Ad Placeholder Image

Update Berapa Biaya Operasi Amandel Terbaru dan Syarat BPJS

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Juni 2026

Berapa Biaya Operasi Amandel? Cek Estimasi Harganya!

Update Berapa Biaya Operasi Amandel Terbaru dan Syarat BPJSUpdate Berapa Biaya Operasi Amandel Terbaru dan Syarat BPJS

DAFTAR ISI


Radang amandel atau tonsilitis adalah kondisi yang sangat umum terjadi, terutama pada anak-anak, meskipun orang dewasa juga bisa mengalaminya. Amandel sendiri merupakan dua kelenjar kecil yang terletak di tenggorokan yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh untuk mencegah infeksi. Namun, ketika amandel justru menjadi sarang infeksi yang berulang (kronis) atau ukurannya membesar hingga mengganggu pernapasan dan aktivitas tidur (sleep apnea), tindakan medis berupa operasi pengangkatan amandel atau tonsilektomi sering kali menjadi jalan keluar terbaik.

Keputusan untuk menjalani prosedur bedah tentu memunculkan banyak pertanyaan bagi pasien maupun orang tua, terutama mengenai persiapan dan dana yang dibutuhkan. Biaya operasi amandel sangat bervariasi, tergantung pada rumah sakit yang dipilih, teknik operasi yang digunakan, serta kelas perawatan yang diambil. Penting untuk mengetahui estimasi biaya ini agar kamu bisa mempersiapkan perencanaan keuangan dengan lebih matang sebelum menjalani tindakan.

Selain masalah biaya, banyak masyarakat Indonesia yang juga mempertanyakan apakah prosedur ini bisa ditanggung oleh asuransi kesehatan pemerintah seperti BPJS Kesehatan. Mengingat operasi amandel bukanlah prosedur yang murah jika dilakukan secara mandiri di rumah sakit swasta, memanfaatkan jaminan kesehatan menjadi pilihan yang sangat rasional bagi banyak keluarga.

Nah, mau tahu apa saja ulasan lengkap mengenai estimasi biaya, prosedur, hingga syarat klaim BPJS untuk operasi amandel? Berikut ulasannya!

Memahami Prosedur Operasi Amandel

Operasi amandel atau tonsilektomi adalah prosedur pembedahan untuk mengangkat amandel secara keseluruhan. Dokter spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorok) biasanya akan merekomendasikan operasi ini jika pasien mengalami radang amandel lebih dari tujuh kali dalam setahun, atau jika pembengkakan amandel menyebabkan komplikasi serius seperti abses peritonsil atau gangguan napas saat tidur.

Ada beberapa metode yang umum digunakan dalam tonsilektomi saat ini. Metode konvensional menggunakan pisau bedah (cold knife dissection) masih sering dilakukan, namun teknik modern seperti penggunaan energi panas (electrocautery), laser, atau teknik coblation (yang menggunakan energi radiofrekuensi) semakin populer karena dianggap meminimalkan perdarahan dan mempercepat waktu pemulihan. Pemilihan teknik ini juga nantinya akan memengaruhi komponen biaya yang harus dibayarkan.

Estimasi Biaya Operasi Amandel Terbaru

Biaya yang dikeluarkan untuk tonsilektomi tidak hanya mencakup biaya jasa dokter bedah saja. Ada beberapa komponen biaya yang perlu diperhatikan, antara lain biaya administrasi rumah sakit, biaya sewa kamar operasi, jasa dokter spesialis anestesi (karena operasi ini dilakukan dalam bius total), biaya obat-obatan selama tindakan, serta biaya rawat inap.

Di rumah sakit swasta di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung, biaya mandiri untuk operasi amandel berkisar antara Rp10.000.000 hingga Rp25.000.000 untuk kelas perawatan reguler. Namun, jika kamu memilih fasilitas kelas VIP atau menggunakan teknologi terbaru seperti coblation, biayanya bisa mencapai Rp30.000.000 atau lebih. Sementara itu, di rumah sakit pemerintah (RSUD), biayanya cenderung lebih terjangkau, biasanya mulai dari Rp5.000.000 hingga Rp12.000.000 tergantung kebijakan daerah masing-masing.

Komponen Biaya Operasi Amandel Mandiri:
  1. Jasa Dokter Spesialis THT dan Dokter Anestesi.
  2. Biaya Kamar Rawat Inap (biasanya 1-2 hari).
  3. Biaya Kamar Operasi dan Alat Kesehatan yang digunakan.
  4. Pemeriksaan penunjang sebelum operasi (tes darah, rontgen dada, atau tes EKG).

