Ad Placeholder Image

Temulawak: Kenali Si Kunyit Raksasa Penuh Khasiat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Temulawak: Rimpang Ajaib Jaga Hati dan Imunitas

Temulawak: Kenali Si Kunyit Raksasa Penuh KhasiatTemulawak: Kenali Si Kunyit Raksasa Penuh Khasiat

DAFTAR ISI


Tanaman herbal tradisional Indonesia telah lama menjadi andalan dalam menjaga kesehatan keluarga secara turun-temurun. Salah satu primadona herba Nusantara yang pamornya tak pernah lekang oleh waktu adalah temulawak. Sebagai tanaman asli Indonesia, temulawak sering kali dijadikan bahan dasar jamu untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, mulai dari kurangnya nafsu makan pada anak, masalah pencernaan, hingga pemeliharaan fungsi hati. Namun, tahukah kamu apa nama latin temulawak? Nama botani atau ilmiah dari tanaman ini adalah Curcuma zanthorrhiza. Tanaman ini masih satu keluarga dengan kunyit (Zingiberaceae), namun memiliki karakteristik fisik dan kandungan aktif yang spesifik, terutama senyawa xanthorrhizol yang tidak dimiliki oleh tanaman rimpang lainnya.

Mengetahui nama latin temulawak, yakni Curcuma zanthorrhiza, sangat penting terutama jika kamu sedang membaca literatur medis, jurnal kesehatan, atau komposisi pada kemasan suplemen herbal. Senyawa kurkuminoid dan xanthorrhizol di dalam temulawak bertindak sebagai antiinflamasi, antioksidan, serta hepatoprotektor alami yang kuat. Karena khasiatnya yang luar biasa, tak heran jika di era modern ini temulawak telah diekstrak secara mutakhir menjadi berbagai bentuk suplemen kesehatan, mulai dari sirup untuk anak-anak hingga kaplet untuk orang dewasa. Dengan begitu, kamu tidak perlu lagi repot merebus rimpang temulawak setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya.

Meskipun temulawak adalah bahan alami yang aman dikonsumsi harian, memilih produk suplemen yang tepat dan terstandarisasi BPOM adalah kunci utama untuk mendapatkan khasiat yang optimal. Jika kamu ingin mulai memasukkan temulawak ke dalam rutinitas kesehatan harian keluargamu, ada baiknya mempertimbangkan produk yang diformulasikan dengan dosis terukur. Apabila kamu tertarik untuk membeli vitamin atau mencari suplemen, kamu bisa langsung beli obat dan suplemen online di Halodoc yang pastinya 100% asli dan langsung diantar ke rumah.

Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen berbahan dasar Curcuma zanthorrhiza atau temulawak yang aman dan terpercaya? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen Temulawak yang Ampuh

Untuk memudahkan kamu dan keluarga mendapatkan manfaat maksimal dari temulawak, berikut adalah lima rekomendasi suplemen berbahan dasar ekstrak temulawak (Curcuma zanthorrhiza) yang diformulasikan untuk anak-anak hingga dewasa. Semua produk ini telah terdaftar di BPOM dan mudah ditemukan di apotek.

1. Curcuma Plus Grow Emulsion Jeruk 200 ml

Curcuma Plus Grow Emulsion adalah suplemen berbentuk sirup emulsi yang sangat digemari oleh anak-anak karena memiliki rasa jeruk yang manis dan menyegarkan. Kandungan utamanya adalah ekstrak temulawak (Curcuma zanthorrhiza) yang dikombinasikan dengan minyak ikan kod (Cod Liver Oil), kalsium, Vitamin A, Vitamin D, dan Vitamin B kompleks. Cara kerja suplemen ini adalah merangsang reseptor nafsu makan di otak melalui senyawa kurkuminoid, sementara vitamin dan mineral lainnya mendukung pertumbuhan tulang, gigi, serta perkembangan kognitif anak.

Manfaat spesifik dari Curcuma Plus Grow Emulsion adalah untuk memperbaiki nafsu makan anak yang menurun (gerakan tutup mulut atau GTM), membantu memenuhi kebutuhan vitamin pada masa pertumbuhan, serta menjaga daya tahan tubuh agar anak tidak mudah sakit.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-6 tahun: 1 sendok makan (15 ml), diberikan 1 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1 sendok makan (15 ml), diberikan 2 kali sehari.
  • Dewasa: 1 sendok makan (15 ml), diberikan 3 kali sehari.

Suplemen ini dikonsumsi sesudah makan. Kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Curcuma Plus Grow Emulsion Jeruk 200 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Curvit 10 Kaplet

Curvit Kaplet adalah suplemen multivitamin yang ditujukan untuk orang dewasa, mengandung ekstrak Curcuma (temulawak) sebanyak 20 mg per kapletnya. Selain nama latin temulawak, kaplet ini juga diperkaya dengan Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12, Kalsium Pantotenat, dan Beta Karoten. Cara kerjanya berfokus pada perlindungan sel-sel hati (hepatoprotektor) berkat senyawa kurkumin dari temulawak, sekaligus meningkatkan metabolisme energi tubuh melalui asupan Vitamin B kompleks.

