Ad Placeholder Image

Telinga Bergemuruh? Ini Sebab dan Cara Atasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 April 2026

Telinga Bergemuruh? Jangan Panik, Ini Panduannya!

Telinga Bergemuruh? Ini Sebab dan Cara AtasinyaTelinga Bergemuruh? Ini Sebab dan Cara Atasinya

Berikut adalah artikel kesehatan tentang telinga bergemuruh:

Telinga Bergemuruh: Memahami Tinnitus, Penyebab, dan Kapan Harus Waspada

Telinga bergemuruh, atau dikenal dalam istilah medis sebagai tinnitus, adalah sensasi mendengar suara seperti dengungan, desisan, atau gemuruh di telinga atau kepala yang sebenarnya tidak berasal dari sumber eksternal. Kondisi ini bisa terjadi sesaat atau berlangsung lama, mengganggu kualitas hidup penderitanya. Penting untuk memahami penyebab dan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut.

Apa Itu Telinga Bergemuruh?

Telinga bergemuruh merupakan gejala umum dari tinnitus, kondisi di mana seseorang merasakan suara di telinga tanpa adanya stimulus suara dari luar. Suara yang didengar bervariasi, mulai dari dengungan rendah hingga desisan tajam atau bahkan gemuruh. Sensasi ini bisa terjadi hanya pada satu telinga atau kedua telinga secara bersamaan.

Tinnitus bukanlah suatu penyakit, melainkan indikator adanya masalah kesehatan yang mendasari. Intensitas dan durasi suara bisa berbeda pada setiap individu. Beberapa orang mungkin hanya mengalami tinnitus sesekali, sementara yang lain mengalaminya terus-menerus dan sangat mengganggu.

Penyebab Umum Telinga Bergemuruh

Berbagai faktor dapat memicu terjadinya telinga bergemuruh. Memahami penyebabnya adalah langkah awal untuk penanganan yang efektif. Berikut adalah beberapa penyebab umum telinga bergemuruh:

Masalah pada Telinga

  • **Penumpukan Kotoran Telinga (Serumen Prop):** Kotoran telinga yang mengeras dan menumpuk dapat menghalangi saluran telinga, menyebabkan tekanan dan memicu sensasi bergemuruh.
  • **Radang Telinga (Otitis Media/Eksterna):** Infeksi atau peradangan pada telinga tengah (otitis media) atau telinga luar (otitis eksterna) bisa menimbulkan pembengkakan dan memengaruhi pendengaran, sehingga menyebabkan telinga bergemuruh.
  • **Benda Asing:** Adanya benda asing yang masuk ke dalam saluran telinga juga dapat menyebabkan iritasi dan suara bergemuruh.
  • **Penyakit Meniere:** Ini adalah gangguan pada telinga bagian dalam yang memengaruhi keseimbangan dan pendengaran, seringkali ditandai dengan tinnitus, pusing berputar (vertigo), dan penurunan pendengaran.

Paparan Bising Berlebihan

Sering terpapar suara keras, seperti dari mesin pabrik, konser musik, atau penggunaan *headset/earphone* dengan volume terlalu tinggi dan durasi lama, dapat merusak sel-sel rambut kecil di koklea (telinga bagian dalam). Kerusakan ini sering menjadi penyebab utama tinnitus. Kerusakan saraf pendengaran yang terjadi bersifat permanen.

Gangguan Pembuluh Darah

Kondisi tertentu yang memengaruhi pembuluh darah bisa menyebabkan telinga bergemuruh.

  • **Aterosklerosis:** Penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak kolesterol dapat mengurangi aliran darah ke telinga dan menyebabkan tinnitus.
  • **Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi):** Tekanan darah tinggi bisa meningkatkan aliran darah ke telinga, sehingga memicu sensasi suara bergemuruh.
  • **Tumor Kecil:** Beberapa jenis tumor yang tumbuh di dekat telinga atau saraf pendengaran dapat menekan pembuluh darah atau saraf, sehingga menyebabkan tinnitus.

Cedera

Cedera pada kepala atau leher, terutama yang memengaruhi telinga atau area sekitarnya, dapat merusak struktur pendengaran. Kerusakan ini kemudian memicu timbulnya telinga bergemuruh.

