kunci untuk memastikan keberhasilan fermentasi. Berikut adalah panduan langkah demi langkah:

  • Persiapan Umbi: Kupas kulit singkong atau ubi jalar, lalu cuci hingga benar-benar bersih. Potong umbi sesuai selera, pastikan ukurannya seragam agar matang merata.
  • Pengukusan Optimal: Kukus singkong atau ubi hingga matang sempurna, biasanya memakan waktu sekitar 20-30 menit. Pastikan teksturnya empuk tetapi tidak lembek berlebihan.
  • Pendinginan yang Krusial: Tahap ini sangat penting. Dinginkan umbi yang telah dikukus sampai benar-benar dingin pada suhu ruangan. Kelembaban atau panas yang tersisa dapat menghambat kerja ragi dan menyebabkan tape menjadi masam atau gagal.
  • Proses Peragian: Haluskan ragi tape hingga menjadi bubuk. Beberapa orang menjemur ragi terlebih dahulu agar lebih aktif. Taburkan ragi secara tipis dan merata ke seluruh permukaan umbi yang sudah dingin. Hindari menggunakan terlalu banyak ragi agar tape tidak terlalu beralkohol.
  • Fermentasi yang Tepat: Siapkan wadah bersih dan kedap udara. Lapisi bagian dasar wadah dengan daun pisang (opsional) untuk aroma tambahan. Tata umbi yang sudah diberi ragi, lalu tutup rapat wadah tersebut. Simpan di tempat gelap dan aman, jauh dari gangguan, selama 2-3 hari. Periksa secara berkala untuk mengetahui tingkat kematangan dan rasa.

Perbedaan Antara Peuyeum dan Tape Singkong

Meskipun keduanya berasal dari singkong yang difermentasi, terdapat perbedaan karakteristik antara peuyeum khas Jawa Barat dan tape singkong pada umumnya:

  • Peuyeum: Umumnya memiliki tekstur yang lebih kering dan padat. Proses fermentasinya cenderung lebih lama, menghasilkan rasa yang lebih kuat dan aroma yang khas. Peuyeum sering dijual dalam bentuk untaian.
  • Tape Singkong: Biasanya lebih berair, bertekstur sangat lunak, dan cenderung lebih manis. Waktu fermentasinya bisa sedikit lebih singkat dibandingkan peuyeum.

Tips Tambahan untuk Hasil Tape Ubi Terbaik

Untuk memastikan tape ubi yang dibuat berhasil dan memiliki kualitas terbaik, perhatikan tips berikut:

  • Kebersihan Adalah Kunci: Pastikan tangan, semua alat yang digunakan, dan wadah fermentasi benar-benar bersih dan bebas dari minyak atau garam. Kontaminasi dapat mengganggu proses fermentasi dan menyebabkan tape menjadi busuk atau asam.
  • Menyesuaikan Rasa Manis: Untuk mendapatkan tape dengan rasa yang lebih manis, beberapa pembuat tape menambahkan sedikit gula pasir saat proses peragian. Hal ini dapat mempercepat dan memperkaya rasa manis hasil fermentasi.
  • Penyimpanan Setelah Matang: Setelah tape matang sesuai keinginan, segera masukkan ke dalam kulkas. Pendinginan akan menghentikan proses fermentasi, mencegah tape menjadi terlalu asam, dan menjaga kualitasnya lebih lama.

Kesimpulan

Tape ubi adalah makanan tradisional Indonesia yang tidak hanya lezat tetapi juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan, terutama dari kandungan probiotik dan nutrisi lainnya. Proses pembuatannya yang melibatkan fermentasi dengan ragi Saccharomyces cerevisiae menjadikannya sumber karbohidrat yang mudah dicerna dan berpotensi meningkatkan kesehatan pencernaan. Dengan memperhatikan kebersihan dan tahapan pembuatan yang tepat, tape ubi dapat menjadi pilihan camilan sehat di rumah. Bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang ingin mengintegrasikan tape ubi ke dalam diet khusus, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau nutrisionis melalui Halodoc untuk mendapatkan saran gizi yang personal dan terpercaya.