Ad Placeholder Image

UHT Itu Proses, Full Cream Itu Kadar Lemak

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

Apa beda UHT dan full cream? Yuk, Cari Tahu!

UHT Itu Proses, Full Cream Itu Kadar LemakUHT Itu Proses, Full Cream Itu Kadar Lemak

DAFTAR ISI


Susu telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari pola makan sehat masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di rak-rak supermarket, kamu pasti sering melihat berbagai label pada kemasan susu, salah satu yang paling populer adalah susu UHT Full Cream. Namun, apakah kamu benar-benar memahami apa itu susu UHT full cream dan apa yang membedakannya dengan jenis susu lainnya? Pemahaman yang tepat sangat penting agar kamu bisa memilih asupan nutrisi yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuhmu.

Susu UHT full cream sering kali menjadi pilihan utama keluarga karena kepraktisannya dan rasanya yang gurih. Namun, bagi sebagian orang, istilah “UHT” dan “Full Cream” mungkin masih menimbulkan pertanyaan, terutama terkait dengan keamanan proses pengolahannya dan kandungan lemak di dalamnya. Banyak yang khawatir bahwa pemanasan suhu tinggi dapat merusak nutrisi alami susu, atau kandungan lemaknya justru tidak baik bagi kesehatan jantung.

Penting untuk memahami bahwa kedua istilah tersebut merujuk pada dua aspek yang berbeda: satu pada metode pengolahan, dan satunya lagi pada komposisi nutrisi. Dengan memahami detail teknis di balik label ini, kamu bisa memaksimalkan manfaat susu tanpa rasa khawatir. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai proses produksi, profil nutrisi, hingga manfaat kesehatan dari susu UHT full cream.

Nah, mau tahu apa saja detail mengenai jenis susu yang satu ini? Berikut ulasannya!

Apa Itu Susu UHT Full Cream?

Susu UHT full cream adalah susu sapi segar yang telah melalui proses sterilisasi menggunakan teknologi Ultra High Temperature (UHT) dan mempertahankan seluruh kandungan lemak alaminya (full cream). Secara sederhana, ini adalah susu murni yang diproses sedemikian rupa agar aman dikonsumsi dan memiliki masa simpan yang lama tanpa menghilangkan komponen nutrisi makro seperti protein dan lemak.

Istilah UHT merujuk pada “Ultra-High Temperature”, yang merupakan metode pasteurisasi modern. Sementara itu, istilah “Full Cream” atau juga dikenal sebagai Whole Milk merujuk pada kadar lemak susu yang tidak dikurangi selama proses pengolahan di pabrik. Di Indonesia, susu jenis ini sangat mudah ditemukan dalam kemasan karton aseptik yang bisa disimpan di suhu ruang sebelum dibuka.

Perlu kamu ketahui bahwa tidak semua susu cair yang dijual dalam kemasan kotak adalah susu UHT. Ada juga susu pasteurisasi yang membutuhkan penyimpanan dingin terus-menerus. Memahami perbedaan ini membantu kamu dalam cara penyimpanan dan durasi konsumsi produk tersebut. Jika kamu memiliki kekhawatiran spesifik mengenai metabolisme tubuh terhadap susu, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan saran medis yang tepat.

Mengenal Proses Pengolahan UHT

Proses UHT adalah kunci mengapa susu ini bisa bertahan hingga 6-9 bulan tanpa pengawet. Dalam proses ini, susu sapi mentah dipanaskan pada suhu yang sangat tinggi, berkisar antara 135 hingga 150 derajat Celsius. Namun, pemanasan ini dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, yaitu hanya sekitar 2 hingga 5 detik. Setelah dipanaskan, susu langsung didinginkan dengan cepat.

Tujuan utama dari suhu ekstrem ini adalah untuk membunuh semua mikroorganisme berbahaya (patogen) serta spora bakteri yang dapat menyebabkan pembusukan. Karena durasi pemanasannya sangat singkat, kerusakan pada vitamin yang sensitif terhadap panas dan denaturasi protein dapat diminimalisir. Hal ini menjaga agar rasa dan nilai gizi susu tetap mendekati kondisi aslinya.

