Ad Placeholder Image

Ubun Ubun Bayi Menonjol: Kapan Harus Waspada?

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Februari 2026

Ubun Ubun Bayi Menonjol: Kapan Harus ke Dokter?

Ubun Ubun Bayi Menonjol: Kapan Harus Waspada?Ubun Ubun Bayi Menonjol: Kapan Harus Waspada?

Daftar Isi:

* Definisi Ubun-Ubun Bayi Menonjol
* Kapan Harus Waspada (Tanda Bahaya)
* Penyebab Umum Ubun-Ubun Menonjol
* Apa yang Harus Dilakukan?
* Kapan Ubun-Ubun Menutup?
* Kesimpulan dan Rekomendasi

Ubun-ubun bayi menonjol, atau bulging fontanelle, adalah kondisi yang perlu diperhatikan. Ubun-ubun yang membonjol bisa menjadi tanda normal jika terjadi sesaat saat bayi menangis atau mengejan. Namun, jika terjadi terus-menerus, tegang, atau terasa keras, kondisi ini bisa menandakan masalah kesehatan serius.

Definisi Ubun-Ubun Bayi Menonjol

Ubun-ubun adalah area lunak pada tengkorak bayi yang belum menutup sempurna. Ada dua ubun-ubun utama, yaitu ubun-ubun besar di bagian depan kepala dan ubun-ubun kecil di bagian belakang kepala. Ubun-ubun memungkinkan otak bayi untuk tumbuh dengan leluasa selama beberapa bulan pertama kehidupannya.

Ubun-ubun yang normal seharusnya terasa datar dan lembut saat disentuh. Ubun-ubun yang sedikit membonjol saat bayi menangis atau mengejan masih dianggap normal. Namun, jika ubun-ubun terus menonjol bahkan saat bayi tenang, ini bisa menjadi tanda adanya peningkatan tekanan di dalam kepala (tekanan intrakranial).

Kapan Harus Waspada (Tanda Bahaya)

Ubun-ubun menonjol memerlukan perhatian medis segera jika disertai dengan gejala-gejala berikut:

  • Menonjol menetap: Terus membusung meskipun bayi sedang tenang, tegak, atau tidak menangis.
  • Ubun-ubun terasa keras atau tegang: Terasa kencang saat diraba.
  • Demam tinggi: Suhu tubuh bayi mencapai 38 derajat Celsius atau lebih.
  • Muntah proyektil: Muntah yang menyembur dengan kuat.
  • Rewel berlebihan: Bayi menjadi sangat rewel dan sulit ditenangkan.
  • Lesu atau lunglai: Bayi tampak lemas dan tidak aktif seperti biasanya.
  • Mengantuk terus-menerus: Bayi sulit dibangunkan atau terus tertidur.
  • Riwayat cedera kepala: Bayi baru saja terjatuh atau kepalanya terbentur.

Jika bayi mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, segera bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Penyebab Umum Ubun-Ubun Menonjol

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan ubun-ubun bayi menonjol, antara lain:

  • Peningkatan Tekanan Intrakranial: Kondisi ini menandakan adanya cairan berlebih atau pembengkakan di dalam otak.
  • Infeksi Serius: Meningitis (infeksi selaput otak) atau ensefalitis (radang otak).
  • Hidrosefalus: Penumpukan cairan serebrospinal di dalam otak.
  • Perdarahan Otak: Akibat cedera atau trauma kepala.
  • Iritasi Kulit: Penggunaan ramuan tertentu pada kulit kepala, seperti bawang merah, dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan.

Apa yang Harus Dilakukan?

Jika Anda melihat ubun-ubun bayi menonjol, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Jangan menunda ke dokter: Terutama jika menonjol disertai gejala lain seperti demam atau muntah.
  • Amati gejalanya: Perhatikan apakah ubun-ubun menonjol saat bayi menangis atau konstan.
  • Hindari memijat atau menekan: Jangan menekan-nekan area yang menonjol.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI untuk mengetahui penyebab ubun-ubun menonjol.

Kapan Ubun-Ubun Menutup?

Ubun-ubun kecil biasanya menutup pada usia 2-3 bulan. Sementara itu, ubun-ubun besar biasanya menutup antara usia 13,8 hingga 18-19 bulan.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Ubun-ubun bayi menonjol bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang serius. Penting untuk segera mencari pertolongan medis jika ubun-ubun menonjol disertai dengan gejala-gejala lain seperti demam, muntah, atau rewel berlebihan. Jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter anak di Halodoc jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai kesehatan bayi Anda. Dengan penanganan yang tepat, kondisi ini seringkali dapat diatasi dengan baik.