Ad Placeholder Image

Trombosit Rendah DBD: Penyebab dan Cara Menaikkan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   26 Februari 2026

Trombosit Rendah DBD: Penyebab, Cara Menaikkan

Trombosit Rendah DBD: Penyebab dan Cara MenaikkanTrombosit Rendah DBD: Penyebab dan Cara Menaikkan

Trombosit Rendah pada DBD: Apa yang Perlu Diketahui?

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Salah satu karakteristik khas dari DBD adalah penurunan jumlah trombosit dalam darah, yang disebut trombositopenia.

Trombosit berperan penting dalam pembekuan darah. Ketika jumlahnya rendah, risiko perdarahan meningkat. Pada pasien DBD, trombosit rendah menjadi perhatian utama karena dapat menyebabkan komplikasi serius. Umumnya, jumlah trombosit akan mencapai titik terendah (kurang dari 100.000 sel/µL) antara hari ke-4 dan ke-6 demam.

Penyebab Trombosit Rendah pada DBD

Trombositopenia pada DBD disebabkan oleh beberapa faktor yang saling terkait:

  • Destruksi (Kerusakan) Trombosit: Virus dengue secara langsung menyerang trombosit dan memicu sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkannya. Trombosit yang sehat dianggap sebagai benda asing oleh sistem imun.
  • Supresi Sumsum Tulang: Virus dengue dapat menekan fungsi sumsum tulang, tempat trombosit diproduksi. Akibatnya, produksi trombosit menurun.
  • Kebocoran Plasma: DBD menyebabkan kebocoran plasma dari pembuluh darah ke jaringan sekitarnya. Hal ini menyebabkan hemokonsentrasi (peningkatan konsentrasi darah), yang secara tidak langsung memengaruhi jumlah trombosit yang terukur.

Gejala Trombosit Rendah pada DBD

Trombosit rendah pada DBD dapat memicu berbagai gejala, antara lain:

  • Perdarahan dari gusi atau hidung (mimisan)
  • Mudah memar atau timbul bintik-bintik merah kecil di kulit (petekie)
  • Perdarahan yang berkepanjangan setelah luka kecil
  • Pada wanita, menstruasi yang lebih berat dari biasanya
  • Perdarahan pada organ dalam (kondisi serius yang memerlukan penanganan medis segera)

Perlu diingat, tidak semua orang dengan trombosit rendah akan mengalami semua gejala ini. Beberapa orang mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Diagnosis dan Pemantauan

Diagnosis trombosit rendah pada DBD ditegakkan melalui pemeriksaan darah lengkap. Pemantauan jumlah trombosit secara berkala sangat penting untuk menilai perkembangan penyakit dan risiko perdarahan.

Dokter akan merekomendasikan pemeriksaan darah rutin, terutama selama fase kritis penyakit (biasanya hari ke-4 hingga ke-7 demam) untuk memantau jumlah trombosit dan parameter darah lainnya.

Pengobatan Trombosit Rendah pada DBD

Tidak ada pengobatan khusus untuk meningkatkan jumlah trombosit pada DBD. Penanganan berfokus pada mengatasi gejala dan mencegah komplikasi perdarahan.

  • Rehidrasi: Pemberian cairan yang cukup, baik melalui oral maupun infus, sangat penting untuk menggantikan cairan yang hilang akibat kebocoran plasma.
  • Istirahat: Istirahat yang cukup membantu tubuh melawan infeksi virus.
  • Pemantauan Ketat: Pasien perlu dipantau secara ketat untuk mendeteksi tanda-tanda perdarahan dan komplikasi lainnya.
  • Transfusi Trombosit: Pada kasus perdarahan yang parah, transfusi trombosit mungkin diperlukan.

Makanan untuk Meningkatkan Trombosit pada DBD

Tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahwa makanan tertentu dapat secara signifikan meningkatkan jumlah trombosit pada DBD. Namun, konsumsi makanan bergizi seimbang tetap penting untuk mendukung pemulihan tubuh. Beberapa pilihan makanan yang dapat membantu meliputi:

  • Buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin dan mineral
  • Makanan yang mengandung zat besi, seperti daging merah, hati, dan sayuran hijau
  • Air kelapa untuk membantu rehidrasi

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi mengenai diet yang tepat selama sakit DBD.

Pencegahan DBD

Pencegahan DBD melibatkan pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti dan melindungi diri dari gigitan nyamuk.

  • Membersihkan lingkungan dari genangan air (tempat perkembangbiakan nyamuk)
  • Menggunakan kelambu saat tidur
  • Menggunakan obat nyamuk
  • Menutup tempat penampungan air
  • Menaburkan bubuk larvasida di tempat penampungan air yang sulit dikuras

Kesimpulan

Trombosit rendah adalah komplikasi umum pada DBD yang memerlukan perhatian medis. Pemantauan ketat, rehidrasi yang adekuat, dan istirahat yang cukup adalah kunci untuk mengelola kondisi ini. Jika mengalami gejala DBD, segera periksakan diri ke dokter. Untuk konsultasi cepat dengan dokter, gunakan fitur chat di aplikasi Halodoc.