Teh telur merupakan minuman tradisional yang dipercaya bisa meningkatkan stamina.

DAFTAR ISI
- Mengenal Teh Telur: Minuman Tradisional Kaya Nutrisi
- Kandungan Gizi dalam Segelas Teh Telur
- Manfaat Teh Telur untuk Stamina dan Kesehatan
- Risiko Kesehatan: Salmonella dan Kadar Gula
- Tips Membuat Teh Telur yang Sehat dan Aman
- Studi Terkait
- Tanya HILDA Tentang Stamina
- FAQ
Teh telur, atau yang lebih dikenal dengan sebutan teh talua di daerah asalnya, Sumatera Barat, bukan sekadar minuman penghangat tubuh. Bagi masyarakat Minangkabau, minuman ini telah lama menjadi simbol vitalitas dan kebersamaan di kedai-kedai kopi. Terdiri dari campuran teh pekat, kuning telur (biasanya telur ayam kampung atau telur itik), gula, dan sedikit perasan jeruk nipis, teh telur menawarkan kombinasi rasa unik yang creamy dan kaya energi.
Dalam dunia kesehatan, kombinasi antara protein hewani dari telur dan antioksidan dari teh seringkali dipandang sebagai “suplemen alami” yang mampu mendongkrak stamina setelah beraktivitas seharian. Namun, di balik popularitasnya yang kian meluas ke kota-kota besar di Indonesia, terdapat aspek-aspek farmakologis dan keamanan pangan yang perlu dipahami secara mendalam agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal tanpa risiko bagi kesehatan.
Penting bagi kamu untuk mengetahui bahwa meskipun teh telur memiliki segudang manfaat, cara pengolahan yang kurang tepat dapat memicu masalah pencernaan atau risiko infeksi bakteri. Oleh karena itu, memahami kandungan nutrisi serta langkah pencegahan saat mengonsumsinya menjadi sangat krusial, terutama bagi kamu yang memiliki kondisi medis tertentu. Jika kamu merasakan gangguan pencernaan setelah mengonsumsinya, disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Nah, mau tahu apa saja manfaat, risiko, dan tips sehat mengonsumsi teh telur? Berikut ulasannya!
Mengenal Teh Telur: Minuman Tradisional Kaya Nutrisi
Teh telur adalah minuman khas Indonesia yang dibuat dengan cara mengocok kuning telur bersama gula hingga berubah menjadi busa (foaming) yang kental dan berwarna putih kecokelatan. Busa ini kemudian disiram dengan seduhan teh hitam yang sangat pekat dan panas. Hasilnya adalah minuman dengan tiga lapisan warna yang cantik: cokelat tua di dasar, cokelat muda di tengah, dan busa putih di bagian atas.
Secara tradisional, teh telur dianggap sebagai minuman para pekerja keras dan olahragawan karena kemampuannya memberikan lonjakan energi instan. Penggunaan jeruk nipis dalam penyajiannya bukan tanpa alasan; selain untuk menghilangkan aroma amis dari telur mentah, vitamin C dalam jeruk nipis juga membantu menyeimbangkan rasa dan meningkatkan penyerapan zat besi.
Kandungan Gizi dalam Segelas Teh Telur
Memahami nilai gizi teh telur membantu kita melihat mengapa minuman ini begitu efektif sebagai pemulih stamina. Berikut adalah beberapa komponen nutrisi utamanya:
- Protein Berkualitas Tinggi: Kuning telur mengandung asam amino esensial yang lengkap, yang sangat dibutuhkan untuk perbaikan jaringan otot dan produksi hormon.
- Kolin: Nutrisi penting yang ditemukan melimpah dalam kuning telur ini berperan besar dalam fungsi otak, memori, dan kesehatan sistem saraf.
- Katekin dan Polifenol: Senyawa antioksidan dari teh hitam yang membantu melawan radikal bebas dan mendukung kesehatan pembuluh darah.
- Lutein dan Zeaxanthin: Antioksidan dalam kuning telur yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mata dan melindunginya dari degradasi makula.
- Vitamin B Kompleks: Membantu proses metabolisme energi dalam tubuh sehingga kamu tidak mudah merasa lelah.
Tips Memilih Bahan Berkualitas
- Gunakan telur ayam kampung asli yang masih segar untuk meminimalkan risiko bakteri.
- Pilih teh hitam bubuk yang memiliki aroma kuat dan warna pekat.
- Pastikan air seduhan benar-benar mendidih (100°C) agar kuning telur bisa matang sebagian saat disiram.
