Ad Placeholder Image

Telinga Kanan Sakit Sebelah? Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 Februari 2026

Penyebab Telinga Sakit Sebelah Kanan, Kenapa Ya?

Telinga Kanan Sakit Sebelah? Ini PenyebabnyaTelinga Kanan Sakit Sebelah? Ini Penyebabnya

Mengenal Lebih Dalam Penyebab Telinga Sakit Sebelah Kanan dan Cara Mengatasinya

Rasa nyeri pada telinga, khususnya sebelah kanan, seringkali menimbulkan ketidaknyamanan yang signifikan dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Meskipun kadang terasa ringan dan sementara, nyeri telinga juga bisa menjadi indikasi adanya kondisi medis yang lebih serius. Memahami penyebab telinga sakit sebelah kanan sangat penting untuk penanganan yang tepat dan cepat.

Secara umum, nyeri telinga di sisi kanan dapat disebabkan oleh infeksi pada telinga itu sendiri, penumpukan kotoran telinga yang mengeras, atau cedera akibat kebiasaan yang kurang tepat seperti mengorek telinga terlalu dalam. Namun, perlu diketahui bahwa nyeri yang dirasakan di telinga juga bisa merupakan nyeri rujukan dari area lain di sekitar kepala dan leher, misalnya masalah pada gigi, rahang, sinus, hingga penggunaan earphone yang berlebihan.

Apa Itu Nyeri Telinga Unilateral?

Nyeri telinga unilateral adalah rasa sakit atau tidak nyaman yang hanya terjadi pada satu sisi telinga, dalam hal ini telinga kanan. Nyeri ini bisa bervariasi mulai dari sensasi tumpul, berdenyut, tajam menusuk, hingga terbakar. Kondisi ini seringkali disertai dengan gejala lain seperti demam, gangguan pendengaran, atau keluarnya cairan dari telinga, tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Penyebab Telinga Sakit Sebelah Kanan yang Umum Terjadi

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan telinga sakit sebelah kanan. Beberapa penyebab berasal langsung dari telinga, sementara yang lain merupakan nyeri rujukan dari area tubuh lain.

1. Infeksi Telinga

Infeksi merupakan salah satu penyebab paling umum nyeri telinga. Ada dua jenis infeksi telinga yang sering terjadi:

  • **Otitis Eksterna (Infeksi Telinga Luar):** Kondisi ini sering disebut sebagai “swimmer’s ear” karena umumnya terjadi setelah telinga sering kemasukan air, seperti saat berenang. Air yang terjebak dapat menciptakan lingkungan lembap yang ideal untuk pertumbuhan bakteri atau jamur. Selain itu, iritasi akibat penggunaan cotton bud atau benda asing lain juga dapat memicu otitis eksterna. Nyeri yang dirasakan biasanya tajam dan memburuk saat daun telinga ditarik.
  • **Otitis Media (Infeksi Telinga Tengah):** Infeksi ini terjadi di bagian tengah telinga, di belakang gendang telinga. Otitis media seringkali berdenyut atau menusuk dan kerap disertai dengan gejala flu atau pilek karena infeksi dapat menyebar dari saluran napas atas ke telinga melalui saluran eustachius. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak.

2. Masalah Mekanis dan Fisik

Beberapa masalah fisik atau kebiasaan dapat menyebabkan nyeri pada telinga kanan:

  • **Penumpukan Kotoran Telinga:** Kotoran telinga atau serumen memiliki fungsi pelindung, tetapi jika menumpuk dan mengeras, dapat menyumbat saluran telinga. Penumpukan ini kemudian menekan dinding saluran telinga, menyebabkan rasa nyeri dan terkadang gangguan pendengaran.
  • **Trauma Akustik:** Paparan suara yang terlalu keras dalam jangka waktu lama, misalnya akibat penggunaan earphone dengan volume tinggi, dapat merusak struktur telinga bagian dalam dan menyebabkan nyeri, tinnitus, hingga gangguan pendengaran.
  • **Cedera pada Telinga:** Cedera bisa terjadi akibat mengorek telinga terlalu dalam dengan benda tajam, kemasukan serangga, atau benda asing lainnya ke dalam saluran telinga. Ini dapat menyebabkan iritasi, luka, bahkan perforasi gendang telinga.
  • **Posisi Tidur:** Tidur dengan posisi menekan telinga kanan terlalu lama juga bisa menyebabkan rasa pegal atau nyeri sementara pada telinga dan area sekitarnya.

