Ad Placeholder Image

Telinga Kiri Berdenging Artinya: Kenali Mitos dan Tinnitus

8 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Telinga kiri berdenging dan terasa sakit? Kamu bisa atasi dengan obat untuk infeksi telinga.

Telinga Kiri Berdenging Artinya: Kenali Mitos dan TinnitusTelinga Kiri Berdenging Artinya: Kenali Mitos dan Tinnitus

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu tiba-tiba merasakan bunyi “nging” pada salah satu telinga, terutama di sebelah kiri, padahal tidak ada sumber suara di sekitarmu? Kondisi ini sangat umum terjadi dan sering kali memicu rasa penasaran. Di Indonesia, masyarakat kerap mengaitkan fenomena fisik ini dengan berbagai mitos, pertanda, hingga keyakinan spiritual tertentu.

Tidak heran jika banyak orang yang mencari tahu arti kuping berdenging sebelah kiri menurut islam. Apakah ini sekadar pertanda baik atau buruk, atau justru ada kondisi medis yang sedang mencoba mengirimkan sinyal bahaya dari dalam tubuhmu? Menggabungkan pemahaman budaya dan pengetahuan medis sangat penting agar kita tidak salah dalam mengambil langkah penanganan.

Dalam dunia medis, fenomena telinga berdenging ini dikenal dengan istilah tinnitus. Tinnitus bukanlah sebuah penyakit yang berdiri sendiri, melainkan sebuah gejala dari kondisi medis lain yang mendasarinya. Mulai dari hal sepele seperti penumpukan kotoran telinga, hingga masalah saraf yang lebih kompleks. Oleh karena itu, penting untuk memahami kondisi ini secara menyeluruh dari berbagai perspektif.

Nah, mau tahu apa makna sebenarnya dari telinga berdenging dan bagaimana penjelasan ilmiahnya? Berikut ulasan lengkapnya untukmu!

Makna Telinga Berdenging Menurut Pandangan Islam

Di tengah masyarakat Indonesia yang religius, keluhan fisik sering kali dilihat dari kacamata spiritual. Dalam beberapa literatur dan tradisi Islam, terdapat riwayat atau hadis yang menyebutkan tentang fenomena telinga berdenging. Sebagian ulama menjelaskan bahwa ketika telinga seseorang berdenging, itu bisa menjadi pengingat bahwa Rasulullah SAW sedang menyebut namanya di *Mala’il A’la* (kumpulan para malaikat), atau sebagai pengingat agar umatnya senantiasa bersalawat.

Dalam tradisi tersebut, seseorang yang mengalami telinga berdenging dianjurkan untuk membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW dan berdoa memohon kebaikan. Hal ini merupakan bentuk *husnuzan* (berprasangka baik) dan upaya untuk selalu mengingat Allah SWT serta Rasul-Nya dalam setiap keadaan, termasuk saat merasakan perubahan pada tubuh.

Namun, dari kacamata kesehatan holistik yang juga sejalan dengan ajaran Islam, menjaga amanah berupa tubuh yang sehat adalah suatu kewajiban. Jika dengingan di telinga terjadi terus-menerus, mengganggu aktivitas, atau disertai rasa sakit, Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berikhtiar mencari pengobatan. Rasulullah SAW sendiri bersabda bahwa setiap penyakit ada obatnya. Oleh karena itu, langkah yang paling bijaksana adalah menggabungkan doa dengan ikhtiar medis dengan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Penjelasan Medis: Apa Itu Tinnitus?

Meninggalkan sejenak mitos dan pandangan budaya, mari kita bedah kondisi ini secara klinis. Sensasi mendengar suara berdenging, berdesis, berdengung, atau bahkan suara detak jantung di dalam telinga tanpa adanya rangsangan suara dari luar disebut sebagai **tinnitus**.

Tinnitus dibagi menjadi dua jenis utama:

  • Tinnitus Subjektif: Ini adalah jenis yang paling umum. Suara berdenging hanya bisa didengar oleh kamu sendiri. Penyebabnya biasanya berasal dari masalah pada telinga luar, tengah, atau dalam, maupun gangguan pada saraf pendengaran (saraf kranial ke-8) dan bagian otak yang menafsirkan sinyal suara.
  • Tinnitus Objektif: Jenis ini sangat langka. Suara di dalam telinga tidak hanya didengar oleh pasien, tetapi juga bisa didengar oleh dokter saat melakukan pemeriksaan menggunakan stetoskop. Biasanya ini berkaitan dengan masalah pembuluh darah (vaskular), kontraksi otot di telinga tengah, atau masalah pada tulang telinga.

