Advertisement

Total Knee Replacement: Prosedur, Risiko, dan Pemulihan

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   14 November 2025

Total knee replacement termasuk ke dalam operasi besar, namun tingkat keberhasilannya cukup tinggi.

Total Knee Replacement: Prosedur, Risiko, dan PemulihanTotal Knee Replacement: Prosedur, Risiko, dan Pemulihan

DAFTAR ISI


Total knee replacement (TKR) atau operasi penggantian sendi lutut adalah prosedur medis di mana bagian sendi lutut yang rusak akibat kondisi tertentu, seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, atau cedera parah, diganti dengan implan buatan (prostesis).

Coba 9 Obat Herbal yang Ampuh Atasi Sakit Lutut dan Sendi berikut ini. 

Tujuan utama prosedur ini adalah mengurangi rasa nyeri, memperbaiki fungsi lutut, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Bagi kamu yang sedang mencari informasi seputar total knee replacement hal yang perlu diketahui, memahami manfaat serta prosesnya menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan.

Prosedur Total Knee Replacement

Prosedur ini termasuk operasi besar, namun tingkat keberhasilannya cukup tinggi. Sebagian besar pasien melaporkan berkurangnya rasa nyeri secara signifikan serta kemampuan bergerak yang lebih baik setelah menjalani operasi dan pemulihan.

TKR umumnya direkomendasikan ketika terapi non-bedah, seperti obat pereda nyeri, fisioterapi, atau suntikan kortikosteroid, tidak lagi efektif mengatasi gejala.

Karena itu, total knee replacement hal yang perlu diketahui mencakup bukan hanya prosedurnya, tetapi juga risiko, proses pemulihan, hingga persiapan pasien agar hasil operasi lebih optimal.

Operasi total knee replacement umumnya berlangsung sekitar 1–2 jam dan dilakukan oleh dokter spesialis ortopedi dengan menggunakan anestesi umum atau spinal. 

Prosedur ini terdiri dari beberapa tahapan utama, dan menjadi bagian penting dari total knee replacement hal yang perlu diketahui agar pasien memahami proses operasi secara menyeluruh.

1. Persiapan pasien

Sebelum operasi dimulai, pasien akan diberikan anestesi untuk memastikan tidak merasakan nyeri selama tindakan. Area lutut kemudian dibersihkan secara menyeluruh untuk mencegah infeksi.

Penting ketahui 4 Jenis Gangguan Sendi dan Tulang.

2. Sayatan dan pengangkatan jaringan rusak

Dokter membuat sayatan pada bagian depan lutut untuk mengakses sendi. Bagian tulang rawan dan tulang yang rusak akibat arthritis atau cedera akan dibuang dengan hati-hati.

3. Pemasangan implan

Setelah jaringan yang rusak diangkat, permukaan tulang yang sehat dibentuk agar sesuai dengan prostesis. Implan lutut, yang biasanya terbuat dari logam dan plastik medis, kemudian dipasang untuk menggantikan sendi yang rusak.

4. Pemeriksaan fungsi lutut

Dokter akan menguji gerakan sendi lutut dengan prostesis baru untuk memastikan kestabilan, kelancaran, dan kesesuaian.

5. Penutupan sayatan

Setelah semua langkah selesai, sayatan ditutup menggunakan jahitan atau staples, lalu lutut dibalut dengan perban khusus.

Risiko Total Knee Replacement

Meskipun total knee replacement termasuk prosedur yang aman dengan tingkat keberhasilan tinggi, tetap ada risiko komplikasi yang perlu kamu ketahui sebelum menjalaninya. 

  • Infeksi. Terjadi di sekitar sayatan kulit atau bahkan di dalam sendi lutut.
  • Pembekuan darah. Operasi pada area lutut dapat meningkatkan risiko terbentuknya bekuan darah (deep vein thrombosis) di kaki.
  • Kerusakan saraf atau pembuluh darah. Operasi dapat menyebabkan cedera saraf atau pembuluh darah di sekitar lutut. 
  • Nyeri atau kekakuan lutut. Ada yang masih merasakan nyeri, keterbatasan gerakan, atau kekakuan lutut setelah operasi.
  • Kendor atau aus implan. Seiring waktu, implan lutut bisa longgar atau mengalami keausan. 
  • Reaksi terhadap anestesi. Seperti prosedur operasi lainnya, ada risiko efek samping dari penggunaan anestesi, meskipun biasanya dapat dikendalikan dengan baik oleh tim medis.

