Ad Placeholder Image

Telur Rebus Bertahan Berapa Hari? Tips Aman Simpan!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Februari 2026

Telur Rebus Bertahan Berapa Hari? Simak Tipsnya!

Telur Rebus Bertahan Berapa Hari? Tips Aman Simpan!Telur Rebus Bertahan Berapa Hari? Tips Aman Simpan!

Telur rebus adalah sumber protein yang mudah didapatkan dan diolah. Namun, penting untuk mengetahui berapa lama telur rebus dapat bertahan agar tetap aman dikonsumsi. Daya tahan telur rebus tergantung pada cara penyimpanan yang dilakukan.

Telur Rebus Bertahan Berapa Hari?

Telur rebus dapat bertahan dalam jangka waktu yang berbeda, tergantung pada kondisi penyimpanannya:

  • Di kulkas (suhu di bawah 4°C):
    • Telur rebus utuh (belum dikupas): Dapat bertahan hingga 1 minggu jika disimpan dalam wadah tertutup.
    • Telur rebus yang sudah dikupas: Hanya bertahan 3-4 hari. Sebaiknya direndam dalam air bersih di wadah kedap udara.
    • Telur rebus dalam salad atau campuran mayones: Sebaiknya dikonsumsi maksimal 3 hari, karena mayones dapat mempercepat kerusakan.
  • Di suhu ruang: Telur rebus sebaiknya tidak dibiarkan lebih dari 2 jam untuk mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya seperti Salmonella.

Cara Menyimpan Telur Rebus yang Benar

Penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan telur rebus. Berikut adalah cara menyimpan telur rebus yang benar:

  1. Simpan di kulkas: Setelah direbus, segera dinginkan telur dan simpan di kulkas dengan suhu di bawah 4°C.
  2. Gunakan wadah kedap udara: Simpan telur dalam wadah tertutup atau kedap udara untuk mencegah kontaminasi bakteri dan menjaga kelembapan.
  3. Jangan simpan terlalu lama: Ikuti panduan waktu penyimpanan di atas untuk memastikan telur tetap aman dikonsumsi.

Risiko Mengonsumsi Telur Rebus yang Sudah Tidak Layak

Mengonsumsi telur rebus yang sudah tidak layak dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti:

  • Keracunan makanan: Bakteri seperti Salmonella dapat tumbuh pada telur yang disimpan terlalu lama atau tidak benar, menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti mual, muntah, demam, dan diare.
  • Infeksi bakteri: Selain Salmonella, bakteri lain juga dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan tanda-tanda telur yang sudah tidak segar.

Tanda-Tanda Telur Rebus Sudah Tidak Layak Dikonsumsi

Sebelum mengonsumsi telur rebus, perhatikan tanda-tanda berikut untuk memastikan keamanannya:

  • Bau tidak sedap: Telur yang sudah busuk akan mengeluarkan bau yang sangat tidak enak.
  • Tekstur aneh: Perhatikan apakah ada lendir atau perubahan tekstur yang mencurigakan.
  • Perubahan warna: Jika warna telur berubah menjadi hijau atau keabu-abuan, sebaiknya jangan dikonsumsi.

Jika menemukan salah satu tanda di atas, sebaiknya buang telur tersebut untuk menghindari risiko kesehatan.

Tips Tambahan untuk Keamanan Telur Rebus

  • Cuci telur sebelum direbus: Bersihkan telur dari kotoran yang menempel sebelum merebus.
  • Rebus hingga matang sempurna: Pastikan kuning telur benar-benar padat untuk membunuh bakteri.
  • Dinginkan dengan cepat: Setelah direbus, segera rendam telur dalam air dingin untuk menghentikan proses pemasakan dan memudahkan pengupasan.
  • Konsumsi segera setelah dikupas: Telur yang sudah dikupas lebih rentan terhadap kontaminasi bakteri, jadi sebaiknya segera dikonsumsi atau disimpan dengan benar.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika setelah mengonsumsi telur rebus yang kurang segar mengalami gejala keracunan makanan seperti mual, muntah, diare, atau demam tinggi, segera konsultasikan dengan dokter. Anda dapat menggunakan aplikasi Halodoc untuk berkonsultasi dengan dokter secara online dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan memahami cara penyimpanan yang benar dan memperhatikan tanda-tanda kerusakan, Anda dapat menikmati manfaat telur rebus dengan aman dan nyaman.