Jika kamu mengalami dengingan hanya pada telinga kiri (unilateral), dokter spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorok) biasanya akan memberikan perhatian khusus. Tinnitus unilateral bisa menjadi indikasi adanya masalah struktural atau saraf spesifik pada satu sisi telinga, berbeda dengan tinnitus bilateral (kedua telinga) yang umumnya disebabkan oleh faktor usia atau paparan bising jangka panjang.

Penyebab Umum Telinga Kiri Berdenging

Sebagai apoteker, saya sering mendapat pertanyaan mengenai obat apa yang bisa menghilangkan bunyi berdenging. Jawabannya sangat bergantung pada apa penyebab utamanya. Berikut adalah beberapa penyebab medis mengapa telinga sebelah kiri kamu bisa berdenging:

1. Paparan Suara Bising (Noise-Induced Hearing Loss)

Mendengarkan musik terlalu keras menggunakan *earphone* yang hanya terpasang di sebelah kiri, atau sering terpapar suara bising mesin/tembakan di satu sisi dapat merusak sel-sel rambut halus (silia) di dalam koklea (rumah siput). Kerusakan ini membuat saraf mengirimkan sinyal listrik acak ke otak, yang kemudian diterjemahkan sebagai suara dengingan.

2. Sumbatan Kotoran Telinga (Serumen Prop)

Kotoran telinga sebenarnya berfungsi untuk melindungi saluran telinga dengan menjebak debu dan memperlambat pertumbuhan bakteri. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak dan mengeras, ia dapat menyumbat saluran telinga. Sumbatan ini mengubah tekanan di dalam telinga dan menyebabkan iritasi pada gendang telinga, yang berujung pada keluhan telinga berdengung atau terasa penuh.

3. Infeksi Telinga (Otitis Media)

Infeksi pada telinga tengah sering kali terjadi akibat komplikasi dari flu atau radang tenggorokan. Penumpukan cairan di belakang gendang telinga dapat mengganggu transmisi gelombang suara. Jika kamu mengalami infeksi, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik atau tetes telinga. Untuk menebus resep tersebut, kamu bisa beli obat online di Halodoc dengan mudah dan praktis.

4. Gangguan Sendi Rahang (TMJ Disorders)

Sendi temporomandibular (TMJ) berada persis di depan telinga, yang menghubungkan rahang bawah ke tengkorak. Jika kamu memiliki kebiasaan menggemeretakkan gigi saat tidur (bruxism) atau masalah pada sendi ini, peradangan yang terjadi bisa memengaruhi struktur telinga di dekatnya dan memicu sensasi berdenging.

5. Penggunaan Obat-obatan Ototoksik

Tahukah kamu bahwa beberapa jenis obat dapat meracuni saraf pendengaran? Obat-obatan yang bersifat ototoksik (beracun bagi telinga) meliputi penggunaan Aspirin dalam dosis sangat tinggi, beberapa jenis antibiotik (seperti aminoglikosida), obat diuretik kuat, dan obat kemoterapi tertentu. Jika berdenging muncul setelah minum obat baru, segera konsultasikan dengan dokter.

6. Neuroma Akustik

Meskipun jarang, telinga berdenging hanya pada satu sisi (unilateral) bisa menjadi gejala dari neuroma akustik (schwannoma vestibular). Ini adalah tumor jinak non-kanker yang tumbuh pada saraf yang mengendalikan keseimbangan dan pendengaran. Selain berdenging, kondisi ini biasanya disertai dengan hilangnya pendengaran pada sisi yang sama dan gangguan keseimbangan atau vertigo.

