Ad Placeholder Image

Tidur Sore Bikin Gila: Mitos atau Realita?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 April 2026

Benarkah Tidur Sore Bisa Gila? Pahami Faktanya!

Tidur Sore Bikin Gila: Mitos atau Realita?Tidur Sore Bikin Gila: Mitos atau Realita?

Ringkasan Cepat: Tidur Sore dan Mitos “Gila”

Mitos bahwa tidur sore bisa menyebabkan gila telah lama beredar di masyarakat, khususnya di Jawa. Secara medis, tidur sore tidak menyebabkan seseorang menjadi gila secara harfiah. Namun, kondisi seperti linglung, pusing, dan sulit konsentrasi setelah bangun dari tidur sore, yang dikenal sebagai sleep inertia, seringkali disalahartikan dan menimbulkan rasa tidak nyaman yang dikaitkan dengan mitos tersebut. Memahami fenomena ini penting untuk menjaga kualitas tidur dan kesehatan mental.

Tidur Sore: Membongkar Mitos “Gila” dengan Fakta Ilmiah

Mitos yang menyatakan apakah tidur sore bisa gila sudah melekat kuat dalam kepercayaan beberapa kelompok masyarakat. Pemahaman ini seringkali muncul karena pengalaman kurang menyenangkan setelah bangun tidur sore, seperti merasa bingung atau tidak fokus. Penting untuk diketahui bahwa secara medis, tidur sore tidak memiliki korelasi langsung dengan kondisi gangguan jiwa atau kegilaan.

Gangguan jiwa adalah kondisi kompleks yang melibatkan berbagai faktor biologis, psikologis, dan sosial. Tidur sore, meskipun dapat memengaruhi fungsi kognitif sementara, tidak termasuk penyebab utama atau pemicu langsung dari gangguan mental serius.

Fenomena Sleep Inertia: Mengapa Tidur Sore Terasa Aneh?

Perasaan linglung, pusing, atau sulit konsentrasi setelah bangun dari tidur sore dikenal sebagai sleep inertia. Ini adalah kondisi normal di mana otak memerlukan waktu untuk transisi dari fase tidur dalam ke kondisi terjaga sepenuhnya. Semakin dalam atau panjang tidur sore, semakin kuat efek sleep inertia yang dialami.

Saat mengalami sleep inertia, seseorang mungkin merasa seolah-olah ingatannya menurun, sulit mengingat hari atau jam, dan kemampuan berpikir menjadi kabur. Sensasi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan pada akhirnya disalahartikan sebagai “tidak waras” sementara oleh beberapa orang, memperkuat mitos yang ada.

Dampak Tidur Sore Terhadap Ritme Tidur Malam dan Kesehatan Mental

Meskipun tidak menyebabkan kegilaan, tidur sore yang terlalu lama atau terlalu dekat dengan waktu tidur malam dapat mengacaukan ritme sirkadian alami tubuh. Ritme sirkadian adalah jam internal tubuh yang mengatur siklus tidur-bangun selama 24 jam. Gangguan pada ritme ini dapat menyebabkan sulit tidur di malam hari.

Kualitas tidur malam yang buruk secara kronis berpotensi memengaruhi suasana hati dan meningkatkan risiko masalah kesehatan mental, seperti gejala depresi dan kecemasan. Kurangnya tidur yang berkualitas juga dapat menurunkan daya ingat dan konsentrasi secara keseluruhan, bukan hanya sesaat setelah bangun tidur.

Tips Melakukan Tidur Sore yang Sehat dan Efektif

Jika dilakukan dengan benar, tidur siang atau sore singkat justru dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan kewaspadaan dan kinerja. Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan tidur sore yang sehat:

  • Durasi ideal: Batasi tidur sore antara 10 hingga 20 menit. Durasi ini cukup untuk menyegarkan tanpa memasuki fase tidur dalam yang dapat menyebabkan sleep inertia parah.
  • Waktu yang tepat: Usahakan tidur sore di awal sore, misalnya antara pukul 13.00 hingga 15.00. Hindari tidur sore terlalu dekat dengan waktu tidur malam untuk mencegah gangguan ritme sirkadian.
  • Lingkungan nyaman: Tidur di tempat yang gelap, tenang, dan sejuk dapat membantu mencapai tidur berkualitas dalam waktu singkat.

Kapan Harus Konsultasi dengan Dokter?

Jika seseorang secara teratur mengalami kesulitan tidur di malam hari, sering merasa sangat lelah di siang hari meskipun sudah cukup tidur, atau mengalami gangguan suasana hati yang signifikan, konsultasi dengan dokter adalah langkah yang tepat. Kondisi ini bisa jadi indikasi adanya masalah tidur mendasar atau kondisi kesehatan lain yang memerlukan penanganan medis.

Dokter atau spesialis tidur dapat membantu mengidentifikasi penyebab masalah tidur dan merekomendasikan penanganan yang sesuai, mulai dari perubahan gaya hidup hingga terapi. Mendapatkan tidur yang berkualitas merupakan pilar penting bagi kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.

Pertanyaan Umum tentang Tidur Sore

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan terkait tidur sore:

Apakah tidur sore menyebabkan depresi?

Tidur sore itu sendiri tidak langsung menyebabkan depresi. Namun, tidur sore yang terlalu panjang atau mengganggu kualitas tidur malam dapat berkontribusi pada gangguan ritme tidur, yang pada gilirannya dapat memperburuk gejala depresi pada individu yang rentan atau sudah memiliki kondisi tersebut.

Berapa lama waktu tidur sore yang ideal?

Waktu tidur sore yang ideal adalah sekitar 10 hingga 20 menit. Durasi ini dikenal sebagai “power nap” yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan kinerja tanpa menyebabkan perasaan pusing atau linglung yang parah setelah bangun.