Syarat Operasi Amandel Pakai BPJS

Kabar baiknya, operasi amandel termasuk dalam layanan kesehatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan selama ada indikasi medis yang jelas dan mengikuti prosedur rujukan yang berlaku. Prosedur ini tidak bisa dilakukan atas permintaan sendiri tanpa diagnosa dokter. Berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti:

1. Kunjungan ke Faskes Tingkat Pertama (FKTP)

Langkah awal adalah mendatangi Puskesmas atau klinik yang terdaftar pada kartu BPJS kamu. Sampaikan keluhan yang dialami secara detail. Jika dokter di FKTP menilai kondisi amandel kamu memerlukan penanganan spesialis, mereka akan memberikan surat rujukan.

2. Konsultasi dengan Dokter Spesialis THT

Dengan surat rujukan tersebut, kamu bisa mendatangi poli THT di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Dokter spesialis akan melakukan pemeriksaan fisik dan menentukan apakah tindakan operasi memang diperlukan atau masih bisa ditangani dengan terapi obat-obatan.

3. Penentuan Jadwal Operasi

Jika indikasi medis terpenuhi, rumah sakit akan menjadwalkan tindakan operasi. Seluruh biaya, mulai dari pre-operasi, tindakan bedah, hingga kontrol pasca-operasi akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS sesuai dengan kelas kepesertaan kamu tanpa biaya tambahan, kecuali jika kamu meminta naik kelas perawatan atas keinginan sendiri.

Proses Pemulihan Setelah Operasi

Setelah operasi selesai, pasien biasanya akan merasa nyeri di tenggorokan selama 1 hingga 2 minggu. Selama masa ini, dokter akan meresepkan obat pereda nyeri dan antibiotik jika diperlukan. Penting untuk beli obat sesuai resep dokter dan mengonsumsinya secara rutin agar tidak terjadi infeksi sekunder.

Makanan yang dianjurkan pasca-operasi adalah makanan bertekstur lembut dan dingin, seperti es krim, puding, atau bubur yang sudah didinginkan. Hindari makanan yang keras, pedas, atau asam yang dapat mengiritasi luka operasi di tenggorokan. Pastikan juga asupan cairan tercukupi untuk mencegah dehidrasi.

Studi Mengenai Tonsilektomi

PubMed Central menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa tonsilektomi pada anak-anak secara signifikan mengurangi frekuensi infeksi tenggorokan dan meningkatkan kualitas hidup serta kualitas tidur pada kasus sleep apnea obstruktif.

Studi tersebut menegaskan bahwa meskipun ada risiko pembedahan yang kecil, manfaat jangka panjang bagi pasien dengan tonsilitis kronis jauh lebih besar. Selain itu, perkembangan teknik bedah modern telah terbukti mengurangi tingkat perdarahan pasca-operasi secara drastis dibandingkan teknik lama.

Jika kamu atau anak kamu sering mengalami radang amandel yang tidak kunjung sembuh meskipun sudah minum obat, segera konsultasikan ke dokter. Penanganan yang terlambat bisa menyebabkan komplikasi pada organ lain seperti jantung atau ginjal dalam kasus tertentu.

Kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan arahan awal. Jika membutuhkan vitamin pendukung masa pemulihan, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Punya Keluhan Amandel tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan pada area tenggorokan atau amandel, tapi bingung harus periksa ke mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Tonsillectomy.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Tonsillitis: Causes, Symptoms, and Treatment.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Prosedur Layanan Operasi dengan BPJS Kesehatan.
National Health Service (NHS) UK. Diakses pada 2026. Tonsillectomy Recovery.

FAQ

1. Apakah operasi amandel berbahaya bagi orang dewasa?

Secara umum aman, namun risiko perdarahan dan nyeri pasca-operasi pada orang dewasa biasanya sedikit lebih tinggi dibandingkan pada anak-anak. Proses pemulihan juga cenderung memakan waktu lebih lama.

2. Berapa lama rawat inap pasca operasi amandel?

Sebagian besar pasien hanya perlu menginap selama 1 malam untuk observasi. Namun, pada beberapa kasus dengan teknik bedah tertentu, pasien bahkan diperbolehkan pulang di hari yang sama.

3. Apakah amandel bisa tumbuh lagi setelah dioperasi?

Sangat jarang terjadi. Namun, jika ada jaringan amandel yang tertinggal sedikit saja, ada kemungkinan kecil jaringan tersebut tumbuh kembali, meskipun biasanya tidak akan menyebabkan masalah sebesar sebelumnya.

4. Bisakah operasi amandel dilakukan tanpa bius total?

Hampir semua prosedur tonsilektomi dilakukan di bawah anestesi umum (bius total) untuk memastikan keamanan pasien dan kenyamanan dokter dalam melakukan tindakan bedah di area tenggorokan yang sempit.