Efek Samping Obat-obatan

Beberapa jenis obat memiliki efek samping *ototoksik*, yang berarti dapat merusak telinga.

  • Aspirin dosis tinggi.
  • Antibiotik tertentu (misalnya, golongan aminoglikosida).
  • Obat diuretik.
  • Obat kemoterapi tertentu.

Penggunaan obat-obatan ini perlu dikonsultasikan dengan dokter jika menyebabkan telinga bergemuruh.

Faktor Lain yang Memicu

  • **Stres:** Tingkat stres yang tinggi dapat memperburuk atau memicu tinnitus pada beberapa orang.
  • **Perubahan Posisi Kepala Mendadak:** Gerakan kepala yang tiba-tiba dapat memicu gangguan sementara pada sistem keseimbangan dan pendengaran.
  • **Kontraksi Otot Telinga Bagian Dalam (Sindrom Tensor Timpani):** Kontraksi tidak disengaja pada otot-otot kecil di telinga tengah dapat menyebabkan sensasi suara atau klik.

Pertolongan Pertama untuk Telinga Bergemuruh Sementara

Jika mengalami telinga bergemuruh yang tidak terlalu parah atau bersifat sementara, beberapa langkah berikut dapat membantu meredakannya:

  • **Hindari Kebisingan:** Jauhi sumber suara bising. Kurangi penggunaan *earphone* atau *headset* dan ikuti aturan 60:60:60, yaitu maksimal 60% volume, 60 menit penggunaan, dan istirahat selama 2 jam.
  • **Istirahat Cukup dan Kelola Stres:** Pastikan mendapatkan tidur yang cukup. Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga untuk mengelola stres yang dapat memperburuk tinnitus.
  • **Jaga Kebersihan Telinga:** Bersihkan telinga secara rutin dan hati-hati. Jangan mengorek telinga dengan *cotton bud* atau alat lain karena dapat mendorong kotoran lebih dalam dan merusak gendang telinga.
  • **Hindari Gerakan Mendadak:** Lakukan gerakan kepala secara perlahan saat bangun tidur atau melakukan aktivitas. Ini membantu mencegah gangguan pada sistem keseimbangan telinga.

Kapan Harus ke Dokter Spesialis THT?

Telinga bergemuruh perlu mendapatkan perhatian medis jika kondisinya semakin parah atau mengganggu. Segera konsultasikan ke dokter spesialis THT jika mengalami:

  • Telinga bergemuruh yang sangat mengganggu kualitas hidup, seperti sulit tidur atau berkonsentrasi.
  • Intensitas suara yang semakin tinggi atau sensasi bergemuruh yang terus-menerus tanpa henti.
  • Telinga bergemuruh yang disertai gejala lain seperti pusing, mual, gangguan pendengaran lainnya, atau nyeri telinga.
  • Telinga bergemuruh yang hanya terjadi pada satu sisi.

Diagnosis dan Penanganan Medis Telinga Bergemuruh

Dokter THT akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti telinga bergemuruh. Beberapa pemeriksaan yang mungkin dilakukan meliputi:

  • **Otoskopi:** Pemeriksaan menggunakan alat khusus untuk melihat kondisi saluran telinga dan gendang telinga.
  • **Audiometri:** Tes pendengaran untuk mengevaluasi kemampuan mendengar dan mendeteksi adanya gangguan pendengaran.
  • **CT Scan atau MRI:** Pemindaian pencitraan ini mungkin diperlukan jika dokter mencurigai adanya masalah struktural pada kepala atau pembuluh darah.

Penanganan telinga bergemuruh sangat bergantung pada penyebab dasarnya. Jika disebabkan oleh penumpukan kotoran, dokter akan membersihkannya. Jika karena infeksi, antibiotik atau obat anti-inflamasi mungkin diresepkan. Untuk kasus yang lebih kompleks, terapi *sound masking* atau *tinnitus retraining therapy* (TRT) bisa menjadi pilihan.

Telinga bergemuruh adalah kondisi yang umum, namun tidak boleh diabaikan. Jika mengalami gejala yang mengganggu atau tidak membaik, jangan ragu untuk mencari pertolongan medis. Konsultasi dini dengan dokter THT adalah kunci untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah membuat janji temu atau berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis THT untuk mendapatkan saran medis yang profesional dan terpercaya.