Manfaat dari Curvit adalah untuk membantu memelihara kesehatan fungsi hati, meningkatkan nafsu makan pada orang dewasa yang sedang dalam masa pemulihan pasca sakit (konvalesensi), dan mencegah defisiensi vitamin B yang dapat menyebabkan kelelahan kronis.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kaplet, diminum 3 kali sehari.

Disarankan untuk meminum suplemen ini setelah makan untuk mencegah timbulnya rasa tidak nyaman pada lambung.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Curvit 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengonsumsi Suplemen Temulawak dengan Aman
  1. Perhatikan Dosis: Meskipun terbuat dari bahan alami, pastikan untuk tidak mengonsumsi ekstrak temulawak melebihi dosis anjuran pada kemasan agar tidak membebani ginjal.
  2. Waktu Konsumsi: Sebaiknya suplemen yang mengandung kurkuminoid dikonsumsi setelah makan, karena senyawa ini larut dalam lemak dan penyerapannya lebih optimal bersama makanan.
  3. Konsistensi: Suplemen herbal membutuhkan waktu lebih lama untuk menunjukkan efeknya dibandingkan obat kimia. Konsumsilah secara rutin minimal selama 2-4 minggu.

3. Curcuma FCT 10 Tablet

Curcuma FCT (Film Coated Tablet) merupakan produk fitofarmaka/herbal terstandar yang secara spesifik diformulasikan menggunakan ekstrak tunggal rimpang Curcuma zanthorrhiza sebanyak 20 mg. Mengingat nama latin temulawak sering dikaitkan dengan kesehatan liver, cara kerja tablet ini langsung berfokus pada stimulasi produksi empedu (kolagogum) dan pembersihan racun di dalam hati (detoksifikasi). Senyawa aktif kurkumin bertindak menyerap radikal bebas yang berisiko merusak sel hepatosit di liver.

Manfaat utama dari Curcuma FCT adalah untuk meringankan gangguan fungsi hati, membantu pengobatan pada pasien penyakit kuning atau hepatitis ringan (sebagai terapi suportif pendamping obat dokter), dan merangsang nafsu makan pada kondisi tubuh yang lemah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 tablet, diminum 3 kali sehari sesudah makan.
  • Anak-anak: Penggunaan pada anak di bawah 12 tahun sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Tablet ini dilapisi oleh selaput khusus (FCT) untuk menutupi rasa pahit dari temulawak, sehingga harus ditelan secara utuh dan tidak boleh dikunyah atau digerus.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Curcuma FCT 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Curcuma Plus Sharpy Strawberry 60 ml

Jika si kecil kurang menyukai rasa jeruk, varian Curcuma Plus Sharpy dengan rasa strawberry ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Produk ini mengombinasikan ekstrak temulawak (Curcuma zanthorrhiza) dengan nutrisi kecerdasan otak, yaitu Omega 3, DHA, dan EPA, serta prebiotik (FOS) untuk pencernaan. Cara kerjanya bersifat sinergis; temulawak bekerja di sistem pencernaan untuk merangsang nafsu makan, sementara Prebiotik menjaga mikroflora usus, dan asam lemak esensial membangun jaringan saraf otak.

Manfaat utama dari sirup ini adalah untuk mendukung masa emas pertumbuhan (golden age), meningkatkan nafsu makan secara alami, mendukung kecerdasan otak anak, dan mencegah masalah sembelit berkat kandungan prebiotiknya.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak 1-6 tahun: 1 sendok teh (5 ml), diberikan 1 kali sehari.
  • Anak 6-12 tahun: 1 sendok teh (5 ml), diberikan 2 kali sehari.

Dianjurkan untuk mengonsumsinya setelah sarapan pagi atau makan siang.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Curcuma Plus Sharpy Strawberry 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Herbana Relief Sari Temulawak 60 Kapsul

Herbana Relief Sari Temulawak adalah suplemen herbal kapsul yang masuk ke dalam ranah obat tradisional premium. Setiap kapsulnya mengandung ekstrak murni Curcuma zanthorrhiza yang diekstraksi menggunakan teknologi modern agar konsentrasi xanthorrhizol dan kurkuminnya tetap stabil. Cara kerjanya adalah dengan menekan produksi mediator peradangan dalam tubuh (seperti prostaglandin), sehingga sangat efektif menurunkan inflamasi pada persendian dan memperbaiki mukosa lambung yang teriritasi.

Manfaat dari Herbana Sari Temulawak sangat luas, mulai dari meredakan gejala dyspepsia (maag/kembung), memelihara kesehatan organ hati, mengurangi nyeri pada radang sendi (osteoarthritis), hingga mengontrol kadar kolesterol darah secara perlahan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 2 kapsul, diminum 2 kali sehari.

