Cek Beighton Score: Kenali Kelenturan Sendimu

Beighton Score: Panduan Lengkap Memahami Hipermobilitas Sendi
Hipermobilitas sendi, atau kelenturan sendi berlebih, adalah kondisi ketika sendi dapat bergerak melampaui rentang gerak normalnya. Meskipun sering dianggap sepele, hipermobilitas sendi dapat menjadi indikator kondisi medis tertentu yang memerlukan perhatian. Untuk mengukur tingkat kelenturan ini secara objektif, para profesional kesehatan menggunakan sebuah alat penilaian standar yang dikenal sebagai Beighton Score. Artikel ini akan membahas secara detail apa itu Beighton Score, bagaimana cara penilaiannya, dan mengapa penting untuk memahami interpretasinya.
Apa Itu Beighton Score?
Beighton Score adalah sebuah sistem skoring yang digunakan untuk mengukur hipermobilitas sendi secara umum. Sistem ini terdiri dari 9 poin yang mengevaluasi lima gerakan fisik bilateral, kecuali tulang belakang. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah seseorang memiliki mobilitas sendi yang tidak wajar atau kelenturan berlebih. Skor yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kelenturan sendi yang lebih tinggi, sebagaimana dijelaskan oleh Cleveland Clinic.
Komponen Penilaian Beighton Score
Penilaian Beighton Score melibatkan serangkaian gerakan spesifik pada sendi-sendi tertentu. Setiap gerakan yang berhasil dilakukan akan mendapatkan satu poin, dengan total maksimal 9 poin. Berikut adalah komponen penilaian dan poin yang diberikan:
- Siku Hiperekstensi (>10°): Satu poin diberikan untuk setiap siku yang dapat menekuk ke belakang atau melampaui sudut 10 derajat. Ini berarti lengan tampak menekuk ke arah yang “salah”. (Total maksimal 2 poin)
- Lutut Hiperekstensi (>10°): Satu poin diberikan untuk setiap lutut yang bisa menekuk ke belakang atau melampaui sudut 10 derajat saat berdiri tegak. Lutut akan terlihat “terkunci” ke belakang. (Total maksimal 2 poin)
- Ibu Jari Menyentuh Lengan Bawah: Satu poin diberikan untuk setiap ibu jari yang bisa ditekuk ke belakang hingga menyentuh lengan bawah pada sisi yang sama. (Total maksimal 2 poin)
- Jari Kelingking Hiperekstensi (>90°): Satu poin diberikan untuk setiap jari kelingking yang bisa ditekuk ke belakang lebih dari 90 derajat saat telapak tangan diletakkan rata di meja. (Total maksimal 2 poin)
- Telapak Tangan Rata di Lantai dengan Kaki Lurus: Satu poin diberikan jika seseorang dapat meletakkan telapak tangan rata di lantai dengan posisi kaki lurus dan lutut tidak menekuk. (Total maksimal 1 poin)
Cara Interpretasi Beighton Score
Interpretasi hasil Beighton Score bervariasi tergantung pada usia seseorang, karena kelenturan sendi cenderung berkurang seiring bertambahnya usia. Berikut adalah panduan umum interpretasi skor:
- Dewasa: Umumnya, skor ≥ 4 dari 9 menunjukkan adanya hipermobilitas sendi umum.
- Anak-anak (sebelum pubertas): Pada kelompok usia ini, skor ≥ 6 dari 9 sering dianggap sebagai batas untuk hipermobilitas.
- Dewasa di atas 50 tahun: Untuk individu yang lebih tua, ambang batas skor ≥ 4 dari 9 juga sering digunakan untuk mengidentifikasi hipermobilitas.
Penting untuk diingat bahwa Beighton Score hanyalah alat skrining. Hasil yang tinggi tidak secara otomatis berarti adanya masalah kesehatan, tetapi bisa menjadi indikasi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh profesional medis.
Pentingnya Beighton Score dan Kondisi Terkait
Beighton Score memiliki peran penting dalam membantu dokter mengidentifikasi individu dengan hipermobilitas sendi, yang bisa menjadi faktor risiko atau gejala dari kondisi medis tertentu. Salah satu kondisi yang sering diskrining menggunakan Beighton Score adalah hypermobile Ehlers-Danlos Syndrome (hEDS). Sindrom Ehlers-Danlos adalah sekelompok kelainan genetik yang mempengaruhi jaringan ikat tubuh, dan hEDS merupakan jenis yang paling umum, ditandai dengan hipermobilitas sendi yang signifikan, seperti dilaporkan oleh LITFL • Life in the Fast Lane. Selain hEDS, hipermobilitas sendi juga dapat terkait dengan kondisi lain seperti nyeri sendi kronis, dislokasi sendi berulang, dan kelemahan otot.
Kapan Perlu Memeriksakan Diri?
Jika ada kecurigaan memiliki hipermobilitas sendi yang menyebabkan nyeri, ketidaknyamanan, atau memengaruhi aktivitas sehari-hari, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk penilaian Beighton Score, riwayat medis, dan mungkin pemeriksaan tambahan. Diagnosis yang tepat akan membantu menentukan penyebab dan rencana penanganan yang sesuai untuk menjaga kualitas hidup.
Kesimpulan
Beighton Score adalah alat skrining sederhana namun efektif untuk mengukur hipermobilitas sendi umum. Memahami komponen dan interpretasi skor ini dapat memberikan wawasan awal tentang kelenturan sendi seseorang. Jika terdapat kekhawatiran terkait hipermobilitas sendi atau gejala lain yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter profesional di Halodoc siap memberikan saran medis yang akurat dan penanganan yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan.



