• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tetap Waspada, Ini Cara Mencegah Campak Jerman pada Anak

Tetap Waspada, Ini Cara Mencegah Campak Jerman pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Anak-anak terbilang lebih mudah terserang penyakit karena sistem imunitasnya yang masih lemah. Jika bakteri atau virus masuk ke tubuhnya, penyakit tersebut akan mudah menginfeksi. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi karena virus adalah campak jerman, yang disebut juga rubella.

Penyakit ini dapat menyebabkan ruam merah timbul di kulit, disertai dengan demam dan tidak nafsu makan. Meski tidak separah campak biasa, campak jerman yang dapat berbahaya jika terjadi pada ibu hamil. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara mencegah campak jerman agar tidak mudah menyerang. Berikut beberapa cara mencegahnya!

Baca juga: Inilah Perbedaan Campak dengan Campak Jerman

Cara Mencegah Campak Jerman pada Anak

Campak Jerman, yang disebut juga dengan rubella, adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dan menyebabkan pengidapnya mengalami ruam merah pada tubuh. Tidak hanya orang tua, penyakit ini juga dapat menyerang anak-anak. Penyakit ini dapat menyebabkan anak ibu mengalami demam sekaligus pembengkakan pada kelenjar getah bening di tubuhnya.

Campak Jerman menyebar melalui kontak dengan tetesan yang berasal dari bersin atau batuk pengidapnya yang telah terinfeksi. Maka dari itu, anak ibu dapat mengidap penyakit ini jika tangannya menyentuh tetesan liur tersebut dan mengusapnya ke area mulut, hidung, dan mata. Selain itu, anak-anak juga dapat terserang ketika berbagi makanan atau minuman dengan orang yang terinfeksi.

Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus ini memang lebih sering menyerang anak-anak dengan rentang usia 5 hingga 9 tahun. Dengan begitu, penting untuk seorang ibu mengetahui beberapa cara agar anak tidak mudah terserang oleh campak Jerman. Berikut cara yang efektif untuk mencegah gangguan tersebut menyerang:

Pemberian Vaksin Rubella

Salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit campak Jerman adalah dengan mendapatkan vaksin. Pemberian vaksin ini umumnya diberikan sebagai vaksin kombinasi yang bersamaan dengan perlindungan penyakit campak dan gondong, disebut juga dengan vaksin MMR.

Baca juga: Bedanya Campak Biasa dan Campak Jerman

Vaksin untuk mengatasi campak Jerman ini diberikan pertama kali saat anak memasuki usia 12 bulan hingga 15 bulan. Lalu, diberikan lagi ketika anak berusia 4 hingga 6 tahun. Sebagai orangtua, ibu harus benar-benar memastikan anak mendapatkan vaksin MMR ini. Terlebih lagi jika anak ibu perempuan, dirinya harus mendapatkan vaksin ini sebelum memasuki usia subur.

Jika anak ibu positif mengalami penyakit campak Jerman atau rubella, ibu dapat bertindak untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Caranya adalah memastikan anak ibu tetap berada di rumah selama 7 hari sejak ruam pertama kali muncul. Anak yang lahir mengidap rubella juga dianggap dapat menularkan ke orang lain hingga usianya 1 tahun.

Selain itu, cara yang baik untuk mencegah dan menghentikan penyebaran campak Jerman pada anak adalah dengan mencuci tangan secara rutin dan benar. Setelah itu, ajarkan anak ibu untuk menggunakan tisu saat batuk atau bersin. Sehingga, jika dirinya mengalami penyakit tersebut, tidak menyebarkannya kepada orang lain.

Baca juga: Waspada Komplikasi yang Terjadi Akibat Campak Jerman

Lalu, jika ibu mempunyai pertanyaan terkait cara mencegah penyakit campak Jerman pada anak, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah sekali, ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan setiap hari untuk mendapat kemudahan akses kesehatan setiap saat.

Referensi:
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2020. Rubella in Children.
Health Line. Diakses pada 2020. German Measles (Rubella).