3. Nyeri Rujukan dari Area Sekitar Telinga

Kadang kala, telinga yang sakit sebenarnya adalah efek dari masalah di area tubuh lain yang berdekatan. Ini disebut nyeri rujukan:

  • **Gangguan Sendi Rahang (TMJ – Temporomandibular Joint):** Sendi rahang terletak tepat di depan telinga. Gangguan pada sendi ini, seperti disfungsi atau peradangan, dapat menyebabkan nyeri yang terasa menjalar ke telinga kanan, terutama saat mengunyah, berbicara, atau membuka mulut lebar.
  • **Sakit Gigi atau Gusi:** Infeksi atau peradangan pada gigi geraham atau gusi di sisi kanan rahang atas atau bawah dapat menyebabkan nyeri yang menjalar ke telinga di sisi yang sama. Gigi bungsu yang tumbuh miring juga sering menjadi penyebab nyeri rujukan ini.
  • **Sinusitis atau Radang Amandel:** Infeksi atau peradangan pada sinus (sinusitis) atau amandel (tonsilitis) yang terletak di dekat saluran eustachius dapat menyebabkan nyeri menjalar ke telinga kanan.

4. Kondisi Lain yang Dapat Menyebabkan Sakit Telinga

  • **Tinnitus:** Tinnitus adalah kondisi di mana telinga berdenging tanpa adanya sumber suara eksternal. Meskipun lebih sering dikaitkan dengan gangguan pendengaran, tinnitus juga bisa disertai dengan rasa nyeri pada telinga.
  • **Barotrauma:** Ini terjadi akibat perubahan tekanan udara secara drastis, seperti saat naik pesawat, menyelam, atau mendaki gunung. Perubahan tekanan yang cepat dapat menyebabkan perbedaan tekanan antara telinga tengah dan lingkungan luar, mengakibatkan nyeri dan rasa tidak nyaman.

Kapan Harus Segera Periksa ke Dokter?

Meskipun banyak penyebab nyeri telinga yang tidak berbahaya, penting untuk mengetahui kapan harus mencari bantuan medis. Segera konsultasikan ke dokter THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) jika nyeri telinga sebelah kanan disertai dengan gejala berikut:

  • Demam tinggi yang tidak kunjung reda.
  • Pusing atau vertigo (rasa berputar).
  • Telinga mengeluarkan cairan, baik itu nanah maupun darah.
  • Penurunan pendengaran yang signifikan.
  • Nyeri yang sangat hebat dan tidak membaik dengan pereda nyeri.
  • Nyeri telinga pada bayi atau anak kecil yang disertai rewel atau demam tinggi.

Penanganan Awal Sakit Telinga di Rumah

Untuk meredakan nyeri telinga yang ringan sebelum berkonsultasi dengan dokter, beberapa langkah penanganan awal di rumah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti paracetamol, sesuai dosis yang dianjurkan.
  • Menghindari mengorek telinga atau memasukkan benda apa pun ke dalam saluran telinga karena dapat memperparah kondisi atau menyebabkan cedera.
  • Menggunakan kompres hangat di area telinga yang sakit. Suhu hangat dapat membantu meredakan nyeri dan meningkatkan sirkulasi darah.
  • Menghindari penggunaan earphone untuk sementara waktu, terutama jika dicurigai adanya trauma akustik atau infeksi.

Langkah Pencegahan Nyeri Telinga Sebelah Kanan

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko nyeri telinga kanan meliputi:

  • Menjaga kebersihan telinga dengan benar tanpa menggunakan cotton bud atau benda tajam lainnya. Biarkan telinga membersihkan dirinya sendiri atau konsultasi dengan dokter untuk pembersihan profesional.
  • Mengeringkan telinga setelah berenang atau mandi untuk mencegah `swimmer’s ear`.
  • Menggunakan pelindung telinga saat terpapar suara bising atau saat berenang.
  • Mengelola alergi atau pilek dengan baik untuk mencegah penyebaran infeksi ke telinga tengah.
  • Menghindari penggunaan earphone dengan volume terlalu tinggi dan membatasi durasi penggunaan.
  • Menjaga kesehatan gigi dan mulut untuk mencegah nyeri rujukan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis dari Halodoc

Nyeri telinga sebelah kanan bisa menjadi gejala dari berbagai kondisi, mulai dari yang ringan hingga yang memerlukan perhatian medis serius. Infeksi telinga, penumpukan kotoran, trauma, hingga nyeri rujukan dari area sekitar seperti gigi dan rahang adalah penyebab umum yang perlu diwaspadai. Mengidentifikasi penyebab secara dini adalah kunci untuk penanganan yang efektif.

Jika mengalami nyeri telinga yang tak kunjung membaik, disertai demam tinggi, keluarnya cairan, atau penurunan pendengaran, segera cari bantuan medis. Untuk diagnosis dan penanganan yang akurat, konsultasikan kondisi dengan dokter THT. Aplikasi Halodoc menyediakan layanan konsultasi dengan dokter spesialis secara mudah dan cepat, sehingga dapat membantu memperoleh rekomendasi medis yang tepat dan terpercaya sesuai kondisi kesehatan.