Ad Placeholder Image

Tips Jitu Atasi Keringat Buntet, Kulit Pasti Plong

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Mei 2026

Cara Cepat Mengatasi Keringat Buntet Tanpa Ribet

Tips Jitu Atasi Keringat Buntet, Kulit Pasti PlongTips Jitu Atasi Keringat Buntet, Kulit Pasti Plong

Keringat buntet, atau dikenal juga sebagai biang keringat (miliaria), merupakan kondisi kulit yang umum terjadi akibat penyumbatan pada saluran keringat. Kondisi ini sering muncul di area tubuh yang lembap dan rentan berkeringat, seperti leher, dada, punggung, ketiak, dan lipatan kulit. Meskipun umumnya tidak berbahaya, keringat buntet dapat menimbulkan rasa tidak nyaman berupa gatal dan sensasi perih. Mengatasi keringat buntet memerlukan pendekatan yang tepat, terutama dengan menjaga kulit tetap sejuk dan bersih.

Apa Itu Keringat Buntet?

Keringat buntet adalah ruam kulit yang terbentuk ketika saluran keringat tersumbat. Penyumbatan ini menyebabkan keringat terperangkap di bawah permukaan kulit. Akibatnya, muncul benjolan kecil berwarna merah dan terasa gatal atau perih.

Istilah medis untuk keringat buntet adalah miliaria. Kondisi ini paling sering menyerang bayi dan anak-anak, namun juga dapat dialami oleh orang dewasa, terutama di lingkungan yang panas dan lembap.

Gejala Keringat Buntet

Gejala keringat buntet bervariasi tergantung pada jenisnya, tetapi yang paling umum meliputi:

  • Benjolan kecil berwarna merah yang tampak seperti bintik-bintik.
  • Sensasi gatal yang intens atau menyengat pada kulit.
  • Terasa seperti ada sensasi terbakar ringan.
  • Area yang terkena kulit bisa memerah dan meradang.

Benjolan ini biasanya muncul di area tubuh yang cenderung berkeringat banyak atau mengalami gesekan. Bagian tubuh tersebut meliputi lipatan kulit, leher, dada bagian atas, punggung, serta di bawah payudara atau di selangkangan.

Penyebab Keringat Buntet

Keringat buntet terjadi saat saluran keringat tersumbat. Berbagai faktor dapat memicu kondisi ini, antara lain:

  • Suhu Panas dan Kelembapan Tinggi: Lingkungan dengan suhu tinggi dan kelembapan ekstrem meningkatkan produksi keringat. Kondisi ini membuat kulit lebih rentan mengalami penyumbatan saluran keringat.
  • Pakaian Ketat: Mengenakan pakaian yang tidak menyerap keringat dan terlalu ketat dapat menghambat penguapan keringat. Hal ini memicu penumpukan keringat di bawah kulit.
  • Aktivitas Fisik Berlebihan: Olahraga berat atau aktivitas fisik intens dapat menyebabkan produksi keringat berlebih. Keringat yang tidak segera menguap dapat menyumbat pori-pori.
  • Penggunaan Produk Kulit Tertentu: Beberapa produk perawatan kulit, seperti krim atau losion yang terlalu pekat, dapat menyumbat pori-pori kulit.

Mengatasi Keringat Buntet di Rumah

Penanganan utama untuk mengatasi keringat buntet adalah menjaga kulit tetap sejuk dan kering. Langkah-langkah perawatan mandiri di rumah sangat efektif untuk meredakan gejala dan mempercepat penyembuhan:

  • Mandi Air Dingin: Mandi dengan air dingin atau suam-suam kuku dapat membantu menurunkan suhu tubuh dan menenangkan kulit yang meradang. Pastikan untuk mengeringkan tubuh dengan menepuk-nepuk lembut, bukan menggosok.
  • Gunakan Kompres Dingin: Tempelkan kompres dingin atau handuk basah pada area kulit yang terkena keringat buntet. Tindakan ini efektif mengurangi rasa gatal dan perih.
  • Pakaian Longgar dan Menyerap Keringat: Pilihlah pakaian berbahan katun yang longgar dan ringan. Kain katun memungkinkan kulit bernapas dan menyerap keringat dengan baik, mencegah penumpukan kelembapan.
  • Hindari Cuaca Panas dan Lembap: Berusahalah untuk tetap berada di lingkungan sejuk. Jika memungkinkan, gunakan pendingin ruangan atau kipas angin untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil.
  • Jaga Kebersihan Kulit dengan Sabun Lembut: Bersihkan kulit secara teratur menggunakan sabun dengan pH seimbang dan tanpa pewangi berlebihan. Sabun lembut membantu menjaga kebersihan tanpa mengiritasi kulit lebih lanjut.

Penanganan Keringat Buntet dengan Gatal Parah

Jika rasa gatal akibat keringat buntet sangat parah dan mengganggu, beberapa opsi tambahan dapat dipertimbangkan:

  • Losion Kalamin: Oleskan losion kalamin pada area yang gatal untuk memberikan efek menenangkan. Losion ini mengandung zink oksida yang membantu mengurangi rasa gatal dan kemerahan.
  • Antihistamin: Untuk kasus gatal yang sangat mengganggu, antihistamin oral dapat membantu meredakan gejala. Namun, penggunaan antihistamin harus dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosis dan jenis yang tepat.

Pencegahan Keringat Buntet

Mencegah keringat buntet lebih mudah daripada mengobatinya. Beberapa langkah pencegahan yang bisa diterapkan meliputi:

  • Jaga tubuh tetap sejuk dan kering, terutama saat cuaca panas.
  • Kenakan pakaian dari bahan alami seperti katun yang menyerap keringat.
  • Hindari penggunaan produk kulit berbasis minyak yang dapat menyumbat pori-pori.
  • Mandi secara teratur, terutama setelah beraktivitas fisik berat.
  • Pastikan kulit benar-benar kering setelah mandi atau berenang.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Meskipun keringat buntet umumnya dapat sembuh dengan perawatan mandiri, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis. Segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • Gejala keringat buntet tidak membaik dalam beberapa hari.
  • Ruam terlihat terinfeksi, ditandai dengan bengkak, nyeri, kemerahan yang meluas, atau keluarnya nanah.
  • Mengalami demam atau menggigil.
  • Munculnya luka terbuka atau melepuh pada ruam.

Kesimpulan

Mengatasi keringat buntet sangat mungkin dilakukan dengan perawatan mandiri yang tepat. Menjaga kulit tetap sejuk dan kering merupakan kunci utama. Jika gejala tidak kunjung membaik atau disertai tanda-tanda infeksi, konsultasi medis menjadi penting.

Untuk penanganan lebih lanjut atau jika terdapat kekhawatiran mengenai kondisi kulit, pengguna dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit melalui Halodoc. Platform ini menyediakan akses mudah untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan rekomendasi penanganan yang sesuai.