Ad Placeholder Image

TBC Payudara Menular atau Tidak? Simak Jawabannya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   05 Mei 2026

TBC Payudara Apakah Menular? Cek Faktanya

TBC Payudara Menular atau Tidak? Simak JawabannyaTBC Payudara Menular atau Tidak? Simak Jawabannya

Apa Itu TBC Payudara dan Apakah Menular?

Tuberkulosis (TB) payudara atau mastitis tuberkulosis merupakan infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang jaringan payudara. Kondisi ini tergolong langka dan seringkali menimbulkan pertanyaan mengenai sifat penularannya. Penting untuk memahami bahwa TB payudara umumnya tidak menular secara langsung dari satu individu ke individu lain, terutama jika dibandingkan dengan TB paru.

TB payudara biasanya terjadi ketika bakteri TB menyebar dari sumber infeksi lain dalam tubuh, paling sering dari paru-paru yang mengalami TB aktif, melalui aliran darah atau sistem limfatik menuju jaringan payudara. Karena penyebarannya bukan melalui udara seperti batuk atau bersin, risiko penularan langsung sangat minim.

TBC Payudara, Apakah Menular Langsung?

Tidak, TB payudara umumnya tidak menular secara langsung dari orang ke orang melalui kontak fisik atau udara. Bakteri penyebab TB payudara menginfeksi jaringan di dalam payudara dan tidak menyebar melalui mekanisme penularan pernapasan seperti batuk atau bersin. Lokasi infeksi yang terbatas pada jaringan payudara menjadikan penularan melalui udara tidak mungkin terjadi.

Namun, perlu ditekankan bahwa jika seseorang menderita TB payudara yang berasal dari infeksi TB paru aktif yang belum diobati, kuman dari paru-paru tersebut tetap dapat menular melalui udara. Oleh karena itu, penanganan TB paru secara tuntas menjadi sangat penting untuk mencegah penyebaran bakteri ke bagian tubuh lain, termasuk payudara, serta mengurangi risiko penularan ke orang lain.

Penyebab dan Mekanisme Penyebaran TB Payudara

Penyebab utama TB payudara adalah infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini bisa mencapai payudara melalui beberapa cara:

  • Penyebaran Limfatik: Bakteri bergerak dari kelenjar getah bening yang terinfeksi (misalnya di ketiak atau leher) ke payudara.
  • Penyebaran Hematogen: Bakteri menyebar melalui aliran darah dari lokasi infeksi primer yang jauh (seringkali paru-paru) ke payudara.
  • Penyebaran Langsung: Meskipun jarang, bakteri bisa menyebar langsung dari struktur yang berdekatan yang terinfeksi TB, seperti tulang rusuk.

Faktor risiko meliputi riwayat TB di bagian tubuh lain, sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau kontak erat dengan penderita TB paru aktif.

Gejala TB Payudara yang Perlu Diwaspadai

Gejala TB payudara seringkali menyerupai kondisi payudara lain, sehingga diagnosis dini dapat menjadi tantangan. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Munculnya benjolan pada payudara yang bisa terasa lunak atau keras, seringkali nyeri.
  • Abses atau kumpulan nanah di payudara yang bisa pecah dan mengeluarkan cairan.
  • Pembengkakan atau kemerahan pada payudara.
  • Pembesaran kelenjar getah bening di area ketiak.
  • Adanya fistula (saluran abnormal) yang mengeluarkan cairan dari payudara.
  • Gejala sistemik TB, seperti demam ringan, keringat malam, penurunan berat badan, dan kelelahan, terutama jika ada infeksi TB di bagian tubuh lain.

Diagnosis dan Pengobatan TB Payudara

Diagnosis TB payudara memerlukan pemeriksaan menyeluruh karena gejalanya yang mirip dengan kondisi lain, termasuk kanker payudara. Proses diagnosis dapat meliputi:

  • Pemeriksaan Fisik: Dokter akan memeriksa benjolan atau kelainan pada payudara.
  • Pencitraan: Mammografi, USG payudara, atau MRI untuk melihat struktur internal dan anomali.
  • Biopsi: Pengambilan sampel jaringan dari benjolan atau lesi untuk dianalisis di laboratorium guna mengidentifikasi bakteri Mycobacterium tuberculosis.
  • Kultur Bakteri: Menumbuhkan bakteri dari sampel jaringan untuk konfirmasi diagnosis.
  • Tes Mantoux: Tes kulit untuk skrining paparan TB, meskipun tidak spesifik untuk TB payudara.

Pengobatan TB payudara umumnya melibatkan terapi obat anti-TB standar. Regimen pengobatan ini biasanya berlangsung selama 6 hingga 9 bulan, atau bahkan lebih lama tergantung pada respons pasien dan tingkat keparahan infeksi. Kepatuhan terhadap jadwal pengobatan sangat penting untuk mencapai kesembuhan total dan mencegah kekambuhan atau resistensi obat.

Pencegahan TB Payudara

Pencegahan TB payudara secara langsung tidak spesifik, namun berkaitan erat dengan pencegahan TB secara umum:

  • Vaksinasi BCG: Mencegah bentuk TB yang parah, terutama pada anak-anak.
  • Deteksi dan Pengobatan Dini TB Paru: Penting untuk mengobati TB paru secara tuntas agar tidak menyebar ke bagian tubuh lain, termasuk payudara.
  • Gaya Hidup Sehat: Menjaga daya tahan tubuh dengan nutrisi seimbang, istirahat cukup, dan olahraga teratur.
  • Hindari Kontak dengan Penderita TB Aktif: Terutama jika sistem kekebalan tubuh sedang lemah.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis

TB payudara adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis profesional. Meskipun umumnya tidak menular secara langsung melalui udara, diagnosis dan pengobatan yang tepat sangat krusial, terutama jika dikaitkan dengan TB paru aktif. Jika mengalami gejala yang mencurigakan seperti benjolan atau perubahan pada payudara, segera cari bantuan medis.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai TB payudara atau kondisi kesehatan lainnya, serta konsultasi dengan dokter spesialis, dapat memanfaatkan layanan Halodoc. Platform Halodoc menyediakan akses mudah untuk berbicara dengan ahli medis dan mendapatkan panduan kesehatan yang akurat dan terpercaya.