Setelah proses pemanasan, susu dikemas secara aseptik dalam kemasan berlapis (biasanya terdiri dari karton, polietilen, dan aluminium foil). Kemasan ini melindungi susu dari cahaya dan oksigen, yang merupakan faktor utama penyebab oksidasi lemak dan kerusakan nutrisi. Inilah alasan mengapa susu UHT tidak membutuhkan bahan pengawet tambahan untuk tetap segar selama kemasannya belum dibuka.

Arti Full Cream pada Susu

Banyak orang salah kaprah menganggap “Full Cream” berarti susu tersebut ditambahkan krim ekstra. Faktanya, full cream berarti susu tersebut mengandung persentase lemak alami yang ditemukan pada susu sapi saat diperah, yaitu sekitar 3,25% hingga 4% lemak. Dalam proses pengolahan susu lain seperti Low Fat (rendah lemak) atau Skim (bebas lemak), sebagian atau seluruh lemak ini dibuang melalui proses separasi.

Lemak dalam susu full cream bukan hanya memberikan tekstur yang lebih kental dan rasa yang lebih gurih (creamy), tetapi juga merupakan pembawa vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K. Tanpa kandungan lemak yang cukup, penyerapan vitamin-vitamin ini oleh tubuh tidak akan maksimal. Oleh karena itu, susu full cream sering direkomendasikan untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan karena mereka membutuhkan energi ekstra dari lemak tersebut.

Kelebihan Utama Susu UHT Full Cream
  1. Masa Simpan Lama: Bisa disimpan hingga berbulan-bulan di suhu ruang sebelum dibuka.
  2. Keamanan Terjamin: Bebas dari bakteri berbahaya karena proses sterilisasi suhu tinggi.
  3. Nutrisi Terjaga: Kandungan kalsium dan protein tetap stabil meskipun melalui pemanasan.

Kandungan Nutrisi Susu UHT Full Cream

Susu UHT full cream adalah sumber nutrisi yang sangat padat. Dalam satu gelas susu (sekitar 250 ml), terkandung berbagai zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya sehari-hari. Berikut adalah profil nutrisi umumnya:

1. Protein Berkualitas Tinggi
Susu mengandung protein lengkap, artinya mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Protein utama dalam susu adalah kasein dan whey. Kasein dicerna lebih lambat dan memberikan aliran asam amino yang stabil, sementara whey dicerna cepat dan sangat baik untuk pemulihan otot.

2. Kalsium dan Fosfor
Susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik yang paling mudah diserap oleh tubuh (bioavailable). Kalsium bekerja sama dengan fosfor untuk membangun dan menjaga kepadatan tulang serta gigi. Konsumsi kalsium yang cukup sejak dini sangat penting untuk mencegah osteoporosis di masa tua.

3. Vitamin Larut Lemak
Berkat kandungan lemak alaminya, susu full cream kaya akan Vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan sistem imun, serta Vitamin D yang membantu penyerapan kalsium. Banyak produsen susu UHT juga melakukan fortifikasi (penambahan) vitamin-vitamin ini untuk meningkatkan nilai gizinya.

4. Vitamin B Kompleks
Susu kaya akan Vitamin B12 yang penting untuk pembentukan sel darah merah dan fungsi saraf, serta Riboflavin (Vitamin B2) yang membantu mengubah makanan menjadi energi.

Bagi kamu yang merasa asupan nutrisi dari makanan sehari-hari masih kurang, selain minum susu, kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan suplemen tambahan seperti kalsium atau multivitamin sesuai anjuran tenaga medis.

Manfaat Kesehatan Konsumsi Susu Full Cream

Mengonsumsi susu UHT full cream secara rutin dalam jumlah yang tepat memberikan berbagai dampak positif bagi kesehatan jangka panjang. Manfaatnya tidak hanya terbatas pada kesehatan tulang, tetapi juga mencakup fungsi metabolik tubuh lainnya.

