Ad Placeholder Image

Tensi 90/60 Artinya: Hipotensi, Normal Atau Perlu Waspada?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 April 2026

Tensi 90/60 Artinya: Tekanan Darah Rendah, Wajib Tahu

Tensi 90/60 Artinya: Hipotensi, Normal Atau Perlu Waspada?Tensi 90/60 Artinya: Hipotensi, Normal Atau Perlu Waspada?

Apa Arti Tensi 90/60? Memahami Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)

Tekanan darah 90/60 mmHg adalah indikator bahwa seseorang mungkin mengalami hipotensi, atau yang lebih dikenal sebagai tekanan darah rendah. Angka ini berada di bawah batas normal tekanan darah dewasa yang umumnya ditetapkan pada 120/80 mmHg. Meskipun pada beberapa individu, tekanan darah serendah ini bisa jadi normal dan tidak menimbulkan gejala, namun penting untuk memahami maknanya dan kapan harus mewaspadainya.

Memahami Angka Tensi 90/60 Artinya

Pembacaan tekanan darah terdiri dari dua angka utama yang masing-masing memiliki makna penting bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

  • Angka Sistolik (90 mmHg): Angka ini menunjukkan tekanan saat jantung berkontraksi atau memompa darah ke seluruh tubuh. Nilai 90 mmHg berada di bawah batas normal tekanan sistolik.
  • Angka Diastolik (60 mmHg): Angka ini merepresentasikan tekanan di pembuluh darah saat jantung beristirahat di antara detak jantung. Nilai 60 mmHg juga tergolong rendah dari rentang normal tekanan diastolik.

Kondisi tekanan darah 90/60 mmHg secara umum dikategorikan sebagai hipotensi. Tekanan darah yang terlalu rendah dapat menyebabkan pasokan darah dan oksigen ke organ vital tubuh menjadi tidak memadai.

Gejala Tensi 90/60 yang Perlu Diwaspadai

Meskipun tekanan darah 90/60 mmHg bisa jadi normal bagi sebagian orang, penting untuk memperhatikan jika muncul gejala. Gejala ini mengindikasikan bahwa organ tubuh tidak mendapatkan aliran darah yang cukup. Beberapa gejala yang patut diwaspadai meliputi:

  • Pusing atau sensasi berputar, terutama saat berdiri mendadak.
  • Lemas atau mudah lelah tanpa sebab yang jelas.
  • Mual atau perasaan tidak nyaman di perut.
  • Pandangan kabur atau buram.
  • Kulit terasa dingin, lembap, dan pucat.
  • Pingsan, yang merupakan kondisi paling serius akibat hipotensi.

Apabila gejala-gejala ini sering muncul atau bersifat persisten, dianjurkan untuk segera mencari pertolongan medis. Ini bisa menjadi tanda adanya kondisi medis lain yang mendasari atau tubuh mengalami kekurangan cairan.

Penyebab Potensial Tekanan Darah 90/60

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan tekanan darah seseorang berada pada kisaran 90/60 mmHg. Beberapa penyebab umum hipotensi meliputi:

  • Dehidrasi: Kekurangan cairan dalam tubuh dapat mengurangi volume darah, sehingga menurunkan tekanan darah.
  • Kondisi Medis Tertentu: Beberapa penyakit seperti masalah jantung, gangguan endokrin (tiroid, adrenal), infeksi berat (sepsis), atau anemia berat dapat menyebabkan tekanan darah rendah.
  • Obat-obatan: Konsumsi obat-obatan tertentu seperti diuretik, beta-blocker, obat untuk disfungsi ereksi, atau antidepresan bisa menjadi penyebab hipotensi.
  • Perdarahan: Kehilangan darah yang signifikan akibat cedera atau kondisi internal dapat menurunkan volume darah dan tekanan.
  • Kekurangan Nutrisi: Defisiensi vitamin B12 dan folat dapat menyebabkan anemia, yang berkontribusi pada hipotensi.

Memahami penyebab potensial dapat membantu dalam penanganan dan pencegahan kondisi ini secara lebih efektif.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Konsultasi dengan dokter menjadi krusial jika tekanan darah 90/60 mmHg disertai dengan gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Ini juga penting jika ada riwayat penyakit penyerta atau jika tekanan darah terus-menerus rendah tanpa penjelasan yang jelas. Dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari tahu penyebab pasti dan memberikan penanganan yang tepat.

Langkah Awal Mengatasi Tekanan Darah Rendah

Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk membantu mengatasi gejala hipotensi ringan. Namun, langkah-langkah ini bukan pengganti diagnosis atau pengobatan medis profesional.

  • Cukupi Asupan Cairan: Minum air putih yang cukup sepanjang hari untuk mencegah dehidrasi.
  • Pola Makan Seimbang: Konsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang, serta hindari melewatkan waktu makan.
  • Ubah Posisi Secara Perlahan: Hindari perubahan posisi tubuh secara mendadak, terutama dari duduk atau berbaring ke berdiri.
  • Hindari Alkohol Berlebihan: Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dan menurunkan tekanan darah.
  • Gunakan Stoking Kompresi: Untuk sebagian orang, stoking kompresi dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah di kaki.

Kesimpulan

Tekanan darah 90/60 mmHg memang menandakan hipotensi. Meskipun bisa normal bagi sebagian orang, kemunculan gejala seperti pusing, lemas, atau bahkan pingsan adalah sinyal untuk segera mencari perhatian medis. Memahami arti angka tekanan darah dan mengenali gejalanya adalah langkah pertama dalam menjaga kesehatan. Untuk diagnosis akurat dan rencana penanganan yang tepat, konsultasi dengan dokter profesional sangat dianjurkan. Kini, pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis dapat diakses lebih mudah melalui aplikasi Halodoc, memastikan setiap individu mendapatkan informasi dan bantuan yang dibutuhkan.