• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ukuran Payudara Pengaruhi Jumlah ASI?

Ukuran Payudara Pengaruhi Jumlah ASI?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ukuran Payudara Pengaruhi Jumlah ASI?

Halodoc, Jakarta – Salah satu ketakutan yang sering muncul dan cukup mengganggu wanita yang tengah hamil adalah soal Air Susu Ibu (ASI). Pasalnya, tak jarang para calon ibu merasa tidak percaya diri. Bahkan bertanya-tanya, apakah dirinya akan bisa memberi ASI pada sang buah hati? Apakah produksi ASI miliknya bisa mencukupi kebutuhan bayi?  

Selain itu, banyak atau tidaknya produksi ASI seringkali dikaitkan dengan ukuran payudara. Hal ini tentu menjadi momok bagi wanita yang memiliki ukuran payudara lebih kecil. Sebab, ada anggapan yang menyebut bahwa payudara besar akan menghasilkan ASI yang lebih melimpah dibandingkan payudara yang berukuran kecil.  Padahal, produksi ASI sama sekali tidak bergantung pada besar atau kecilnya ukuran payudara seorang wanita.

Pasalnya, payudara terbentuk dari jaringan lemak, artinya hal itulah yang menjadi penyebab adanya perbedaan ukuran payudara pada setiap orang. Semakin banyak lemak, maka akan semakin besar ukuran payudara.

Nyatanya, ada faktor lain yang menentukan banyak atau tidaknya produksi ASI pada seorang ibu. Yaitu hormon-hormon yang bertugas untuk merangsang kelenjar susu di payudara selama masa kehamilan. Hormon ini berperan untuk membuat saluran ASI menjadi bertambah banyak dan membesar. Selanjutnya, kelenjar susu di payudara akan mengeluarkan ASI dan membawanya ke saluran ASI yang berada di bawah puting.

Faktor yang Memengaruhi Produksi ASI

Ada banyak faktor yang bisa memengaruhi jumlah produksi ASI pada ibu menyusui. Beberapa di antaranya adalah kelahiran prematur, ibu mengalami obesitas alias kelebihan berat badan, hingga tekanan darah tinggi selama hamil. Gaya hidup juga berperan dalam menentukan jumlah ASI yang diproduksi. Kebiasaan merokok, minum alkohol, dan mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat mencegah produksi ASI yang terjadi pada seorang wanita.

Artinya, banyak atau sedikitnya produksi ASI sama sekali tidak memiliki kaitan dengan ukuran payudara. Jadi, bagi para ibu yang memiliki ukuran payudara lebih kecil tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan. Khawatir yang berujung pada stres malah bisa menyebabkan produksi ASI jadi terhambat dan mengurangi jumlahnya.

Sebelum hal tersebut terjadi, calon ibu perlu tahu beberapa tips untuk memperlancar jumlah ASI. Apa saja?

  • Mengonsumsi jenis makanan yang dipercaya dapat merangsang kelenjar susu dan membuat ASI keluar lebih banyak. Misalnya sayuran berdaun hijau, labu, dan kacang-kacangan.
  • Segera menyusui setelah melahirkan. Hal itu berguna untuk merangsang kelenjar susu bekerja lebih maksimal.
  • Para ibu dianjurkan untuk menyusui setidaknya 8-12 kali pada minggu awal setelah melahirkan.
  • Perbanyak istirahat.
  • Kelola stres dan hindari kegiatan yang bisa membuat ibu menyusui kelelahan.
  • Hindari merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Banyak mengonsumsi air putih.
  • Lakukan pijat payudara jika dibutuhkan.

Nah, ibu tidak perlu lagi merasa khawatir meskipun memiliki ukuran payudara lebih kecil. Sebab, ibu tetap bisa menyusui secara normal dan memenuhi kebutuhan Si Kecil. Namun, jika ibu memiliki keluhan seputar menyusui, jangan ragu untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Jika ragu, ibu bisa mencoba untuk menyampaikan keluhan awal pada dokter di aplikasi Halodoc. Diskusikan masalah ASI dan gangguan lain yang dialami selama menyusui pada dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan juga tips menjaga kesehatan agar proses menyusui berjalan lancar dan kebutuhan Si Kecil dapat dipenuhi. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!