Salah satu manfaat utama adalah mendukung pertumbuhan fisik pada anak-anak dan remaja. Lemak susu mengandung asam lemak esensial dan fosfolipid yang penting untuk perkembangan otak. Selain itu, kandungan proteinnya membantu membangun massa otot yang sehat. Bagi orang dewasa, susu membantu menjaga kekuatan otot dan mencegah penurunan kepadatan tulang seiring bertambahnya usia.

Beberapa penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa lemak susu tidak seburuk yang diperkirakan sebelumnya terhadap kesehatan jantung. Sebagian asam lemak dalam susu justru memiliki efek anti-inflamasi. Selain itu, minum susu dapat memberikan efek kenyang lebih lama, yang secara tidak langsung dapat membantu mengontrol nafsu makan dan menjaga berat badan ideal jika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat.

Studi Mengenai Konsumsi Susu dan Kesehatan

Food & Nutrition Research menerbitkan studi di tahun 2016 yang menjelaskan bahwa konsumsi susu dan produk olahannya berkaitan erat dengan penurunan risiko obesitas pada anak dan peningkatan komposisi tubuh pada orang dewasa.

Studi tersebut menyoroti bahwa kalsium dalam susu berperan dalam metabolisme lemak. Selain itu, konsumsi rutin susu full cream tidak terbukti meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan dibandingkan dengan diet rendah lemak, selama total asupan kalori harian tetap terjaga. Temuan ini mematahkan mitos lama bahwa semua lemak susu berbahaya bagi jantung.

Kapan Sebaiknya Memilih Susu UHT Full Cream?

1. Masa Pertumbuhan Anak

Anak-anak di atas usia satu tahun membutuhkan asupan energi dan lemak yang cukup untuk perkembangan sistem saraf dan pertumbuhan fisik yang optimal. Susu full cream memberikan kalori yang lebih padat dibandingkan susu rendah lemak.

2. Individu yang Aktif Secara Fisik

Bagi kamu yang sering berolahraga, kombinasi protein whey dan kasein dalam susu UHT sangat efektif untuk membantu pemulihan otot setelah latihan beban atau aktivitas kardio yang intens.

Jika kamu mengalami gejala seperti perut kembung, diare, atau mual setelah mengonsumsi susu, hal tersebut bisa menjadi tanda intoleransi laktosa atau alergi susu. Dalam kondisi ini, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan alternatif asupan kalsium lainnya.

Kamu bisa mendapatkan produk kesehatan dan susu nutrisi di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
NCBI. Diakses pada 2026. Milk and dairy products: good or bad for human health? An assessment of the totality of scientific evidence.
Healthline. Diakses pada 2026. Whole Milk vs. Skim Milk: Which Is Healthier?
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Is Milk Good for Your Bones?
Food and Agriculture Organization (FAO). Diakses pada 2026. Dairy Development: Milk Processing.

FAQ

1. Apakah susu UHT menggunakan bahan pengawet?

Tidak. Susu UHT awet karena proses pemanasan suhu tinggi yang membunuh bakteri pembusuk dan penggunaan kemasan aseptik yang kedap udara dan cahaya.

2. Apa bedanya susu UHT dengan susu pasteurisasi?

Susu UHT dipanaskan pada suhu lebih tinggi (135-150°C) sehingga bisa disimpan di suhu ruang. Susu pasteurisasi dipanaskan pada suhu lebih rendah (sekitar 72°C) dan harus selalu disimpan di kulkas.

3. Bolehkah bayi di bawah 1 tahun minum susu UHT full cream?

Tidak disarankan. Bayi di bawah 1 tahun sebaiknya hanya mengonsumsi ASI atau susu formula karena sistem pencernaan mereka belum siap mengolah protein dan mineral dalam susu sapi murni secara optimal.

4. Apakah lemak dalam susu full cream bikin gemuk?

Kenaikan berat badan bergantung pada total asupan kalori harian. Selama dikonsumsi dalam batas wajar sebagai bagian dari diet seimbang, susu full cream tidak secara langsung menyebabkan obesitas.

## Punya Keluhan Pencernaan Setelah Minum Susu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu sering merasa kembung atau tidak nyaman setelah minum susu dan bingung apakah itu gejala intoleransi? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.