Tips Mencegah dan Mengurangi Tinnitus
  1. Gunakan Pelindung Telinga: Jika bekerja di lingkungan bising (pabrik, konstruksi), gunakan *earplug* atau *earmuff*.
  2. Kecilkan Volume: Batasi volume perangkat audio maksimal 60% dan hindari penggunaan *earphone* lebih dari 60 menit tanpa henti (aturan 60/60).
  3. Jangan Korek Telinga: Hindari membersihkan telinga dengan *cotton bud* secara dalam, karena justru akan mendorong kotoran makin masuk dan berisiko merusak gendang telinga.
  4. Kelola Stres: Stres dan kecemasan dapat memperburuk persepsi otak terhadap suara dengingan. Relaksasi dan yoga bisa sangat membantu.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Banyak orang menyepelekan telinga berdenging karena dianggap akan hilang dengan sendirinya. Namun, kamu wajib segera menemui dokter spesialis THT jika telinga berdenging sebelah kiri disertai dengan tanda-tanda “Red Flags” berikut ini:

  • Penurunan pendengaran secara tiba-tiba (Sudden Sensorineural Hearing Loss). Ini adalah kondisi gawat darurat medis yang golden period penanganannya sangat singkat (di bawah 72 jam).
  • Dengingan terdengar berdenyut seirama dengan detak jantung (Pulsatile tinnitus), yang bisa mengindikasikan masalah pembuluh darah atau tekanan darah tinggi.
  • Disertai rasa pusing hebat, berputar (vertigo), atau kehilangan keseimbangan.
  • Keluar cairan bening, nanah, atau darah dari dalam telinga.
  • Berdenging yang berlangsung terus-menerus lebih dari satu minggu dan sangat mengganggu konsentrasi serta kualitas tidur.

Studi Terkait Tinnitus Unilateral

JAMA Otolaryngology–Head & Neck Surgery menerbitkan sebuah studi komprehensif yang menjelaskan bahwa pasien yang mengalami tinnitus asimetris (berdenging pada satu telinga saja) memerlukan evaluasi medis yang lebih rinci, termasuk pemeriksaan audiometri (tes pendengaran) dan pemindaian MRI.

Studi tersebut menemukan bahwa meskipun sebagian besar kasus tinnitus unilateral bersifat jinak dan tidak mengancam jiwa, penyaringan (screening) tetap diperlukan untuk menyingkirkan kemungkinan adanya kelainan retrokoklear, seperti tumor jinak neuroma akustik. Hal ini menegaskan bahwa dari kacamata medis, dengingan sebelah telinga tidak boleh hanya dianggap sebagai mitos belaka tanpa adanya observasi klinis.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Tinnitus – Symptoms and causes.
American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery. Diakses pada 2024. Tinnitus.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Tinnitus: Ringing in the Ears.
National Institute on Deafness and Other Communication Disorders (NIDCD). Diakses pada 2024. Tinnitus.
JAMA Otolaryngology. Diakses pada 2024. Evaluation of Unilateral Tinnitus.

FAQ

1. Apakah kuping berdenging sebelah kiri menurut islam selalu berarti ada yang membicarakan kita?

Dalam kepercayaan masyarakat, hal itu sering dianggap pertanda seseorang sedang mengingat kita. Dalam pandangan ulama, ini dianjurkan sebagai momen pengingat untuk bersalawat. Namun secara ilmiah, ini adalah gejala medis bernama tinnitus yang sebaiknya diperiksakan jika terjadi berkepanjangan.

2. Apakah telinga berdenging bisa menyebabkan ketulian?

Tinnitus itu sendiri tidak menyebabkan ketulian. Namun, telinga berdenging dan ketulian sering kali memiliki penyebab yang sama, seperti kerusakan saraf telinga akibat suara bising atau faktor penuaan. Oleh karena itu, pemeriksaan tes pendengaran (audiometri) sangat diperlukan.

3. Apakah ada obat apotek untuk menghilangkan telinga berdenging?

Tidak ada satu “pil ajaib” yang bisa langsung menghilangkan tinnitus, karena pengobatannya tergantung pada penyebab dasarnya. Jika karena infeksi, dokter akan meresepkan antibiotik. Jika karena penumpukan kotoran, akan diberikan obat tetes pelunak serumen. Jangan sembarangan menggunakan obat tetes telinga tanpa resep dari dokter THT.

4. Bagaimana cara mengabaikan bunyi berdenging saat mau tidur?

Suasana yang sangat sunyi di malam hari membuat dengingan terasa lebih keras. Kamu bisa menggunakan sound therapy atau white noise. Menyalakan suara kipas angin, suara hujan tiruan, atau musik instrumen yang pelan bisa membantu menyamarkan suara dengingan (masking) sehingga kamu bisa tidur lebih nyenyak.