Manfaat Teh Telur untuk Stamina dan Kesehatan
Banyak orang mengandalkan teh telur sebagai cara alami untuk meningkatkan performa fisik. Berikut adalah beberapa manfaat utama yang bisa kamu dapatkan:
1. Meningkatkan Stamina dan Energi
Kombinasi antara kafein dari teh dan kalori serta protein dari kuning telur menciptakan efek sinergis. Kafein memberikan kewaspadaan mental, sementara protein dan lemak sehat memberikan energi berkelanjutan yang tidak membuat tubuh cepat “drop” seperti saat mengonsumsi minuman berenergi kemasan yang tinggi gula tambahan.
2. Mempercepat Pemulihan Otot
Bagi mereka yang melakukan pekerjaan fisik berat, kandungan protein dan asam amino dalam teh telur membantu memperbaiki sel-sel otot yang rusak akibat aktivitas fisik. Ini menjadikannya pilihan minuman yang baik untuk dikonsumsi sore hari setelah bekerja.
3. Menjaga Kesehatan Fungsi Otak
Kolin yang terkandung dalam kuning telur merupakan prekusor asetilkolin, sebuah neurotransmitter yang penting untuk daya ingat dan suasana hati. Konsumsi kolin yang cukup dapat membantu meningkatkan konsentrasi selama beraktivitas.
Risiko Kesehatan: Salmonella dan Kadar Gula
Sebagai seorang apoteker, saya perlu mengingatkan bahwa konsumsi telur mentah atau setengah matang selalu membawa risiko infeksi bakteri Salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti kram perut, diare parah, hingga demam tinggi.
Selain risiko bakteri, penggunaan susu kental manis atau gula pasir yang berlebihan dalam teh telur dapat meningkatkan risiko diabetes jika dikonsumsi terlalu sering. Kadar kalori dalam segelas teh telur cukup tinggi, sehingga bagi kamu yang sedang menjalani program diet atau memiliki masalah kolesterol, frekuensi konsumsinya harus dibatasi.
Tips Membuat Teh Telur yang Sehat dan Aman
Agar tetap sehat, kamu bisa melakukan modifikasi pada resep teh telur tradisional:
- Gunakan Telur Pasteur: Jika tersedia, gunakan telur yang sudah dipasteurisasi untuk memastikan tidak ada bakteri Salmonella yang hidup.
- Kurangi Gula: Ganti gula pasir atau susu kental manis dengan sedikit madu atau gunakan takaran seminimal mungkin.
- Pastikan Teh Sangat Panas: Suhu air yang sangat panas dapat membantu mematikan sebagian bakteri pada saat proses pencampuran.
Studi Mengenai Kandungan Gizi Telur dan Teh
Nutrients Journal menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa kuning telur adalah salah satu sumber makanan yang paling efisien untuk bioavailabilitas kolin dan lutein pada manusia.
Studi ini menemukan bahwa mengonsumsi telur secara rutin dalam jumlah sedang dapat meningkatkan kepadatan optik pigmen makula. Selain itu, polifenol dalam teh hitam yang digunakan dalam teh telur terbukti memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk kesehatan jantung dan metabolisme secara keseluruhan.
Jika kamu merasa stamina terus menurun meskipun sudah mengonsumsi asupan bergizi, jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara menyeluruh. Untuk mendukung daya tahan tubuh harian, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah, terutama suplemen vitamin yang sesuai dengan anjuran tenaga medis.
Badan Terasa Kurang Berstamina atau Sering Lelah? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu merasa stamina sering drop setelah beraktivitas, atau bingung menentukan asupan yang tepat untuk daya tahan tubuh? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Nutrients. Diakses pada 2026. Egg Yolk: A Healthy Source of Choline and Lutein.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Salmonella infection – Symptoms and causes.
Harvard Health. Diakses pada 2026. The Health Benefits of Tea.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Gizi Seimbang dan Konsumsi Protein Hewani.
FAQ
1. Apakah teh telur aman dikonsumsi setiap hari?
Konsumsi setiap hari tidak disarankan karena kadar kolesterol pada kuning telur dan kandungan gula tambahan yang tinggi. Sebaiknya batasi 2-3 kali seminggu.
2. Apakah ibu hamil boleh minum teh telur?
Ibu hamil sangat disarankan menghindari telur mentah atau setengah matang karena risiko Salmonella yang bisa berbahaya bagi janin. Sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan terlebih dahulu.
3. Bagaimana cara menghilangkan bau amis pada teh telur?
Gunakan kuning telur yang segar, buang tali putih (chalaza) pada telur, kocok hingga benar-benar kental, dan jangan lupa tambahkan perasan jeruk nipis.
4. Bisakah teh telur menyembuhkan masuk angin?
Secara medis, teh telur memberikan efek hangat dan energi tambahan yang membuat tubuh merasa lebih nyaman, namun bukan sebagai obat utama untuk menyembuhkan infeksi virus penyebab masuk angin.



