
Tenosinovitis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Nyeri Sendi
Tenosynovitis: Gejala, Penyebab, & Cara Mengatasinya!

Apa Itu Tenosinovitis?
Tenosinovitis adalah kondisi peradangan yang terjadi pada selubung tendon (synovial sheath). Selubung ini berfungsi melindungi tendon, yaitu jaringan yang menghubungkan otot ke tulang. Peradangan ini dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan kesulitan dalam menggerakkan sendi yang terlibat.
Kondisi ini sering terjadi pada area tangan, pergelangan tangan, atau kaki. Penting untuk memahami penyebab, gejala, dan penanganan yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Gejala Tenosinovitis
Gejala tenosinovitis dapat bervariasi, tergantung pada lokasi dan tingkat keparahan peradangan. Beberapa gejala umum meliputi:
- Nyeri di area yang terkena, yang dapat meningkat saat bergerak.
- Pembengkakan dan kemerahan di sekitar tendon.
- Sensasi nyeri saat disentuh di area yang meradang.
- Kesulitan atau keterbatasan dalam menggerakkan sendi yang terlibat.
- Sensasi bunyi klik atau gesekan saat menggerakkan jari atau pergelangan tangan, terutama pada kasus jari pemicu (trigger finger).
Pada kasus tenosinovitis yang disebabkan oleh infeksi (tenosinovitis supuratif), gejala dapat berkembang dengan cepat dan disertai demam.
Penyebab Tenosinovitis
Tenosinovitis dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa penyebab umum:
- Gerakan Berulang: Aktivitas yang melibatkan gerakan tangan atau jari yang berulang, seperti mengetik, menggunakan mouse, bermain alat musik, atau pekerjaan manual tertentu.
- Trauma: Cedera langsung pada area tendon, seperti benturan atau terkilir.
- Infeksi: Infeksi bakteri dapat menyebabkan tenosinovitis supuratif, yang memerlukan penanganan medis segera.
- Kondisi Medis Lain: Beberapa kondisi medis, seperti rheumatoid arthritis, diabetes, dan asam urat, dapat meningkatkan risiko terjadinya tenosinovitis.
Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena tenosinovitis meliputi usia (30-50 tahun), kehamilan, dan pekerjaan tertentu yang melibatkan gerakan berulang.
Jenis Tenosinovitis yang Umum
Terdapat beberapa jenis tenosinovitis yang umum terjadi, di antaranya:
- Tenosinovitis De Quervain: Peradangan pada selubung tendon di pangkal ibu jari, menyebabkan nyeri saat menggerakkan ibu jari atau pergelangan tangan.
- Jari Pemicu (Trigger Finger/Tenosinovitis Stenosing): Peradangan selubung tendon pada jari yang menyebabkan jari terkunci atau macet saat ditekuk atau diluruskan.
Cara Mengobati Tenosinovitis
Penanganan tenosinovitis bertujuan untuk mengurangi peradangan, meredakan nyeri, dan mengembalikan fungsi normal sendi. Beberapa metode penanganan meliputi:
- Istirahat: Mengistirahatkan area yang terkena dan menghindari aktivitas yang memperburuk gejala.
- Kompres Dingin/Hangat: Mengompres area yang meradang dengan es atau air hangat untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan.
- Penggunaan Bidai/Penyangga: Menggunakan bidai atau penyangga untuk menstabilkan sendi dan mengurangi tekanan pada tendon.
- Obat-obatan: Menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan obat-obatan.
- Fisioterapi: Melakukan latihan peregangan dan penguatan untuk meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot di sekitar sendi yang terkena. Terapi laser atau ultrasound juga dapat membantu.
- Injeksi Kortikosteroid: Suntikan kortikosteroid dapat diberikan langsung ke selubung tendon untuk mengurangi peradangan.
- Operasi: Jika penanganan konservatif tidak efektif, operasi mungkin diperlukan untuk melepaskan selubung tendon yang menyempit, terutama pada kasus De Quervain atau jari pemicu yang parah.
Pencegahan Tenosinovitis
Beberapa langkah dapat diambil untuk membantu mencegah terjadinya tenosinovitis, termasuk:
- Menghindari gerakan berulang yang berlebihan.
- Menggunakan teknik yang tepat saat melakukan aktivitas yang melibatkan gerakan berulang.
- Beristirahat secara teratur saat melakukan aktivitas yang berulang.
- Melakukan peregangan dan latihan penguatan secara teratur.
- Memastikan postur tubuh yang baik saat bekerja atau melakukan aktivitas sehari-hari.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala tenosinovitis yang parah atau tidak membaik dengan penanganan rumahan. Terutama jika ada tanda-tanda infeksi, seperti demam, kemerahan, atau keluarnya nanah dari area yang terkena.
Rekomendasi Halodoc
Jika mengalami gejala tenosinovitis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat dan merekomendasikan penanganan yang sesuai dengan kondisi. Penanganan yang tepat dapat membantu mengurangi nyeri, mencegah komplikasi, dan mengembalikan fungsi normal sendi.