Produk ini dianjurkan untuk dikonsumsi setelah makan. Aman digunakan untuk jangka panjang asalkan mematuhi dosis yang dianjurkan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Herbana Relief Sari Temulawak 60 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Manfaat Temulawak untuk Kesehatan Tubuh

1. Melindungi dan Memperbaiki Fungsi Hati

Senyawa aktif dalam nama latin temulawak, yakni kurkumin dan xanthorrhizol, telah diakui dalam dunia medis sebagai zat hepatoprotektif. Zat ini bertugas melindungi sel-sel hati dari kerusakan akibat paparan racun, alkohol, atau obat-obatan dosis tinggi. Selain itu, temulawak juga merangsang produksi cairan empedu di kantong empedu yang sangat krusial dalam metabolisme pemecahan lemak dan pembuangan racun dari dalam tubuh.

2. Meningkatkan Nafsu Makan secara Alami

Berbeda dengan obat kimia yang memaksa sistem saraf untuk lapar, temulawak bekerja dengan cara mempercepat proses pengosongan lambung tanpa menaikkan asam lambung. Senyawa atsirinya membuat sistem pencernaan bekerja lebih optimal dalam menyerap nutrisi makanan, yang secara langsung akan mengirimkan sinyal lapar ke otak. Inilah alasan mengapa temulawak sangat sering dicampurkan ke dalam suplemen tumbuh kembang anak.

3. Mengatasi Gangguan Pencernaan dan Peradangan

Bagi kamu yang sering mengalami perut kembung, Irritable Bowel Syndrome (IBS), atau nyeri maag, temulawak dapat bertindak sebagai agen karminatif (pelega perut). Efek antiinflamasi pada Curcuma zanthorrhiza mampu menenangkan peradangan pada dinding lambung dan usus, serta mengurangi produksi gas berlebih di saluran cerna.

Studi Mengenai Khasiat Temulawak

Journal of Traditional and Complementary Medicine menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa kandungan xanthorrhizol dan kurkumin dalam Curcuma zanthorrhiza memiliki aktivitas antibakteri, anti-inflamasi, dan hepatoprotektif yang sangat signifikan.

Studi farmakologi tersebut menegaskan bahwa ekstrak temulawak secara efektif mampu menurunkan kadar SGOT dan SGPT (enzim penanda kerusakan hati) pada subjek dengan peradangan hati. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan temulawak secara empiris oleh masyarakat Indonesia sejak ratusan tahun lalu sejalan dengan bukti ilmiah modern, menjadikannya salah satu herba dengan potensi paling besar dalam pengembangan obat fitofarmaka di tingkat global.

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala seperti hilangnya nafsu makan dalam waktu lama, rasa nyeri di perut bagian kanan atas (area liver), atau kelelahan ekstrem yang tidak kunjung membaik setelah mengonsumsi suplemen temulawak, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Penanganan medis yang akurat mungkin diperlukan untuk mendiagnosis masalah kesehatan yang mendasarinya.

Kamu bisa mendapatkan produk-produk suplemen temulawak di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
NCBI (National Center for Biotechnology Information). Diakses pada 2024. Curcuma zanthorrhiza: Traditional Uses, Phytochemistry, and Pharmacology.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia: Manfaat Temulawak.
WHO (World Health Organization). Diakses pada 2024. Monographs on Selected Medicinal Plants – Rhizoma Curcumae Zanthorrhizae.
BPOM RI. Diakses pada 2024. Pedoman Penggunaan Obat Tradisional yang Aman.

FAQ

1. Apa sebenarnya nama latin temulawak dan dari mana asalnya?

Nama latin temulawak adalah Curcuma zanthorrhiza. Tanaman rimpang ini merupakan spesies endemik yang asli berasal dari Pulau Jawa, Indonesia, dan termasuk dalam famili Zingiberaceae atau keluarga jahe-jahean.

2. Apakah suplemen dengan nama latin temulawak aman dikonsumsi setiap hari?

Ya, suplemen berbahan dasar ekstrak temulawak aman dikonsumsi setiap hari untuk tujuan pemeliharaan kesehatan dan fungsi hati. Namun, pastikan kamu selalu mengikuti dosis yang tertera pada kemasan agar tidak terjadi efek samping pada pencernaan.

3. Apa bedanya temulawak (Curcuma zanthorrhiza) dengan kunyit biasa (Curcuma longa)?

Meski bentuknya mirip, temulawak memiliki ukuran rimpang yang lebih besar dengan warna daging kuning pudar, serta memiliki kandungan senyawa aktif xanthorrhizol yang tidak ditemukan pada kunyit. Kunyit (Curcuma longa) berwarna jingga terang dan lebih fokus pada kandungan kurkuminnya.

4. Bisakah temulawak menyembuhkan penyakit liver secara total?

Temulawak bertindak sebagai hepatoprotektor alami yang meringankan kerja hati dan mencegah kerusakan sel hati lebih lanjut. Namun, temulawak tidak bisa dijadikan obat tunggal untuk menyembuhkan penyakit liver berat seperti sirosis atau Hepatitis B kronis; melainkan harus dipadukan dengan pengobatan medis dari dokter spesialis.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.