Memahami risiko ini menjadi bagian penting dari total knee replacement, agar kamu bisa lebih siap secara fisik maupun mental sebelum operasi.

Pemulihan dari Total Knee Replacement

Umumnya, pasien dapat mulai berjalan dengan bantuan alat (kruk atau walker) dalam 1–2 hari setelah operasi, namun pemulihan penuh biasanya berlangsung selama 3–6 bulan, bahkan bisa hingga 1 tahun tergantung kondisi individu.

Beberapa tahap penting dalam pemulihan antara lain:

1. Rawat inap dan perawatan awal

Pasien biasanya dirawat inap 2–3 hari untuk pemantauan pascaoperasi. Pada fase ini, pencegahan pembekuan darah, kontrol nyeri, serta latihan pernapasan dilakukan untuk mengurangi risiko komplikasi.

2. Fisioterapi

Latihan fisioterapi dimulai sejak awal untuk memperkuat otot, meningkatkan rentang gerak, dan membantu pasien kembali beraktivitas. Fisioterapi menjadi kunci keberhasilan pemulihan jangka panjang.

Hendak jalani fisioterapi? Konsultasikan Dulu Dengan Dokter ini. 

3. Perawatan luka operasi

Sayatan harus dijaga tetap bersih dan kering. Pasien perlu memantau tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan, pembengkakan, atau keluarnya cairan.

4. Kegiatan sehari-hari

Sebagian besar pasien dapat kembali melakukan aktivitas ringan dalam 6 minggu. Namun, aktivitas yang lebih berat seperti olahraga dengan benturan tinggi sebaiknya dihindari.

5. Hasil jangka panjang

Dengan perawatan yang tepat, implan lutut biasanya dapat bertahan 15–20 tahun. Banyak pasien melaporkan peningkatan kualitas hidup, mobilitas, dan berkurangnya nyeri secara signifikan.

Proses pemulihan ini juga menjadi bagian dari total knee replacement hal yang perlu diketahui, karena setiap pasien memiliki kecepatan pemulihan yang berbeda. Hal ini tergantung usia, kondisi kesehatan, serta kepatuhan menjalani fisioterapi.

Jika kamu mengalami masalah pada lutut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis ortopedi, agar mendapatkan penanganan terbaik sesuai kondisi kamu.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Untuk mendukung kesehatan, kamu juga bisa mendapatkan berbagai produk kesehatan asli dan tepercaya melalui Toko Kesehatan Halodoc yang praktis dan mudah diakses.

Referensi: 
American Academy of Orthopaedic Surgeons. Diakses pada 2025. Activities After Knee Replacement. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Knee Replacement: Recovery. 
NHS UK. Diakses pada 2025. Knee Replacement Recovery. 

FAQ

1. Apakah aroma tubuh bisa berubah setelah total knee replacement?

Ya, beberapa pasien melaporkan perubahan aroma tubuh sementara karena metabolisme obat bius dan obat pascaoperasi yang diekskresikan melalui keringat.

2. Benarkah kondisi usus dapat memengaruhi pemulihan setelah total knee replacement?

Bisa. Ketidakseimbangan mikrobiota usus dapat mempengaruhi respons inflamasi tubuh, sehingga proses pemulihan luka sendi bisa lebih lambat.

3. Mengapa sebagian pasien merasakan “dingin” di lutut setelah total knee replacement?

Bahan logam pada prostesis dapat menghantarkan suhu lebih cepat dari jaringan tubuh, sehingga beberapa orang merasa lututnya lebih cepat dingin di ruangan ber-AC.

4. Apakah kualitas tidur sebelum operasi berpengaruh pada keberhasilan total knee replacement?

Ya. Studi menunjukkan bahwa sleep deprivation dapat meningkatkan sensitivitas nyeri dan memperlambat pemulihan jaringan, sehingga mempengaruhi rehabilitasi pascaoperasi.

5. Benarkah suara klik atau bunyi mekanis tertentu bisa menjadi tanda prostesis bekerja dengan baik, bukan rusak?

Benar. Bunyi klik ringan saat lutut digerakkan bisa berasal dari permukaan prostesis yang saling bergesekan dengan normal, bukan tanda kegagalan implan selama tidak disertai nyeri berat atau bengkak.